Showing posts with label Tentang Dunia dan Angkasa. Show all posts
Showing posts with label Tentang Dunia dan Angkasa. Show all posts

Thursday, January 4, 2024

Teori Hollow Earth & Bangsa Agartha

Film Godzilla vs. Kong mengisahkan 2 hewan purba raksasa yang tinggal di Hollow Earth atau Bumi berongga, yang merupakan peradaban kuno jauh di dalam inti Bumi.

Benarkah teori bumi berongga tersebut ada di dunia nyata?. 

Bumi Berongga adalah sebuah konsep yang menyatakan bahwa planet Bumi sepenuhnya berongga atau memiliki ruang di bagian dalam. Dinyatakan oleh Edmond Halley pada akhir abad ke-17.

Pemahaman bahwa inti Bumi itu kosong bahkan pernah dicetuskan oleh Edmond Halley pada 1692. Beliau adalah astronomer dan ahli geofisika yang pertama menemukan komet Halley. Ia meyakini bahwa Bumi memiliki kedalaman 800 km dan terdiri dari dua cangkang bulat serta sebuah inti. Di antara lempeng konsentrik itu terdapat ruang hampa.

Edmund Halley menemukan teori saat sedang menemukan perubahan longitude magnetik dalam penelitiannya. Secara ilmiah, kisah tentang kota bawah tanah dan teori Hollow Earth memang tidak masuk akal. Tetapi, beberapa ilmuwan mencoba menjelaskan secara sederhana. Mereka menyataan, bumi memang tidak berongga, tetapi memiliki lubang-lubang besar yang cukup dalam, di mana makhluk hidup bisa tinggal. Namun sebuah studi terbaru tulisan ahli geofisika dari Universitas Princeton menemukan, mereka menemukan wilayah baru di dalam bumi, sekitar 660 kilometer dari permukaan. Wilayah baru ini berisi jajaran gunung, dan dataran yang sangat mirip dengan di permukaan bumi.


Suatu teori mengenai relasi kehidupan manusia di Bumi menyebutkan bahwa Bumi, planet berusia kira-kira 4,5 miliar tahun ini, hampa di bagian tengahnya ('hollow Earth'). Dan, konon, di situlah menghuni bangsa Agartha yang penuh kebijaksanaan dan pengetahuan.

Kisah ini pertama kali dicetuskan oleh seorang okultis asal Prancis, Alexandre Saint-Yves d'Alveydre lewat buku Mission de l'Inde en Europe (1886). Buku tersebut diklaim Saint-Yves sebagai kesaksian "yang meyakinkan" terhadap keberadaan bangsa Agartha.

Menurutnya, bangsa Agartha ini tinggal di gua-gua jauh di bawah tanah dan berkomunikasi kepadanya secara telepatik. Mereka, kata sang okultis Prancis, awalnya adalah sejumlah pemerintah di muka Bumi yang disingkirkan ke dalam ruang Bumi yang hampa di akhir jaman Kali Yuga, kira-kira 3.200 SM.

Berdasarkan cerita Saint-Yves, kehidupan di gua bangsa Agartha indah seperti keindahan di daratan Himalaya, di Tibet. Saint-Yves memang seorang okultis yang pendapat-pendapatnya kontroversial. Namun, dalam sejarah, ia bukan satu-satunya orang yang percaya bahwa Bumi ini hampa.

Cerita tentang bangsa Agartha hingga kini dianggap sebagai mitos yang memiliki akar dalam kultur Hindu. Nama 'Agartha' sendiri konon diambil dari 'Aryavartha', lokasi asal mula Hindu. Aryavartha juga terkait erat dengan sebuah tempat dalam kultur Buddha Tibet bernama Shambhala, yang namanya berarti "tempat penuh kedamaian".


Makhluk mirip manusia yang selama ini hidup di bawah permukaan bumi alias di bawah tanah juga menjadi legenda yang menyebutkan, pintu masuk kehidupan di bawah tanah tersebut terletak di Kutub Utara. Legenda itu muncul sejak zaman Plato yang berkeyakinan bahwa di dalam bumi penuh dengan terowongan dan lubang. Pemikiran adanya lubang di perut bumi ini pun sangat popular di antara penulis fiksi ilmiah. Bahkan beberapa penulis menunjukkan perhitungan estimasinya serta bereksperimen untuk membuktikan planet bumi  memiliki lubang di dalamnya.

Di abad 21, kemungkinan adanya lubang itu diteliti kembali. Pakar pendukung teori lubang bumi menyebutkan, adanya medan magnet yang berbeda-beda sebagai indikasi. Mereka juga merujuk pada sinar aurora yang merupakan gas yang muncul di kutub.Pendukung teori itu menyebut, kompas selalu bertingkah aneh saat mendekati kutub. Banyak peneliti juga menyebutkan angin hangat sering berhembus dari kutub utara yang kemungkinan berasal dari lubang besar yang ada di sana.

Teori planet bumi berlubang ini akan terus menjadi misteri. Karena hingga kini, lapisan bumi yang disebut lithosphere masih misteri, dan tidak ada orang yang tahu apa yang ada di dalam lapisan yang lebih dalam dari lapisan itu.Sejak zaman  dahulu, banyak manusia percaya dengan berbagai macam mitos dan legenda. Di antaranya, teori yang menyebutkan bahwa bumi mempunyai lubang besar di bagian dalamnya. Di dalam lubang itulah terdapat daerah tersembunyi yang belum diketahui hingga saat ini.


Menurut legenda yang diceritakan, Agartha adalah tempat istimewa di mana penghuninya sangat sempurna, memiliki ilmu tinggi, dan kekayaan alam yang berlimpah. Mengenai tempat tersembunyi ini, ada kisah yang berhubungan dengan hal tersebut. Dikisahkan terdapat dua sosok yang dikenal dengan sebutan Ya'juj dan Ma'juj. Ya'juj dan Ma'juj diklaim sebagai bangsa kuat, perusak, dan penindas. 


Sumber :

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bumi_Berongga

https://www.tek.id/culture/godzilla-vs-kong-tunjukkan-rupa-dari-teori-hollow-earth-b2cw89jSO

https://era.id/parafrasa/51201/misteri-bangsa-agartha-yang-tinggal-di-perut-bumi-dan-disebutkan-dalam-al-quran

https://www.suarapemredkalbar.com/read/info%20anda/06012021/agartha-kota-misterius-di-bawah-perut-bumi-yang-dihuni-manusia-sempurna

Tuesday, January 2, 2024

Terra Infinita

Apa Itu Terra Infinita?

Terra Infinita bila diartikan adalah 'Bumi yang tak terbatas' atau 'dunia yang tak terhingga'. Terra Infinita adalah sebuah peta geografis fiksi di mana Bumi hanyalah dunia kecil dari hamparan yang luas. Dalam peta tersebut, diperlihatkan bahwa Bumi dikelilingi oleh es sehingga membuat kita terisolasi oleh dunia luar. Padahal, ada banyak dunia lain yang belum manusia Bumi jelajahi.

Ada banyak nama-nama asing dari peta tersebut seperti daratan yang disebut 'Asgard', 'Aeria','Eridania' dan lain sebagainya. 

Asal mulaTerra Infinita berawal saat Claudio Nocelli menulis buku yang diberi judul 'TERRA-INFINITA, Extraterrestrial Worlds and Their Civilizations: The Story told by the Woman Who Was Born in the Lands Behind the Ice Walls'. 

Dikisahkan seseorang bernama Helen Moris dan ayahnya William Moris, bertemu dan dibantu oleh orang dari Ras Giant atau 'Ras Raksasa'. Nah, dari Ras Giant-lah Helen dan William mengetahui soal 178 dunia lain di luar tembok Antartika.

Banyak ras dan bangsa seperti alien, bangsa dewa, dan bangsa lainnya yang mirip manusia, yang menghuni 178 dunia di peta Terra Infinita. Dikisahkan juga ada dua kelompok yang bermusuhan yakni Kastadian dan Annunaki. Kedua bangsa ini memiliki teknologi yang canggih dan sudah banyak menaklukan dunia.

Konon, tembok es yang ada di sekeliling Bumi kita dibuat oleh Kastadian. Bangsa Kastadian disebut pencetus sistem keuangan di Bumi dan menjadi pengendali politik dunia kita sehingga manusia hidupnya selalu sengsara.

Sebagian menilai teori mengenai Terra Infinita merupakan hal yang sangat masuk akal dan sengaja disembunyikan sejumlah Pemimpin Dunia. Sebagaimana diketahui kebanyakan orang, salah satu wilayah di planet bumi yang tidak bisa sembarang dikunjungi adalah Benua Antartika.

Selain karena hanya berisi lapisan gunung es yang tebal dan membentuk dinding pembatas, di daerah tersebut juga memang jauh dari kehidupan normal. Sebagian kalangan beranggapan bahwa di wilayah yang menjadi zona larangan tersebut tersimpan rahasia dunia, khususnya planet bumi.

Kalangan ini menilai bahwa tumpukkan gunung es di wilayah yang hanya beberapa kali tersentuh manusia tersebut merupakan pembatas ke dunia lain. Salah satu hal yang mendasari anggapan tersebut adalah penemuan peta kuno yang menggambarkan adanya sejumlah wilayah lain di benua-benua dunia.

Dalam peta kuno tersebut, digambarkan bahwa gunung es yang mengitari benua di dunia yang dikenal saat ini merupakan dinding pembatas. Sementara di luar dinding pembatas atau di balik gunung es tersebut masih terdapat ratusan lebih benua yang masing-masing memiliki pembatas.

Sejumlah negara yang dikenal sebagai negara adidaya dan penguasa teknologi, oleh sebagian kalangan dianggap sengaja menyembunyikan eksistensi benua tetangga. Tujuannya, selain ingin selalu menjadi pelopor teknologi di dunia yang saat ini dikenal, juga karena eksistensi makhluk selain manusia terdapat di balik Antartika.


Namun, dalam konteks Terra Infinita Map, perlu diingat bahwa kita harus berhati-hati dan tidak terlalu terjebak dalam fantasi atau khayalan semata. Penting untuk mengenali perbedaan antara fiksi dan realitas serta menggunakan pemahaman dan pengetahuan kita secara bijaksana.

Di sisi lain, viralnya pertanyaan ini di media sosial juga mencerminkan rasa ingin tahu yang tinggi dari masyarakat terhadap hal-hal baru dan misterius. Sebagai manusia, kita selalu terpesona oleh hal-hal yang belum terungkap dan keberadaan tempat-tempat yang belum terjamah. Hal ini dapat memicu imajinasi kita dan menginspirasi pencarian pengetahuan baru.

Pada akhirnya, Terra Infinita Map adalah sebuah konsep yang menarik minat banyak orang. Meskipun saat ini mungkin hanyalah fiksi semata, kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Dalam eksplorasi dunia yang terus berlanjut, siapa tahu kita akan menemukan tempat-tempat baru yang menarik dan misterius yang mirip dengan konsep Terra Infinita yang pernah ada dalam khayalan kita.

Dalam dunia yang terus berkembang ini, terbuka kemungkinan-kemungkinan baru yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Oleh karena itu, tetaplah terbuka terhadap penemuan-penemuan baru dan jangan ragu untuk menjelajahi imajinasi dan keingintahuan.


Sumber :

https://inet.detik.com/science/d-7057522/apa-itu-terra-infinita-benarkah-peta-bumi-yang-sebenarnya.

https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/22269/mengenal-terra-infinita-benarkah-peta-bumi-yang-sebenarnya/2

https://www.ayojakarta.com/news/7610290766/ada-aroma-konspirasi-sejumlah-negara-adikuasa-sengaja-menyembunyikan-peta-terra-infinita-ini-penjelasannya?page=2

https://www.zonatekno.id/terra-infinita-map-adalah-apa-viral-ternyata-ini-makna-sebenarnya/#google_vignette

Friday, December 29, 2023

1Anunnaki, Film Terlarang dan Konspirasi Mengerikan di Baliknya

24 MAY 2021

Mempertanyakan asal-usul manusia, film 1Anunnaki kabarnya dilarang beredar supaya enggak menyebabkan chaos. Benarkah demikian? Atau cuma konspirasi?

Pada masa ketika kisah-kisah konspirasi ramai diceritakan di blog-blog misteri, ada satu kisah yang cukup menyita perhatian dunia. Kisah itu adalah tentang hilangnya film 1Anunnaki dari dunia ini.

Teori konspirasi yang beredar menyebutkan bahwa film 1Anunnaki dilarang beredar karena bisa membuat geger banyak orang. Kabarnya sih, kalau orang sampai menonton film ini, mereka bakal enggak percaya lagi sama Tuhan dan mempertanyakan eksistensi mereka di dunia.

Benarkah sangkaan yang banyak beredar di Internet itu? Seberapa spesial, sih, ide dari 1Anunnaki sampai-sampai isu konspirasi di baliknya ini terdengar cukup mengerikan? Siapa kreator di balik film ‘kontroversial’ ini? Cari tahu lebih dalam yuk!


Bukan Dibuat oleh Sutradara Kelas A

Film 1Anunnaki sebetulnya enggak dibuat sama sutradara A-list yang terkenal. Malah, ia dibuat oleh Jon Gress, seorang pria yang lebih sering mengerjakan special effect. Beberapa karya yang pernah ia kerjakan antara lain adalah Star Trek New Voyages: Phase II (2004-2016), dan Golden Winter (2012). Dia tercatat pernah menjadi sutradara dalam film Balloon (2010), tetapi portfolionya tetap lebih banyak di efek spesial.

Isu yang beredar adalah Jon Gress kemudian mau membuat terobosan dalam karier dengan membuat film yang bakal menjadi kontroversial. Film itu terinspirasi dari karya Zecharia Sitchin, seorang pengarang buku yang kebanyakan membahas tentang asal-usul manusia dari astronaut di planet lain alias alien.


Zecharia Sitchin

Dia percaya bahwa bangsa Sumeria, bangsa dari peradaban kuno yang pertama kali mendiami wilayah Mesopotamia, berasal dari Planet Nibiru. Walaupun keyakinan dia terkenal banget bahkan bisa membius sebagian besar pembaca, para ahli merasa kalau teori dia konyol dan mengada-ada.

Berangkat dari ide itu, 1Anunnaki ingin menyampaikan kepada penonton mengenai bagaimana manusia bermula. Manusia sendiri adalah ras yang dibuat oleh alien dengan mencampurkan DNA mereka sendiri dan DNA kera, supaya manusia bisa menjadi “budak” di muka Bumi ini.


Film Terlarang dan ‘Dihilangkan’?

Kabarnya, 1Anunnaki memang belum pernah dirilis ke bioskop atau di platform lain, tetapi, dikatakan bahwa film itu udah pernah beredar di Internet pada 2005. Hanya saja, enggak lama film itu di-banned karena dianggap provokatif dan dianggap bisa bikin geger.

Ada isu lagi yang beredar bahwa semua data mengenai 1Anunnaki hilang, misalnya seperti situs resminya anunnaki-the-movie.com. Intinya, seluruh dunia sepakat melarang peredaran film ini sehingga enggak bisa ditonton di mana pun. Di IMDb pun, data 1Anunnaki pun enggak ada.


Predikat Terlarang karena Isu yang Mengada-ada?

Pada 2005, internet memang sudah banyak dipakai oleh masyarakat, tetapi, pada masa itu, perlu diingat bahwa hoaks menyebar di mana-mana dan kerap dipercaya karena literasi soal Internet belum semasif sekarang. Bahkan, isu kayak Babushka Lady, awak kapal Mary Celeste, sampai konspirasi Titanic pun banyak beredar di forum atau blog dan masih banyak yang percaya sampai tahun 2010-an.

Dilansir Quora, beberapa penulis, pegiat film, bahkan orang yang pernah bergabung dalam film 1Anunnaki sepakat sama satu hal: hoaks. Lalu, kalau memang hoaks, apa yang mendasari keberadaan isu ini?

Kays Al-Atrakchi, seorang komposer musik dalam film, mengatakan di Quora bahwa apa yang digembar-gemborkan di Internet itu hoax belaka. Lewat Quora, dia menyebut bahwa dia pernah bergabung di dalam proyek itu dan membaca naskahnya. Menurutnya, film ini biasa banget. Al-Atrakchi juga menyebutkan alasan bahwa film itu enggak beredar adalah karena masalah bujet.

Anggota lain di Quora juga menyebut bahwa semua teori konspirasi tentang 1Anunnaki adalah hoaks yang entah diciptakan buat apa. Namun, kebanyakan orang menyangka kalau hal itu dilakukan cuma untuk menutupi rasa malu. Yap, karena enggak ada yang mau mendanai film ini, akhirnya pihak pembuat film pun membuat isu bahwa film ini dilarang beredar dan bikin teori konspirasi aneh-aneh.

Kalau kamu mencari data tentang film 1Anunnaki di Internet, niscaya kamu akan menemukan bahwa informasi mengenai konspirasi ini banyak dibahas sama blog enggak jelas dan media-media yang cuma pengin mencari clickbait.


Sumber :

https://kincir.com/movie/cinema/film-1anunnaki-terlarang-nonton-konspirasi-05taov28mos4/

https://en.wikipedia.org/wiki/Anunnaki

Tuesday, December 26, 2023

Segitiga Bermuda


Dalam satu abad terakhir ini diperkirakan sekitar 50 kapal laut dan 20 pesawat terbang menghilang secara misterius di suatu wilayah yang disebut segitiga bermuda. Tidak heran banyak orang menyebut wilayah ini dengan nama segitiga setan. 

Setelah hampir satu abad berlalu, adakah misteri yang masih tersisa dari segitiga bermuda ?

Segitiga bermuda membentang di lautan Atlantik yang dibatasi oleh garis yang menghubungkan Florida, pulau bermuda dan Puerto Rico. Luasnya sekitar 1,2 juta km2. Misterinya dimulai ketika banyak kapal laut, perahu dan pesawat terbang menghilang secara misterius di wilayah ini. Menurut para peneliti, di wilayah ini hukum fisika dilanggar habis-habisan.

Jarum kompas dan peralatan pesawat yang akan hilang selalu mendapat gangguan dan mereka seperti tak melihat air dan dari gejala ini disimpulkan, di dasar laut sana tentu terdapat sebuah medan magnetik yang kuat sekali, yang sanggup mengganggu kompas atau menarik kapal itu sampai ke dasar laut yang dalam.

Terdapat teori mengenai Segitiga Bermuda yaitu mungkin di udara terdapat semacam gangguan atmosfer yang berupa “lubang di langit”. Ke lubang itulah pesawat terbang masuk tanpa sanggup untuk keluar lagi. Dari misteri “Lubang di Langit” ini membentuk sebuah teori tentang adanya semacam perhubungan antara dunia dengan dimensi lain. lubang di langit itu dianggap semacam alat transportasi seperti tampak di film Star Trek.

Misteri Segitiga Bermuda ini telah membuat berbagai teori muncul ke permukaan. Menurut para ufolog, di dasar laut Atlantik tempat segitiga bermuda ada markas alien yang menculik para kapal dan pesawat. Menurut para penganut new age, pesawat dan kapal menghilang karena residu kristal yang berasal dari pulau Atlantis yang misterius. Menurut para spiritualis, Segitiga Bermuda adalah pintu menuju dimensi keempat.

Menurut peneliti yang lebih rasional, fenomena ini bisa disebabkan karena gangguan elektromagnetik. Bagi para skeptis, yang paling bertanggung jawab adalah cuaca buruk, ketidakberuntungan, bajak laut, navigator yang inkompeten dan human error.

Terdapat teori lain bahwa wilayah itu dulunya adalah tempat lalu lalangnya kapal pedagang barat. Dan ia menemukan satu fakta mengejutkan. Pada masa perdagangan budak, diperkirakan 10 juta budak dibuang ke laut itu, apakah karena mereka terkena penyakit, atau karena hukuman. Sehingga arwah 10 juta budak itu dapat mengacaukan pikiran para pilot atau navigator yang melintas. 

Terdapat teori lain mengenai misteri Segitiga bermuda bahwa penyebab lainnya adalah karena gas Metana. Di wilayah tertentu di lautan, kadang gas metana tersembur keluar dari dasar laut. Naiknya gas ini ke permukaan menyebabkan berkurangnya kepadatan air laut dan akan menyebabkan apapun yang ada di permukaan laut tenggelam. Bahkan jika para awak kapal terjun ke permukaan dengan pelampung, tetap saja mereka akan tenggelam.


Gas alam, sama seperti gas yang dihasilkan oleh air mendidih, terutama gas metana, adalah tersangka utama di balik hilangnya beberapa pesawat terbang dan kapal laut. Bukti penemuan ini menjadi sudut pandang baru terhadap misteri Segitiga Bermuda.

Hipotesis dari penelitian ini adalah balon-balon raksasa gas metana keluar dari dasar lautan yang menyebabkan sebagian besar, untuk tidak mengatakan semua, kecelakaan misterius di lokasi tersebut. Beberapa Oseanograf menemukan banyak kandungan metana dan situs-situs bekas longsoran.

Metana, yang biasanya membeku di bawah lapisan bebatuan bawah tanah, bisa keluar dan berubah menjadi balon gas yang membesar secara geometris ketika ia bergerak ke atas. Ketika mencapai permukaan air balon berisi gas itu akan terus membesar ke atas dan ke luar.

Setiap kapal yang terperangkap di dalam balon gas raksasa itu akan langsung goyah, kehilangan daya apung dan tertarik jatuh ke dasar lautan. Jika balon itu cukup besar dan memiliki kepadatan yang cukup, maka pesawat terbang pun bisa dihantam jatuh olehnya.

Pesawat terbang yang terjebak di balon metana raksasa, berkemungkinan mengalami kerusakan mesin karena diselimuti oleh metana dan segera kehilangan daya angkatnya.


Penjelasan yang lain penyebab utama dari kehancuran dan menghilangnya banyak kendaraan di segitiga Bermuda adalah killer clouds atau awan-awan pembunuh. Hal ini lah yang menenggelamkan dan menghancurkan banyak kapal serta pesawat di daerah misterius tersebut. Para peneliti menyebutkan bahwa killer clouds yang berbentuk heksagonal itu dapat berkumpul dan membentuk segitiga besar Bermuda itu.

Fenomena killer clouds dapat menyebabkan angin mematikan berkecepatan 273,6 km/jam yang mereka deskripsikan sebagai bom udara. Mereka percaya bahwa ledakan-ledakan brutal udara tersebut lah yang mampu membalik kapal dan bahkan menenggelamkan pesawat ke dalam laut.

Laporan menyebutkan bahwa awan-awan raksasa ini seringkali muncul di atas ujung Barat segitiga Bermuda dan terbentuk sepanjang 32 hingga 89 km. Secara rata-rata, penampilan awan-awan tersebut sangat mengerikan.


Sebagai penutup, jika kita tidak mengetahui secara pasti apa yang terjadi, maka hendaknya kita harus mencoba untuk mempelajarinya lebih lanjut. Terkadang, setelah kita mempelajari lagi, maka misteri tersebut akan terungkap.


Sumber :

https://www.idntimes.com/science/discovery/bayu/misteri-di-balik-segitiga-bermuda-mematikan-akhirnya-terpecahkan?page=all

https://nationalgeographic.grid.id/read/133781428/sejarah-segitiga-bermuda-dan-dugaan-soal-posisinya-yang-membawa-petaka?page=all

https://theconversation.com/apa-itu-segitiga-bermuda-dan-kenapa-dianggap-berbahaya-146107

Sunday, December 24, 2023

Misteri Crop Circle

Crop circle, salah satu misteri terbesar dalam sejarah sains. Yang kira-kira sudah berlangsung hampir 400 tahun. Setelah kemunculan lebih dari 10.000 pola yang terdokumentasi selama bertahun-tahun, formasi Crop Circle masih tetap merupakan misteri sains yang besar. 

Penelitian crop circle berhadapan dengan manipulasi media, email-email yang penuh cemooh, penganut teori konspirasi, dan teori mengenai koloborasi dengan alien.

Spekulasi mengenai asal muasal crop circle telah berkembang sejak mereka pertama kali dilaporkan di Inggris tahun 1600an. Tepatnya pada tahun 1678, sebuah seri lingkaran yang muncul di Hartfordshire dianggap sebagai perbuatan iblis karena teknik pembuatannya sepertinya melampaui kemampuan manusia. 

Penjelasan sains pertama mengenai crop circle berfokus pada angin siklon. 

Ketika fenomena ini mendapatkan momentumnya, muncul formasi dengan pola baru, yaitu pola dengan banyak lingkaran. Kebanyakan pengamat menyimpulkan kalau formasi-formasi ini mengandung simbol-simbol matematika yang sangat akurat sehingga pastilah merupakan pekerjaan dari makhluk yang sangat cerdas. 

Crop circle kemudian berevolusi menjadi sebuah fenomena internasional dengan ratusan pola-pola pictograph rumit yang muncul setiap tahun di seluruh dunia. 

Walaupun setengah crop circle yang muncul berada di Inggris, formasi-formasi ini juga muncul di Eropa, Amerika, Rusia, Australia, Jepang dan India. 

Menggunakan garis konstruksi ini untuk mendemonstrasikan bahwa crop circle lebih dari sekedar pola-pola yang berada pada posisi yang random. Garis konstruksi tersebut ternyata memiliki ukuran dan posisi relatif yang membentuk sebuah karakter yang sangat eksotik. 

Fenomena crop circle bisa dijelaskan secara Fisika. Pola yang muncul bisa jadi dihasilkan dari gelombang mikro dari Bumi, laser, dan GPS. 

Pembuat crop circle dapat menggunakan perangkat berteknologi tinggi, seperti perangkat GPS untuk menempatkan bentuk dan magnetron, tabung yang menggunakan tenaga listrik dan magnet untuk menghasilkan panas tinggi, untuk merebahkan tanaman dengan kecepatan tinggi.

Masih ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab. Pada crop circle yang asli batang gandum tidak patah tetapi hanya merunduk. Menurut ilmuwan, hal ini bisa terjadi karena semburan elektromagnetik yang menambah kelembaban batang gandum sehingga merunduk dan tidak patah.

Pertanyaan lainnya yaitu adanya lubang-lubang kecil pada batang gandum. Lubang tersebut ada karena semburan elektro yang terus-menerus merubah kelembaban batang gandum menjadi uap panas. Uap panas itu kemudian mencari jalan keluar dari batang gandum hingga munculnya lubang-lubang kecil. Pertanyaan terakhir yang sangat sulit ditiru manusia adalah adanya partikel besi mikro bermagnet pada crop circle. Pertanyaan-pertanyaan itu masih menjadi misteri mengenai keaslian crop circle.

Tidak hanya di Inggris pada khususnya, dan di luar negeri pada umumnya, fenomena ini juga pernah terjadi di Indonesia.

Crop circle muncul di areal persawahan Berbah Sleman yaitu pada tanggal 23 Januari 2011.

Kala itu, warga geger dengan munculnya pola aneh di persawahan Dusun Kracakan, Desa Jogotirto, Berbah Sleman. Batang padi roboh dan membentuk pola lingkaran besar dan kecil. Diamter lingkaran diperkirakan berkisar 15 sampai 20 meter.

Warga setempat mempercayai jejak asing ini bukan buatan manusia. Tidak sedikit juga orang yang memprediksi ini berkaitan dengan benda asing dari luar angkasa atau UFO.

Saat ini lokasi kemunculan crop circle Berbah masih tetap menjadi persawahan. Pemiliknya mempertahankan keutuhan sawah dan belum berniat menjual atau mendirikan bangunan di tempat itu.

Bahkan, komunitas pemburu UFO yang tergabung dalam Indonesia UFO Network (IUN) berkolaborasi dengan warga mendirikan monumen peringatan di lokasi munculnya crop circle.

Monumen Crop Circle (Monumen UFO) ini dibangun bertepatan dengan peringatan Indonesia UFO Day (Hari UFO Nasional) yang diperingati setiap 21 Juli di Indonesia. Pada saat itu juga, IUN menggelar Indonesia UFO Festival 2022, sebuah festival UFO yang pertama dan terbesar di Indonesia.

Bertepatan dengan 12 tahun kemunculan crop circle di Berbah, warga bersama dengan perangkat desa dan komunitas menggelar syukuran dan doa bersama di di Kedai Suru Pitoe, lokasi Monumen Crop Circle (Monumen UFO) berdiri.

Pembangunan Monumen Crop Circle di Berbah ini untuk sarana edukasi bagi masyarakat sekitar serta bisa menjadi destinasi wisata baru di Yogyakarta.

Hal ini akan dapat terwujud berkat peran aktif masyarakat setempat sangat mendukung terciptanya ranah komunikasi sains dan pengembangan pengetahuan, khususnya tentang astronomi dan space science (sains antariksa). 

Lokasi Munculnya Crop Circle Indonesia

12 Tahun Berlalu, Begini Kondisi Persawahan di Berbah yang Jadi Lokasi Munculnya Crop Circle

25 Jan 2023, 15:30 WIB


Bertepatan dengan 12 tahun kemunculan crop circle di Berbah, warga bersama dengan perangkat desa dan komunitas menggelar syukuran dan doa bersama di di Kedai Suru Pitoe, lokasi Monumen Crop Circle (Monumen UFO) berdiri.

Masih ingat dengan crop circle yang muncul di areal persawahan Berbah Sleman? Ternyata fenomena itu sudah 12 tahun berlalu sejak kemunculannya pada 23 Januari 2011.

Kala itu, warga geger dengan munculnya pola aneh di persawahan Dusun Kracakan, Desa Jogotirto, Berbah Sleman. Batang padi roboh dan membentuk pola lingkaran besar dan kecil. Diamter lingkaran diperkirakan berkisar 15 sampai 20 meter.

Warga setempat mempercayai jejak asing ini bukan buatan manusia. Tidak sedikit juga orang yang memprediksi ini berkaitan dengan benda asing dari luar angkasa atau UFO.

Lantas bagaimana kondisi areal persawahan yang pernah menjadi lokasi kemunculan crop circle Berbah? Ternyata, areal itu tetap menjadi persawahan. Pemiliknya mempertahankan keutuhan sawah dan belum berniat menjual atau mendirikan bangunan di tempat itu.

Bahkan, komunitas pemburu UFO yang tergabung dalam Indonesia UFO Network (IUN) berkolaborasi dengan warga mendirikan monumen peringatan di lokasi munculnya crop circle.

Monumen Crop Circle (Monumen UFO) ini dibangun pada tahun lalu, bertepatan dengan peringatan Indonesia UFO Day (Hari UFO Nasional) yang diperingati setiap 21 Juli di Indonesia. Pada saat itu juga, IUN menggelar Indonesia UFO Festival 2022, sebuah festival UFO yang pertama dan terbesar di Indonesia.

IUN adalah sebuah platform terbuka bagi lintas komunitas dan institusi di Indonesia yang masing-masing aktif melakukan riset serta pusat pembelajaran dan pertukaran informasi dalam bidang Astronomi, ET (Extra-Terrestrial), SETI, UFO/UAP, sejarah peradaban, space art, maupun space science secara umum.

Bertepatan dengan 12 tahun kemunculan crop circle di Berbah, warga bersama dengan perangkat desa dan komunitas menggelar syukuran dan doa bersama di di Kedai Suru Pitoe, lokasi Monumen Crop Circle (Monumen UFO) berdiri.

Menurut salah satu pendiri IUN, Setyawan Haryanto (Ipank), pembangunan Monumen Crop Circle di Berbah ini untuk sarana edukasi bagi masyarakat sekitar serta bisa menjadi destinasi wisata baru di Yogyakarta.

Sementara, Direktur Indonesia Space Science Society (ISSS) Venzha Christ berpendapat peran aktif masyarakat setempat sangat mendukung terciptanya ranah komunikasi sains dan pengembangan pengetahuan, khususnya tentang astronomi dan space science (sains antariksa). Ia berencana melakukan berbagai kegiatan dan lokakarya dengan tema sains antariksa dan eksplorasi ruang angkasa.


Sumber :

https://www.liputan6.com/regional/read/5189327/12-tahun-berlalu-begini-kondisi-persawahan-di-berbah-yang-jadi-lokasi-munculnya-crop-circle

Thursday, December 21, 2023

Kisah Atlantis, negeri Sang Aquaman


Film Aquaman and the Lost Kingdom resmi baru tayang di bioskop Indonesia yang merupakan sekuel dari Aquaman yang sudah dinantikan oleh para penggemar superhero. Cerita Aquaman menceritakan kisah Aquaman sebagai Raja Atlantis baru. 

Lalu apakah negeri Atlantis benar-benar ada di masa lalu?



Asal-usul Atlantis yang dianggap benua hilang masih menyisakan tanda tanya besar yang belum terjawab. Atlantis sering dikaitkan dengan masyarakat utopis. Utopis merupakan tatanan masyarakat yang memegang kebijaksanaan serta dapat membawa perdamaian dunia.

Asal-Usul atlantis tidak pernah lekang oleh waktu seperti legenda lainnya. Pasalnya, sejarah telah mencatat persis kapan dan dimana kisah Atlantis pertama kali muncul.

Kisah Atlantis pertama kali diangkat dalam percakapan tokoh "Timaeus" dan "Critias". Cerita ini ditulis Plato sekitaran tahun 360 SM. Plato menceritakan Atlantis berbeda dengan anggapan pada umumnya. Versi berlainan dengan cerita utopia atau khayalan yang damai.

Namun Atlantis bukanlah tempat untuk dihormati atau ditiru sama sekali. Atlantis bukanlah masyarakat yang sempurna. Justru sebaliknya, Atlantis adalah perwujudan dari negara yang kaya secara materi, maju secara teknologi, dan kuat secara militer yang telah dirusak oleh kekayaan, kecanggihan, dan kekuatannya.

Selama berabad-abad, banyak orang mengklaim bahwa ada kebenaran di balik mitos Atlantis. Asal-usul legenda ini bukan sekedar fiksi.

Kendati demikian, hal tersebut memicu berbagai spekulasi mengenai tempat akan ditemukannya Atlantis. Bahkan tak terhitung seberapa banyak peneliti mencoba menemukan Atlantis berdasarkan fakta yang sama.

Lalu dimanakah negeri Atlantis berada?

Para ilmuwan membandingkan beberapa negara dengan ciri-ciri Benua Atlantis, mulai dari luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi hingga cara bercocok tanam. Tak tanggung-tanggung, penelitiannya untuk buku tersebut menghabiskan waktu 30 tahun.

Ada teori bahwa Indonesia adalah Benua Atlantis. Salah satunya adalah keberadaan Pulau Natuna, Kepulauan Riau sebagai kota yang misterius itu. 

Para ilmuwan sepakat bahwa ada benua yang tenggelam di Indonesia, namanya adalah Sundaland. Benua yang tenggelam ini adalah wilayah laut dangkal antara Sumatera dan Kalimantan. 

Tulisan Plato menjelaskan Atlantis terletak sangat jauh di Samudera Atlantik. Curah hujan tinggi, air melimpah, matahari melewati atasnya, beriklim hangat. Aliran sungai melimpah, hanya dua musim, tanah subur, kayu melimpah, pertanian dan peternakan maju. Tanahnya terbaik di dunia, berlimpah tanaman dan kayu pertukangan. Flora dan fauna beragam.

Ini menunjukkan daerah Atlantis beriklim tropis. Hanya tiga kemungkinan, Amerika Tengah, Afrika tengah atau Asia Tenggara.

Plato menulis terdapat bangunan berlapis perunggu, kuningan, emas dan orichalcum yang didiskripsikan berwarna merah, harga lebih mahal kecuali emas. Kemungkinan batu pertama tersebuat adalah Zirkon yang banyak ditemukan di Kalimantan.

Catatan Plato berikutnya, pusat pemerintahan berada di laut, di mulut laut. Terdapat banyak pulau. Dermaga yang ramai dan dikunjungi dari berbagai penjuru. Armada angkatan laut yang kuat. 

Teks berikutnya, wilayahnya memiliki sebuah laut dan mulut laut yang dikelilingi benua tak terbatas. di luar wilayah terdapat Samudera. Menjulang dan terjal di sisi Samudera. Kemungkinan di Sundalandia atau Asia Tenggara bagian Barat. Sekarang pulau Sumatera dan Kalimantan.

Peta dunia 11.600 tahun, Pulau Kalimantan, Jawa dan Sumatera masih terhubung dalam satu daratan, disebut Sundalandia.

Plato menulis pulau ibukota Atlantis ada di laut yang dikelilingi benua tak terbatas, yang lainnya adalah samudera yang sebenarnya. Bekas kotanya sekarang berada di bawah laut. Tak dapat dilayari dan ditembus karena tertutup terumbu karang.

Diperkirakan lokasi di laut Jawa, di lepas pantai Kalimantan. Ibu kota Atlantis identik dengan terumbu karang Gosong Gia atau Annie Florence Reef. Gosong Gia terletak 150 kilometer timur laut Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur.

Teks Plato berikutnya, ciri-ciri kota terdapat mata air panas dan dingin. Batu berwarna putih, hitam dan merah. Bebatuannya dilubangi untuk atap galangan (kapal) ganda.

Catatan plato ini mirip dengan Pulau Bawean, Gresik. Ada mata air panas dan dingin. Terdapat bebatuan beku berwarna merah, putih dan hitam. Di bawah bebatuan ini bisa untuk simpan kapal (galangan).

Untuk menggambarkan Kota Atlantis, Plato menulis kota terdiri dari cincin-cincin konsentris zona perairan dan dataran. Terdapat kuil kecil di atas bukit. Terdapat istana raja dan rumah pejabat. bangunan kuil dilapisi orichalcum, emas dan perak.

Plato mencatat Atlantis hancur sembilan ribu tahun sebelum Solon. Hancur karena gempa bumi dan “banjir” dari laut. Tenggelam tanpa henti setelahnya. “Banjir laut itu tsunami. Gempa dan tsunami saling terkait,”.

Terjadi tsunami yang diawali dengan gempa bumi. Kemudian puing kota tenggelam karena kenaikan permukaan air laut secara perlahan-lahan. Bertepatan dengan bencana alam pada akhir periode dryas muda, sekitar 11.600 tahun lalu. Berat es bergeser ke lautan memicu retakan di kerak bumi untuk bergerak menyebabkan bencana hebat. Menyebabkan gempa, letusan gunung api, gelombang pasang dan banjir. Menghancurkan populasi manusia.

Tuesday, December 5, 2023

Asal-Usul Atlantis, Benua yang Hilang

Asal-Usul Atlantis, Benua Hilang yang Sempat Diklaim Bagian dari Indonesia

Minggu, 19 Mar 2023 20:10 WIB

Asal-usul Atlantis yang dianggap benua hilang masih menyisakan tanda tanya besar yang belum terjawab. Banyak peneliti mengklaim Atlantis kini ada di berbagai tempat, termasuk di Indonesia, namun hal ini belum terbukti.

Dilansir dari detikEdu, historis Atlantis sering dikaitkan dengan masyarakat utopis. Utopis merupakan tatanan masyarakat yang memegang kebijaksanaan serta dapat membawa perdamaian dunia.

Ribuan situs web, buku, dan majalah difokuskan meneliti dan mengenalkan Atlantis. Bahkan sejumlah orang telah menggelontorkan materi kekayaannya dan dalam sejumlah kasus kehilangan nyawa karena mencari Atlantis.

Asal-Usul Atlantis

Asal-Usul atlantis tidak pernah lekang oleh waktu seperti legenda lainnya. Pasalnya, sejarah telah mencatat persis kapan dan dimana kisah Atlantis pertama kali muncul.

Dikutip dari Live Science, kisah Atlantis pertama kali diangkat dalam percakapan tokoh "Timaeus" dan "Critias". Cerita ini ditulis Plato sekitaran tahun 360 SM.

Plato menceritakan Atlantis berbeda dengan anggapan pada umumnya. Versi berlainan dengan cerita utopia atau khayalan yang damai.

Profesor arkeologi, Ken Feder dalam bukunya "Encyclopedia of Dubious Archaeology" menjelaskan cerita Plato, "Atlantis bukanlah tempat untuk dihormati atau ditiru sama sekali. Atlantis bukanlah masyarakat yang sempurna. Justru sebaliknya, Atlantis adalah perwujudan dari negara yang kaya secara materi, maju secara teknologi, dan kuat secara militer yang telah dirusak oleh kekayaan, kecanggihan, dan kekuatannya."

Sementara itu, publisitas dalam kisah moralitas Plato tidak menjurus pada peradaban yang tenggelam. Namun, legenda Atlantis menurutnya lebih dianggap sebagai saingan heroik Athena.

"Jika Atlantis benar-benar ada hari ini dan ditemukan utuh dan berpenghuni, penduduknya mungkin akan mencoba membunuh dan memperbudak kita semua," kata Feder.

Hingga saat ini, banyak peneliti berargumentasi bahwa legenda atlantis digunakan Plato sebagai sebagai alat dalam ceritanya. Pasalnya, tidak ada catatan lain tentangnya di tempat lain di dunia.

Tulisan Plato tidak terbukti ada sebelum kemunculan legenda tentang Atlantis.


Benua yang 'Hilang'

Selama berabad-abad, banyak orang mengklaim bahwa ada kebenaran di balik mitos Atlantis. Asal-usul legenda ini bukan sekedar fiksi.

Kendati demikian, hal tersebut memicu berbagai spekulasi mengenai tempat akan ditemukannya Atlantis. Bahkan tak terhitung seberapa banyak peneliti mencoba menemukan Atlantis berdasarkan fakta yang sama.

Beberapa tempat telah di iming-iming sebagai bagian dari Atlantis dengan bukti dan argumennya sendiri. Beberapa tempat yang dimaksud yaitu Samudra Atlantik, Antartika, Bolivia, Turki, Jerman, Malta dan Karibia.


Indonesia Sempat Diklaim Bagian dari Atlantis

Kandidat yang diduga sebagai bagian dari Atlantis tidak hanya berasal dari Benua Eropa. Indonesia sempat diklaim sebagai bagian dari benua yang hilang tersebut.

Berdasarkan laporan detikINET, Ahli Paleontologi ITB Prof Yahdi Zaim menanggapi pasal keterkaitan Atlantis dengan Indonesia. Menurutnya, Plato tidak secara gamblang mengatakan tempat atlantis. Namun, Atlantis diketahui hilang karena adanya gempa.

"Plato itu hidup 350-300 SM. Dan Plato tidak menyatakan Atlantis itu ada di Indonesia atau Asia Tenggara. Plato mengatakan, karena ada gempa maka lenyap yang namanya Atlantis hanya dalam satu malam. Nah, ini kalau secara geologi bisa (terjadi) tapi sejauh ini data belum menunjukkan adanya peristiwa seperti itu," jelas Prof Zaim.

Dikaitkan dengan itu, Indonesia pernah mengalami letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883 sehingga melenyapkan satu pulau dalam sehari. Kejadian ini serupa dengan cerita Plato.

Selain contoh kejadian, di masa lalu dikenal Sundaland yang sekaligus menjadi faktor Indonesia dikaitkan dengan Atlantis.

"Atlantis disebutkan sebagai wilayah benua yang nyaman dan sejahtera. Kalau dikaitkan dengan Sundaland, belum ada bukti. Ilmu pengetahuan harus disertai bukti," ungkapnya.

"Sundaland sudah tenggelam dengan kedalaman sekitar 100 meter. Untuk mencari bukti katakanlah arkeologi, itu butuh ekskavasi atau penggalian arkeologi. Atau penelitian paleontologi, harus ke lapangan. Ya nggak mungkin kita menyelam, mahal sekali," lanjut Prof Zaim.

Menurutnya, terdapat kendala untuk meneliti bukti apakah Sundaland Atlantis yang hilang. Air laut kedalaman 100 meter membutuhkan teknologi luar biasa untuk melakukan penggalian berbulan-bulan.

"Maka, jika tidak ada bukti empirik seperti itu, susah untuk mengatakan secara keilmuan itu terbukti," tutur Ahli Paleontologi ITB tersebut.

Jadi, berdasarkan argumen Prof Zaim, secara keilmuan sundaland masih diragukan sebagai Atlantis yang hilang. Kesimpulannya belum ada bukti ilmiah atas klaim bahwa Indonesia bagian dari Atlantis.


Sumber :

https://www.detik.com/sulsel/berita/d-6626889/asal-usul-atlantis-benua-hilang-yang-sempat-diklaim-bagian-dari-indonesia.

Atlantis, Negeri di Laut Jawa

oleh Eko Widianto

2 February 2021

  • Dhani Irwanto meneliti teks yang ditulis filsuf Yunani, Plato atau Platon dalam bahasa Yunani Kuno 360 sebelum masehi.
  • Penelitian dilakukan dengan metode Potsherds model anastylosis atau model pecahan tembikar.
  • Dhani memperkiraan lokasi Ibukota Atantis di laut Jawa. Identik dengan terumbu karang Gosong Gia atau Annie Florence Reef terletak 150 kilometer timur laut Pulau B
  • Kehancuran Atlantis karena tsunami dan gempa bumi. Puing kota tenggelam karena kenaikan permukaan air laut secara perlahan-lahan karena mencairnya es di kutub.

 Ahli teknik hidrologi, Dhani Irwanto meneliti lokasi Atlantis melalui teks yang ditulis filsuf Yunani, Plato atau Platon dalam bahasa Yunani Kuno pada 360 Sebelum Masehi (SM). Dhani meneliti teks dialog Timaeus and Critias sejak 2010 dan terbitkan buku berjudul Atlantis The Lost City is in Java Sea terbit 2015. “Hasil penelitian saya. Kotanya, ibukota Atlantis itu ada di Laut Jawa,” kata Dhani Irwanto

Kisah Atlantis di Indonesia telah ditulis sejumlah penulis dan peneliti antara lain Eden In The East: Drowned Continent of Southeast Asia karya Stephen Oppenheimer terbit 1998, buku berjudul The History of Java karya Thomas Stamford Raffles terbit 1817, Plato Never Lied Atlantis is in Indonesia karya Danny Hilman terbit 2013, dan Atlantis : The Final Solution karya Zia Abbas terbit 2003.

“Kisah yang ditulis Plato jika dipindah dalam kertas setebal 22 halaman,” kata Dhani. Untuk menelitinya, Dhani harus mempelajari bahasa Yunani selama lima tahun. Ia mengartikan kata per kata untuk mengidentifikasi. Penelitian dilakukan dengan metode Potsherds model anastylosis atau model pecahan tembikar.

“Pecahan tembikar disambungkan dengan tepat. Tembikar ini narasi yang ditulis Plato. Diteliti untuk menemukan lokasi Atlantis,” katanya dalam diskusi daring “Menyingkap Jejak Peradaban Atlantis di Laut Jawa,” yang diselenggarakan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Selasa (23/01/2021).

Terumbu karang Gosong Gia atau Annie Florence Reef terletak 150 kilometer timur laut Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur. identik sebagai ibukota Atlantis. Sumber : Dhani Irwanto

Untuk meneliti naskah Plato, dia menggunakan pendekatan 20 disiplin ilmu. Diantaranya antropologi, biologi, linguistik, geologi, klimatologi, oseanografi, dan mitologi. Setelah itu, katanya, baru menggunakan pendekatan ilmu arkeologi.

Dhani memindai setiap kata dan kalimat teks yang ditulis Plato. Pertama Plato menjelaskan Atlantis terletak sangat jauh di Samudera Atlantik. Curah hujan tinggi, air melimpah, matahari melewati atasnya, beriklim hangat. Aliran sungai melimpah, hanya dua musim, tanah subur, kayu melimpah, pertanian dan peternakan maju. Tanahnya terbaik di dunia, berlimpah tanaman dan kayu pertukangan. Flora dan fauna beragam.

“Ini menunjukkan daerah Atlantis beriklim tropis. Hanya tiga kemungkinan, Amerika Tengah, Afrika tengah atau Asia Tenggara,” kata Dhani.

Plato menulis terdapat bangunan berlapis perunggu, kuningan, emas dan orichalcum yang didiskripsikan berwarna merah, harga lebih mahal kecuali emas. “Kemungkinan batu pertama Zirkon. Banyak ditemukan di Kalimantan,” ujarnya.

Catatan Plato berikutnya, pusat pemerintahan berada di laut, di mulut laut. Terdapat banyak pulau. Dermaga yang ramai dan dikunjungi dari berbagai penjuru. Armada angkatan laut yang kuat. “Tradisi maritim tinggi. Melihat sejarah peradaban, kemungkinan hanya di Asia Tenggara,” ujar Dhani.

Teks berikutnya, wilayahnya memiliki sebuah laut dan mulut laut yang dikelilingi benua tak terbatas. di luar wilayah terdapat Samudera. Menjulang dan terjal di sisi Samudera. “Narasi geografi cukup detail. Kemungkinan di Sundalandia atau Asia Tenggara bagian Barat. Sekarang pulau Sumatera dan Kalimantan,” ujarnya.

Peta dunia 11.600 tahun, Pulau Kalimantan, Jawa dan Sumatera masih terhubung dalam satu daratan, disebut Sundalandia. Sumber : Dhani Irwanto

Plato menulis, terjadi perang 9 ribu tahun sebelum Solon. Dhani memperkirakan pada 11.600 tahun lalu. Dia memeriksa peta bumi 11.600 tahun, Pulau Kalimantan, Jawa dan Sumatera masih terhubung dalam satu daratan, disebut Sundalandia.

Teks Plato berikutnya, terdapat dataran yang rata menuju laut dilingkupi pegunungan. Mengarah ke selatan terlindung dari utara. Dikelilingi pegunungan besar dan kecil yang indah dengan desa dan rakyat makmur. Sungai, sawah dan padang rumput. Terdapat berbagai macam kayu. Geometri dataran berbentuk persegi panjang dan lonjong. Panjang 3 ribu stadium (sekitar 555 kilometer) dan lebar 2 ribu stadium (sekitar 370 kilometer).

Dhani meneliti Provinsi Kalimantan Tengah terdapat dua pegunungan. Yakni gunung Muller Schwaner dan Meratus. Ukuran panjang 550 kilometer lebar 370 kilometer, terbuka ke laut Jawa.

Teks berikutnya, terdapat saluran di dalam dataran. Saluran utara dalam 100 kaki (sekitar 30 meter, lebar 1 stadium (sekitar 185 meter) dengan interval 100 stadium (sekitar 18,5 kilometer), keliling daerah 10 ribu stadium (sekitar 1.850 kilometer). Ada terusan yang digali dari saluran utama, menghubungkan satu ke yang lain. Kedua jenis saluran digunakan mengangkut kayu dan hasil bumi menggunakan kapal. Kedua saluran digunakan untuk mengairi lahan di musim panas (kemarau) dan lahan mendapat air hujan di musim dingin (musim hujan). Menghasilkan dua kali panen setahun.

Dhani meneliti ada saluran yang sesuai dengan ciri tersebut yakni Sungai Barito, Kapuas, Kahayan dan Sembangau. Lebar sungai antara 600 meter sampai 800 meter, dengan kedalaman 8 meter. “Jarak rata-rata antar sungai sekitar 20 kilometer mendekati 18,5 kilometer yang dikatakan Plato,” katanya.

Secara lokal terusan atau saluran tersebut disebut anjir. Saluran yang menghubungkan antar dua sungai untuk transportasi. Hampir semua jaringan sungai bisa dilayari, menjadi sistem transportasi. Mengangkut hasil bumi dan hutan melalui sungai.

Titik pusat kota Atlantis dalam Peta dunia 11.600 tahun, di kawasan Sundalandia. Sumber : Dhani Irwanto

 

Pusat Pemerintahan atau Ibu Kota Atlantis

Plato menulis pulau ibukota Atlantis ada di laut yang dikelilingi benua tak terbatas, yang lainnya adalah samudera yang sebenarnya. Bekas kotanya sekarang berada di bawah laut. Tak dapat dilayari dan ditembus karena tertutup terumbu karang.

Dhani memperkiraan lokasi di laut Jawa, di lepas pantai Kalimantan. Ibu kota Atlantis identik dengan terumbu karang Gosong Gia atau Annie Florence Reef. Gosong Gia terletak 150 kilometer timur laut Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur.

Teks Plato berikutnya, ciri-ciri kota terdapat mata air panas dan dingin. Batu berwarna putih, hitam dan merah. Bebatuannya dilubangi untuk atap galangan (kapal) ganda.

Catatan plato ini mirip dengan Pulau Bawean, Gresik. Ada mata air panas dan dingin. Terdapat bebatuan beku berwarna merah, putih dan hitam. Di bawah bebatuan ini bisa untuk simpan kapal (galangan).

Untuk menggambarkan Kota Atlantis, Plato menulis kota terdiri dari cincin-cincin konsentris zona perairan dan dataran. Terdapat kuil kecil di atas bukit. Terdapat istana raja dan rumah pejabat. bangunan kuil dilapisi orichalcum, emas dan perak.

Dhani menunjukkan peta terumbu karang Gosong Gia berbentuk lingkaran. Dinding orichalcum masih kelihatan, tertutup terumbu karang, tapi masih kelihatan polanya. Masyarakat Bawean, menyebutnya pulau gaib di utara Bawean. Pulau berbahaya bagi pelayaran, kadang muncul kadang tak terlihat. Ia mencocokkan dengan data pelayan Amerika jika terumbu karang Gosong Gia, kadang muncul saat air surut dan tenggelam saat laut pasang. “Berbahaya bagi pelayaran,” ujarnya.

Plato mencatat Atlantis hancur sembilan ribu tahun sebelum Solon. Hancur karena gempa bumi dan “banjir” dari laut. Tenggelam tanpa henti setelahnya. “Banjir laut itu tsunami. Gempa dan tsunami saling terkait,” kata Dhani.

Dhani menyimpulkan terjadi tsunami yang diawali dengan gempa bumi. Kemudian puing kota tenggelam karena kenaikan permukaan air laut secara perlahan-lahan. Bertepatan dengan bencana alam pada akhir periode dryas muda, sekitar 11.600 tahun lalu. Berat es bergeser ke lautan memicu retakan di kerak bumi untuk bergerak menyebabkan bencana hebat. Menyebabkan gempa, letusan gunung api, gelombang pasang dan banjir. Menghancurkan populasi manusia.

Dalam catatan Plato, kata Dhani, sejumlah nama diubah. Termasuk Atlantis, ia menyimpulkan nama aslinya Nusasura. Dari kata sanksekerta Nusa dan Asura. Nusa artinya pulau, Asura diterjemahkan kelompok asura. Nusasura bermakna pulaunya kaum Asura.

Titik pusat kota Atlantis dalam Peta dunia 11.600 tahun, di kawasan Sundalandia. Sumber : Dhani Irwanto

 Geologis Andhang Bachtiar menanggapi penelitian Dhani, jika banyak ilmuwan yang skeptis dengan Atlantis. Untuk itu, ia menyarankan agar menyatukan data lintas institusi dan perguruan tinggi. “Satukan basis data yang ada, sebagai kajian awal,” ujarnya

Staf Ahli Bidang Sosio-Antropologi Menteri Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Tukul Rameyo Adi mengatakan lembaganya tengah mengembangkan penelitian dengan fokus pengetahuan peradaban. Ia mengaku tertarik dengan kajian Dhani, disesuaikan dengan program pengembangan literasi maritim dan teknologi peradaban air.

“Terutama terkait catatan budaya dan pemanfaatan sumber daya alam seperti rempah dan kayu manis,” katanya. Data tersebut bisa dikumpulkan untuk memperkuat kajian. Sebelum tim peneliti turun ke Bawean. Kajian dan penelitian lapangan, katanya, bisa dikerjakan bersama lintas ilmu pengetahuan.

Peneliti dari Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Danny Hilman Natawidjaja mengatakan perlu berhati-hati dalam membahasa tema Atlantis di forum ilmiah. Lantaran sejarah peradaban dunia sampai sekarang diyakini baru mulai sejak 11 ribuan tahun lalu. “Mulai dengan penemuan budaya bertani,” ujar Danny.

Apalagi di Indonesia diyakini baru mulai berdiri kerajaan sejak 400 masehi dalam catatan sejarah. Perihal Younger Dryas, kaitannya dengan penyebab dan kemungkinan terjadi kepunahan massal masih kontroversial. Sedangkan naskah Plato sendiri di dunia ilmiah umumnya tidak atau belum diterima sebagai bukti sejarah.

Jadi Atlantis di laut Jawa menentang atau tidak sesuai dengan pengetahuan yang ada. “Artinya tidak bisa dikemukakan dengan ‘ringan’ tapi harus ada fakta keras dan argumen ilmiah yang ‘extraordinary’,” ujarnya.


Sumber :

https://www.mongabay.co.id/2021/02/02/atlantis-negeri-di-laut-jawa/

Diduga Benua Atlantis, Indonesia!

5 Tempat yang Diduga Benua Atlantis, Ada Indonesia!

Sabtu, 21 Nov 2020 05:40 WIB

Atlantis atau Atlantika merupakan pulau legendaris yang pertama kali disebut oleh Plato dalam buku Timaeus dan Kritias. Ia menggambarkan pulau tersebut hilang pada 360 SM. Sejak saat itu, banyak orang terobsesi untuk menemukannya.

Meski sebagian sangsi dengan apa yang sebutkan Plato dan beranggapan itu hanya karangannya, sejumlah Atlantologis masih berupaya membuktikan keberadaan Atlantis. Sekiranya, ini dia 5 tempat yang dipercaya merupakan keberadaan atlantis.

1. Jalan Bimini

Pada pertengahan tahun 60-an, penyelam Manson Valentine menemukan batu yang seragam dengan jarak sejauh setengah mil di Kepulauan Bahama. Meskipun dianggap sebagai peristiwa geologi, karena penyusunan dan bentuk batu yang tidak biasa, dipercaya bahwa formasi ini adalah sisa-sisa dari jalan kuno -- Atlantis.


2. Spartel Bank

Plato mengatakan kota yang hilang itu terletak di luar Pilar Herkules, dua batu di Selat Gibraltar. Pulau Spartel pernah berada di sana. Para pelaut yang lewat mungkin telah melihatnya lenyap pada akhir zaman es terakhir, tetapi jika memang benar begitu, tidak ada catatan yang menunjukkan bahwa Spartel Bank adalah Atlantis.


3. Indonesia

Ilmuwan asal Brasil, Arysio Nunes dos Santos, dalam bukunya 'Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato's Lost Civilization' membandingkan beberapa negara dengan ciri-ciri Benua Atlantis, mulai dari luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi hingga cara bercocok tanam. Tak tanggung-tanggung, penelitiannya untuk buku tersebut menghabiskan waktu 30 tahun.

Santos akhirnya menyimpulkan jika Indonesia adalah Benua Atlantis. Ia pun menunjukkan Pulau Natuna, Kepulauan Riau sebagai kota yang misterius itu. Akan tetapi, banyak peneliti yang belum setuju akan hal ini.

Meski begitu, para ilmuwan sudah sepakat bahwa ada benua yang tenggelam di Indonesia, namanya adalah Sundaland. Benua yang tenggelam ini adalah wilayah laut dangkal antara Sumatera dan Kalimantan. Namun, belum ada bukti peradaban apapun ditemukan di dasar lautan.


4. Helike

Tsunami menghantam kota Yunani ini pada zaman Plato, dan banyak yang mengira peninggalannya terletak di Teluk Korintus. Namun pada 1990-an, para arkeolog menemukannya setengah mil ke bawah, terkubur di bawah sedimen melalui proses yang disebut likuifaksi tanah.


5. Antartika

Sejarawan Charles Hapgood berpendapat bahwa benua selatan pernah menjadi daratan utara dengan Atlantis di pantainya. Kemudian, 12 ribu tahun yang lalu, pergeseran kerak bumi mengirimnya ke selatan. Diketahui, Antartika memang mengalami itu sekitar 30 juta tahun yang lalu. Demikian melansir dari Popular Science.



Sumber :

https://inet.detik.com/science/d-5263805/5-tempat-yang-diduga-benua-atlantis-ada-indonesia.

Monday, July 26, 2021

4 Teori Aneh Stephen Hawking

4 Teori Aneh Stephen Hawking yang Terbukti Benar, dan yang Masih Tanda Tanya 

Di tahun-tahun terakhir hidupnya, Hawking membuat serangkaian ramalan suram tentang masa depan umat manusia. 

Stephen Hawking merupakan salah satu fisikawan teoritis paling ternama sepanjang sejarah. Dia terkenal karena penampilannya yang popular dan perjuangannya melawan penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS). 

Tapi, pengaruhnya yang sebenarnya berasal dari karirnya yang cemerlang selama lima dekade di bidang sains. Dimulai dengan tesis doktoralnya pada tahun 1966, karya terobosannya berlanjut tanpa henti hingga makalah terakhirnya pada tahun 2018, diselesaikan hanya beberapa hari sebelum kematiannya pada usia 76 tahun.   

Teorinya sering kali tampak aneh pada saat dia merumuskannya. Namun perlahan-lahan diterima secara ilmiah, dengan bukti pendukung baru yang muncul kemudian. 

Dari pandangannya yang menakjubkan tentang lubang hitam hingga penjelasannya tentang awal mula alam semesta yang sederhana, berikut adalah beberapa teorinya yang terbukti benar dan beberapa yang masih belum terjawab, melansir Live Science, Selasa (27/7/2021).   


1. Teori Big Bang diterima secara universal 

Hawking memulai awal yang baik dengan tesis doktoralnya, tentang dua teori kosmologi yang bersaing: Big Bang dan Steady State. Kedua teori ini menerima bahwa alam semesta mengembang, tetapi yang pertama mengembang dari keadaan ultra-compact atau super-padat pada waktu yang terbatas di masa lalu, sedangkan yang kedua mengasumsikan alam semesta telah mengembang selamanya, dengan materi baru yang terus-menerus diciptakan untuk mempertahankan kepadatan yang konstan. 

Dalam tesisnya, Hawking menunjukkan bahwa teori Steady State secara matematis bertentangan dengan diri sendiri. Sebaliknya, dia berpendapat bahwa alam semesta dimulai sebagai titik yang sangat kecil dan padat yang disebut singularitas. Saat ini, deskripsi Hawking hampir diterima secara universal di kalangan ilmuwan.   


2. Lubang hitam itu nyata 

Nama Hawking dikaitkan dengan lubang hitam, yang terbentuk ketika sebuah bintang mengalami keruntuhan total di bawah gravitasinya sendiri. Hal ini muncul dari teori relativitas umum Einstein, yang diperdebatkan selama beberapa dekade ketika Hawking mengalihkan perhatiannya pada awal 1970-an.   

Dengan jenius, dia menggabungkan persamaan Einstein dengan persamaan mekanika kuantum, mengubah apa yang sebelumnya menjadi abstraksi teoritis menjadi sesuatu yang tampaknya benar-benar ada di alam semesta. Bukti itu ternyata benar ketika pada tahun 2019, Event Horizon Telescope memperoleh gambar langsung dari lubang hitam supermasif yang bersembunyi di pusat galaksi raksasa Messier 87.   


3. Radiasi Hawking 

Lubang hitam disebut memiliki gravitasi begitu kuat sehingga foton, atau partikel cahaya, seharusnya tidak bisa lepas darinya. Namun dalam karya awalnya tentang masalah ini, Hawking berpendapat bahwa ada kebenaran lain daripada hal tersebut.   

Dengan menerapkan teori kuantum, khususnya, gagasan bahwa pasangan "foton virtual" dapat secara spontan dibuat dari ketiadaan, dia menyadari bahwa beberapa foton ini akan tampak terpancar dari lubang hitam. Sekarang teori ini disebut sebagai radiasi Hawking, dan baru-baru ini dikonfirmasi dalam percobaan laboratorium di Institut Teknologi Technion-Israel, Israel. 

Di tempat lubang hitam, para peneliti menggunakan analog akustik, sebuah "lubang hitam sonik" dimana gelombang suara terjebak dan tidak dapat melarikan diri. Mereka mendeteksi radiasi Hawking yang setara persis dengan prediksi fisikawan.   


4. Teorema luas lubang hitam 

Penemuan gelombang gravitasi baru-baru ini yang dipancarkan oleh penggabungan pasangan lubang hitam menunjukkan bahwa Hawking benar lagi. Hawking mengatakan sifat sistem yang diamati konsisten dengan prediksi tentang lubang hitam pada tahun 1970, luas lubang hitam terakhir lebih besar daripada jumlah luas lubang hitam awal." 

Pengamatan yang lebih baru telah memberikan konfirmasi lebih lanjut tentang "teorema luas" Hawking.   


Di luar teorinya yang terbukti kebenerannya, itu, tetapi masih ada beberapa teorinya yang juga belum terbukti seperti berikut ini :  


1. Paradoks informasi 

Sifat dasar material yang membuat lubang hitam tampak hilang selamanya. Pendapat Hawking sendiri tentang misteri itu, bahwa itu tidak benar-benar hilang namun disimpan dalam awan partikel nol-energi yang mengelilingi lubang hitam, yang ia juluki "rambut lembut." Tapi teorema lubang hitam berbulu Hawking hanyalah salah satu dari beberapa hipotesis yang telah dikemukakan, dan sampai saat ini tidak ada yang tahu jawaban yang sebenarnya.   


2. Lubang hitam purba 

Lubang hitam tercipta dari keruntuhan gravitasi materi yang sudah ada sebelumnya seperti bintang. Tetapi mungkin juga beberapa diciptakan secara spontan di alam semesta yang sangat awal, setelah Big Bang.   

Hawking adalah orang pertama yang mengeksplorasi teori di balik lubang hitam primordial tersebut secara mendalam. Ternyata mereka bisa memiliki massa apa pun, dari yang sangat ringan hingga yang sangat berat meskipun yang sangat kecil akan "menguap" menjadi tidak ada karena radiasi Hawking. 

Satu kemungkinan menarik yang dipertimbangkan oleh Hawking adalah bahwa lubang hitam purba mungkin merupakan materi gelap misterius yang diyakini para astronom menembus alam semesta. Namun, seperti yang dilaporkan LiveScience sebelumnya, bukti pengamatan saat ini menunjukkan bahwa ini tidak mungkin.   


3. Multiverse 

Salah satu topik yang Hawking utak-atik menjelang akhir hidupnya adalah teori multiverse, yakni gagasan bahwa alam semesta kita, dengan permulaannya di Big Bang, hanyalah salah satu dari jumlah tak terbatas gelembung alam semesta yang hidup berdampingan.   Dalam makalah terakhirnya pada tahun 2018, Hawking berusaha, untuk "mencoba menjinakkan multiverse." 

Dia mengusulkan kerangka matematis baru yang, meskipun tidak menghilangkan multisemesta sama sekali, menjadikannya terbatas. Tetapi seperti halnya spekulasi tentang alam semesta paralel, kita tidak tahu apakah idenya benar. Dan tampaknya tidak mungkin para ilmuwan dapat menguji idenya dalam waktu dekat.   


4.  Dugaan perlindungan kronologi 

Teori persamaan relativitas umum Einstein termasuk "kurva mirip waktu tertutup", yang secara efektif memungkinkan Anda melakukan perjalanan kembali ke masa lalu Anda sendiri. Hawking merasa merasa perjalanan mundur dalam waktu menimbulkan paradoks logis yang seharusnya tidak mungkin terjadi.   Hingga saat ini kita belum mengetahui apakah perjalanan waktu itu sebenarnya bisa terjadi atau tidak.   


5.  Ramalan kiamat 

Di tahun-tahun terakhir hidupnya, Hawking membuat serangkaian ramalan tentang masa depan umat manusia.   Ini mengacu dari saran bahwa Higgs boson yang sulit dipahami,  yang menyebutkan memicu gelembung vakum yang akan melahap alam semesta hingga invasi alien dan pengambilalihan kecerdasan buatan (AI).


Sumber :

https://teknologi.bisnis.com/read/20210727/84/1422267/4-teori-aneh-stephen-hawking-yang-terbukti-benar-dan-yang-masih-tanda-tanya?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter.

Thursday, July 16, 2020

Perubahan Medan Magnet Bumi Makin Cepat

Ahli Sebut Perubahan Medan Magnet Bumi Makin Cepat

CNN Indonesia | Senin, 13/07/2020 15:38 WIB

Medan magnet di Bumi dilaporkan berubah arah 10 kali lebih cepat dari yang diperkirakan. Perubahan medan magnet disebut akan membuat medan magnet terbalik dari Kutub Utara ke Selatan begitu juga sebaliknya.

Studi palaeomagnetik masa lalu telah menunjukkan bahwa medan magnet dapat mengubah arah hingga 1 derajat per tahun, tetapi studi terbaru menunjukkan bahwa pergerakan mencapai 10 derajat per tahun.

Studi ini didasarkan pada simulasi komputer terinci dari inti luar Bumi yang terbuat dari nikel dan besi sekitar 2.800 kilometer (1.740 mil) di bawah permukaan Bumi. Inti luar tersebut mengendalikan medan magnet di Bumi.

"Kami memiliki pengetahuan yang sangat tidak lengkap tentang medan magnet sebelum 400 tahun yang lalu. Karena perubahan cepat ini mewakili beberapa perilaku yang lebih ekstrim dari inti cair, mereka dapat memberikan informasi penting tentang perilaku interior bumi yang dalam," kata penulis studi dan ahli geofisika Chris Davies dari University of Leeds di Inggris.

Studi ini bahkan menunjukkan perubahan ini 100 kali cepat dibandingkan perubahan medan magnet yang baru-baru ini diamati oleh peneliti.

Medan magnet sendiri berfungsi untuk menahan atmosfer di tempat dan melindungi manusia dari radiasi kosmik berbahaya dan angin matahari. Akan tetapi secara berkala dalam periode jutaan tahun, medan magnet terbalik sehingga Kutub Utara dan Kutub Selatan bertukar tempat.

Terakhir kali perubahan medan magnet ini terjadi sekitar 780 ribu tahun yang lalu, dan proses sebelumnya diperkirakan memakan waktu ribuan tahun. Diperkirakan perubahan medan magnet ini akan berlangsung ribuan tahun.

Davies dan koleganya Catherine Constable dari University of California San Diego menggabungkan pemodelan komputer mereka dengan garis waktu dari medan magnet Bumi selama 100 ribu tahun terakhir, Mereka menemukan kecocokan yang erat antara studi lain dan prediksi mereka sendiri.

Perubahan medan magnet planet Bumi meninggalkan jejak dalam sedimen, aliran lava, dan bahkan benda-benda buatan manusia.

Dilansir dari Science Alert, penelitian menunjukkan perubahan yang lebih cepat  bertepatan dengan melemahnya medan magnet lokal.

Salah satu pergeseran medan magnet yang disorot adalah gerakan 2,5 derajat per tahun 39 ribu tahun yang lalu, tepat ketika medan magnet Bumi melemah di sekitar pantai barat Amerika Tengah.

"Memahami apakah simulasi komputer dari medan magnet secara akurat mencerminkan perilaku fisik medan geomagnetik yang disimpulkan dari catatan geologis bisa sangat menantang," kata Constable.

Dilansir dari Live Science,  tumpukan besi cair di inti luar planet yang berputar lebih dari 1.700 mil (2.800 kilometer) di bawah permukaan, memberi kekuatan pada medan magnet Bumi.

Magma konduktif yang bergolak menciptakan muatan listrik yang menentukan posisi kutub magnet dan membentuk garis medan magnet tak kasat mata dan menghubungkan kutub.

Interaksi antara inti Bumi dan medan magnet sangat kompleks.  Intensitas magnet dapat bervariasi dari waktu ke waktu dan di lokasi yang berbeda di inti dan di permukaan Bumi.

Sebelumnya,  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pelemahan medan magnet Bumi terkait dengan fenomena Grand Solar Minimum (GSM) atau Matahari Lockdown.

Kepala Sub Bidang Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Siswanto mengatakan GSM mempengaruhi polaritas magnet matahari terhadap bumi.

Siswanto menuturkan jumlah bintik matahari (sunspot) maksimum dan minimum bervariasi dalam siklus ke siklus, seperti halnya siklus 11 tahunan ini. Dia menjelaskan sunspot adalah daerah dengan medan magnet photospheric yang kuat yang memiliki dua polaritas, yakni utara dan selatan.

Adapun hitungannya, lanjut Siswanto bervariasi dengan perkiraan periode 11 tahun. Bahkan, dia berkata siklus medan magnetik matahari justru dua kali lebih lama periodenya, yakni siklus 22 tahunan.


Sumber :
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200710160511-199-523341/ahli-sebut-perubahan-medan-magnet-bumi-makin-cepat?

Tuesday, June 23, 2020

Misteri Planet Kesembilan


Misteri Planet Kesembilan yang Bikin Ilmuwan Kebingungan

Planet Kesembilan, Planet 9, Planet Nine, maupun Planet X adalah sebutan bagi planet yang konon berada jauh di luar Pluto atau bisa dibilang di ujung Tata Surya. Sampai saat ini, ilmuwan masih belum dapat memastikan apakah planet ini benar-benar eksis.

Ia diduga mempengaruhi berbagai obyek di sekitar Sabuk Kuiper, wilayah di Tata Surya berisi benda-benda angkasa purbakala. Lokasinya terbentang luas dari orbit Neptunus sampai ke titik yang jauhnya bisa mencapai 50 AU (astronomical units), atau 50 kali jarak Bumi-Matahari.

Diperkirakan, ia memiliki 10 kali massa Bumi, serta lokasinya 20 kali lebih jauh dibanding jarak antara Matahari dengan Neptunus, yang notabene merupakan planet terluar dalam sistem Tata Surya. Kemungkinan, suhu di planet tersebut sangat dingin.

Terdapat belasan objek batuan bernama Kuiper Belt Objects (KBO) di Kuiper Belt. Nah sebagian orbitnya tidak wajar sehingga ada teori bahwa obyek tersebut dipengaruhi oleh sebuah planet yang dijuluki Planet 9 tersebut.

Intinya, tanda mengenai kemunculan Planet Nine melibatkan objek dari Sabuk Kuiper yang memiliki arah orbit berkebalikan dengan seluruh benda antariksa yang ada di dalam tata surya. Pengaruh orbital dari Planet Nine dapat menjelaskan mengapa objek tersebut dapat bertindak aneh di Sabuk Kuiper.

Namun bertahun-tahun sudah berlalu dan astronom belum mendapatkan satupun bukti gambar planet kesembilan tersebut. Memang diperkirakan seandainya pun planet ini ada, ukurannya kecil dan sangat jauh sehingga sukar terdeteksi.

Penelitian terbaru dari periset di University of Pennsylvania menyebutkan Planet Nine kemungkinan tidak eksis. Survei seksama mereka memanfaatkan ovservatorium di Chile sama sekali tidak menemukan buktinya.

Penelitian lain menyebut memang ada ratusan planet minor di sekitar Neptunus, tapi terlalu kecil untuk disebut planet. Namun demikian, bukan berarti planet Nine benar-benar cuma hipotesis sampai terbukti sebaliknya.

"Satu-satunya cara untuk membuktikan kalau planet itu tidak ada adalah mencari setiap sudut di langit dan tidak bisa menemukannya," kata ilmuwan dari University of Regina, Samantha Lawler.

Teori lain pernah menyebut bahwa planet kesembilan itu tidak eksis melainkan sebenarnya lubang hitam kuno. Lubang hitam kuno adalah lubang hitam kecil yang menurut teori ilmuwan terbentuk dalam masa Big Bang atau awal alam semesta.


Sumber :
https://inet.detik.com/science/d-5062575/misteri-planet-kesembilan-yang-bikin-ilmuwan-kebingungan?single=1

Tuesday, May 26, 2020

Lempeng di Bawah Samudera Hindia Disebut Terpecah, Ini Kata BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa semua lempeng tektonik terus bergerak, tetapi berjalan dalam tempo yang sangat lambat.

"Jadi pergerakannya itu sangat kecil dan lambat sekali. Tetapi (lempeng tektonik) itu terus bergerak," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2020.

Ia menyampaikan hal itu untuk menanggapi perkiraan ilmuwan, seperti dikutip dari Live Science, bahwa lempeng tektonik di Samudera Hindia akan terpecah menjadi dua.

Sebelumnya, pekan lalu Live Science melaporkan bahwa lempeng tektonik raksasa di bawah Samudra Hindia sedang mengalami perpecahan. Dalam waktu singkat (secara geologis) lempeng ini akan terbelah dua, menurut sebuah studi yang dipublikasikan secara online pada 11 Maret di jurnal Geophysical Research Letters.

Bagi manusia, perpecahan itu akan selamanya. Lempeng itu, yang dikenal sebagai lempeng tektonik India-Australia-Capricorn, terbelah dengan kecepatan siput - sekitar 0,06 inci (1,7 milimeter) setahun. Dengan kata lain, dalam 1 juta tahun, dua keping lempeng akan berjarak sekitar 1 mil (1,7 kilometer) dari yang sekarang.

"Ini bukan struktur yang bergerak cepat, tetapi masih signifikan dibandingkan dengan batas-batas planet lain," kata rekan peneliti studi Aurélie Coudurier-Curveur, seorang peneliti senior geosains laut di Institut Fisika Bumi Paris.

Pelat itu terbelah sangat lambat dan begitu jauh di bawah air, hingga para peneliti hampir melewatkan apa yang mereka sebut "batas lempeng yang baru lahir." Tetapi dua petunjuk besar, yaitu dua gempa kuat yang berasal dari tempat yang aneh di Samudera Hindia menunjukkan bahwa kekuatan yang mengubah Bumi sedang terjadi.

Pada 11 April 2012, gempa berkekuatan 8,6 dan 8,2 melanda di bawah Samudera Hindia, dekat Indonesia. Gempa bumi itu tidak terjadi di sepanjang zona subduksi, di mana satu lempeng tektonik meluncur di bawah yang lain. Sebaliknya, gempa-gempa ini berasal dari tempat yang aneh untuk terjadinya gempa bumi, yaitu di tengah lempeng.

Rahmat mengatakan bahwa semua lempeng tektonik pada dasarnya terus mengalami pergerakan. Namun, pergerakan itu terjadi dalam waktu yang sangat lambat dan sangat kecil berdasarkan ukuran.

Pergerakan itu terjadi karena lempeng tektonik tersebut, katanya, berdiri di atas sebuah cairan magma yang menyebabkannya terus bergerak. "Semua lempeng tektonik itu berdiri di atas sebuah cairan likuid. Kemudian bergerak, tapi bergeraknya itu sangat pelan," katanya.

Hamparan benua yang terbentuk saat ini, kata dia, merupakan hasil dari pergerakan yang terjadi sejak jutaan tahun yang lalu.

Pergerakan itu sering kali menyebabkan gempa bumi sehingga beberapa lempeng saling bergerak dan saling bertemu. Namun, ia mengatakan pergerakan tiap-tiap lempeng tersebut berbeda-beda. "Kalau di selatan Indonesia, Hindia-Australia itu sekitar 7-10 sentimeter per tahun. Ada yang bilang sekitar 6 sentimeter. Tetapi itu relatif," katanya.

Jika yang dimaksud perpecahan dalam prediksi para ilmuwan itu berada di batas pertemuan lempeng besar yang terakumulasi dalam waktu puluhan tahun sehingga melepaskan energi dan menyebabkan gempa besar, menurutnya, hal itu bisa saja terjadi.

Namun, tambahnya, jika perpecahan itu terjadi secara tiba-tiba dan dalam jarak yang cukup besar, hal tersebut tidak mungkin terjadi. "Kalau tiba-tiba pecah dengan jarak yang besar, enggak mungkin. Bisa kiamat nanti negeri ini. Tidak hanya negeri ini, tetapi juga bumi ini," demikian Rahmat Triyono.


Sumber :
https://tekno.tempo.co/read/1346500/lempeng-di-bawah-samudera-hindia-disebut-terpecah-ini-kata-bmkg/full&view=ok

Misteri Medan Magnet Bumi Melemah, Kutub Utara-Selatan Berbalik?

Para ilmuwan di European Space Agency (ESA) mengamati medan magnet bumi secara bertahap melemah antara Afrika dan Amerika Selatan, yang menyebabkan gangguan teknis pada beberapa satelit yang mengorbit planet ini. Namun, mereka menambahkan bahwa intensitas penurunan saat ini berada dalam tingkat fluktuasi normal.

Kutub Magnetik Utara Bumi juga telah bergeser dalam beberapa tahun terakhir dari Kanada menuju Siberia di Rusia. Kutub akan terus bergerak menuju Rusia tetapi pada waktunya akan mulai melambat, kata para ilmuwan. Dengan kecepatan tertinggi, pergeseran ini telah menghasilkan sejauh 50-60 km setahun.

Sementara dalam 200 tahun terakhir medan elektromagnetik di sekitar Bumi telah kehilangan sekitar sembilan persen kekuatannya. Antara 1970 dan 2020, medan magnet Bumi telah sangat melemah di wilayah yang membentang dari Afrika ke Amerika Selatan, yang dikenal sebagai 'Anomali Atlantik Selatan'. Daerah ini telah tumbuh dan bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 20 km per tahun.

"Anomali Atlantik Selatan telah muncul selama dekade terakhir dan dalam beberapa tahun terakhir berkembang dengan penuh semangat," ujar Jürgen Matzka, dari Pusat Penelitian Jerman untuk Geosains, dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip Times Now News, 25 Mei 2020

Medan magnet bumi, atau medan geomagnetik, adalah medan magnet yang memanjang dari bagian dalam Bumi ke luar angkasa yang memberikan gaya pada partikel bermuatan yang berasal dari Matahari. Ia terbentang berbentuk seperti komet dengan ekor magnet yang membentang jutaan mil di belakang Bumi, berlawanan dengan Matahari.

Medan magnet Bumi terkait dengan inti luar logam dan cair dari planet ini, sekitar 3.000 km di bawah kaki kita. Ini menciptakan arus listrik yang menghasilkan dan mengubah medan elektromagnetik kita. Inti luar planet ini seperti dinamo raksasa. Rotasi Bumi menciptakan gerakan di dalam inti luar cair yang memunculkan medan geomagnetik.

Kompas berfungsi karena medan magnet Bumi. Cahaya Utara di Daerah Kutub juga disebabkan oleh medan magnet Bumi - partikel energi yang dipancarkan oleh Matahari disalurkan oleh medan magnet Bumi ke arah kutub, tempat mereka berinteraksi dengan atmosfer untuk menciptakan aurora borealis.

Medan magnet Bumi melindungi kehidupan Bumi dari radiasi kosmik berbahaya dan partikel bermuatan yang dipancarkan dari Matahari. Burung, kura-kura, dan makhluk lain juga menggunakan medan magnet Bumi untuk bernavigasi. Akibatnya, sistem navigasi dan fungsi pemetaan di telepon pintar dapat terpengaruh.

Antara Afrika dan Amerika Selatan, melemahnya medan magnet Bumi menyebabkan masalah bagi satelit dan pesawat ruang angkasa.

Sistem telekomunikasi dan satelit juga bergantung pada bidang geomagnetik. Karena itu, komputer, ponsel, dan perangkat lain juga dapat menghadapi kesulitan. Selatan di kompas dapat mengarah ke Kanada dan Utara ke Antartika.

Misi Konstelasi Swarm Badan Antariksa Eropa, yang mengidentifikasi dan mengukur sinyal magnetik berbeda yang membentuk medan magnet Bumi, sedang mempelajari perkembangan Anomali Atlantik Selatan. Tantangan yang ada di depan adalah mempelajari alasan di balik perubahan itu.

Sebuah tim dari Universitas Leeds mengatakan bahwa penyimpangan Kutub Utara dijelaskan oleh persaingan dua "gumpalan" magnetik di tepi inti luar Bumi. Perubahan aliran bahan cair di interior bumi telah mengubah kekuatan fluks magnet negatif.

"Perubahan dalam pola aliran ini telah melemahkan tambalan di bawah Kanada dan sedikit saja meningkatkan kekuatan tambalan di bawah Siberia ... Inilah sebabnya mengapa Kutub Utara meninggalkan posisi bersejarahnya di atas Kutub Utara Kanada dan melintasi Garis Tanggal Internasional. Rusia Utara memenangkan 'tarik ulur perang'," kata Dr Phil Livermore kepada BBC News.

Alasan lain yang mungkin, sesuai dengan ESA, bisa jadi karena medan magnet Bumi membalik, yaitu Kutub Utara dan Selatan mungkin berubah. Pembalikan geomagnetik semacam itu terjadi kira-kira setiap 250.000 tahun dan mengingat yang terakhir terjadi 780.000 tahun yang lalu, itu sudah lama ditunggu.

Namun, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Proceeding of National Academy of Sciences pada 2018 menemukan bahwa meskipun medan melemah, "medan magnet bumi mungkin tidak terbalik".

Mengingat bahwa pembalikan medan magnet membutuhkan waktu puluhan ribu tahun, penyebab pasti untuk melemahnya medan geomagnetik untuk saat ini adalah  misteri Bumi yang belum dipastikan.


Sumber :
https://tekno.tempo.co/read/1346318/misteri-medan-magnet-bumi-melemah-kutub-utara-selatan-berbalik/full&view=ok

Sunday, May 24, 2020

Medan Magnet Bumi Melemah Misterius

Minggu, 24 Mei 2020 05:40 WIB


Medan magnet di Bumi melemah secara misterius, tepatnya di area yang terbentang antara Amerika Selatan dan Afrika. Ilmuwan menjulukinya sebagai South Atlantic Anomaly.

Fenomena ini menimbulkan masalah, misalnya gangguan pada satelit serta pesawat antariksa. Ilmuwan ESA (European Space Agency) masih menyelidiki misteri itu sekaligus mengingatkan vitalnya medan magnet.

"Medan magnet adalah kekuatan dinamis dan kompleks yang melindungi kita dari radiasi dan partikel-partikel dari Matahari," sebut ESA yang dikutip detikINET dari 7 News.

Dalam dua abad ke belakang, medan magnet Bumi telah kehilangan 9% dari kekuatannya. Untuk lebih memahami kejadian ini, ilmuwan ESA memanfaatkan bantuan pengamatan dengan satelit.

"South Atlantic Anomaly telah muncul selama lebih dari satu dekade dan pada tahun-tahun belakangan berkembang dengan cepat," ujar Jurgeb Matzka, ilmuwan di German Research Centre for Geosciences.

"Kita sangat beruntung punya satelit untuk menginvestigasi perkembangan South Atlantic Anomaly. Tantangannya sekarang adalah untuk memahami proses di inti Bumi yang memicu perubahan itu," imbuhnya.

Menurut ESA, salah satu teori yang mungkin menjelaskan fenomena tersebut adalah medan magnet Bumi akan terbalik di mana Kutub Utara dan Kutub Selatannya bertukar tempat.

Kejadian semacam itu muncul terakhir kali pada 780 ribu tahun silam. Biasanya, peristiwa tersebut berlangsung setiap 250 ribu tahun sekali. Meski demikian, teori itu tidak sepenuhnya diterima para ilmuwan.

Pastinya, melemahnya medan magnet Buni dapat mengganggu sistem satelit dan telekomunikasi. ESA menyatakan South Atlantic Anomaly sudah menimbulkan gangguan di satelit yang mengorbit di Bumi.

Lembaga antariksa itu juga memperingatkan bahwa pesawat antariksa yang terbang di sekitar wilayah bersangkutan punya potensi kena masalah teknis.

Saat ini, ESA terus mengamati anomali tersebut. "Misteri asal muasal South Atlantic Anomaly belum terpecahkan," sebut ESA.

"Tapi satu hal yang pasti, observasi medan magnet memberikan pandangan baru yang menarik untuk memahami proses yang terjadi di interior Bumi," pungkas mereka.


Sumber:
https://inet.detik.com/science/d-5026667/medan-magnet-bumi-melemah-misterius?single=1

Monday, May 18, 2020

Matahari Juga Ikut Lockdown, Bisa Berbahaya Bagi Bumi

Senin, 18 Mei 2020 11:11 WIB


Tidak hanya Bumi, Matahari juga ikut memasuki periode lockdown. Tapi yang terjadi di sana tidak ada hubungannya dengan pandemi virus Corona.

Dikutip detikINET dari New York Post, Senin (18/5/2020) Matahari saat ini sedang berada di periode 'solar minimum' yang berarti aktivitas di permukaannya menurun secara signifikan.

Ilmuwan mengatakan kita akan memasuki periode 'resesi' sinar Matahari paling panjang yang pernah ada karena sunspot atau titik hitam di matahari telah menghilang dari pandangan.

"Solar Minimum sedang terjadi dan ini yang paling dalam," kata astronom Tony Phillips.

"Jumlah titik matahari mengindikasikan ini peristiwa paling dalam sejak satu abad terakhir. Medan magnet Matahari telah melemah, memungkinkan pancaran kosmik ekstra masuk ke tata surya," sambungnya.

Phillips menambahkan bertambahnya pancaran kosmik di tata surya bisa membahayakan astronot dan kehidupan di Bumi. Misalnya dengan mempengaruhi hubungan kimia-elektro di atmosfer atas Bumi dan memicu petir.

Ilmuwan NASA mengkhawatirkan peristiwa ini bisa menjadi pengulangan dari Dalton Minimum, yang terjadi antara 1790 dan 1830. Peristiwa tersebut berujung pada musim dingin yang brutal, gagal panen, kelaparan dan erupsi gunung berapi yang sangat kuat.

Temperatur bahkan menurun hingga 2 derajat Celsius selama 20 tahun, mengakibatkan gangguan pada produksi pangan dunia. Erupsi Gunung Tambora di Indonesia juga terjadi pada 10 April 1815, yang menewaskan 71 ribu orang.

Peristiwa tersebut juga berujung pada 'Tahun Tanpa Musim Panas' pada 1816, di mana bulan Juli yang harusnya mengalami musim panas justru turun salju.

Sejauh ini di tahun 2020, Matahari telah 'kosong' tanpa titik matahari 76% di waktu tersebut. Angka ini sedikit menurun dibanding tahun lalu, di mana kekosongannya sebesar 77%.


Sumber :
https://inet.detik.com/science/d-5019024/matahari-juga-ikut-lockdown-bisa-berbahaya-bagi-bumi?tag_from=news_beritaTerkait

Sunday, February 1, 2015

Big Bang dan Inflasi Alam Semesta

Debu Mematahkan Temuan Terbesar tentang "Big Bang" dan Inflasi Alam Semesta

Maret 2014 lalu, para ilmuwan yang tergabung dalam misi BICEP mengklaim telah menemukan gelombang gravitasi mikro yang bergerak melewati ruang dan waktu dari masa sepertriliun triliun triliun setelah Big Bang.

Gelombang gravitasi mikro tersebut merupakan jejak dari inflasi kosmos, sebuah peristiwa di mana alam semesta mengembang dengan cepat segera setelah 13,7 miliar tahun lalu.

Temuan yang merupakan hasil pengamatan area langit miskin debu kosmos bernama "lubang langit" dengan teleskop canggih di Kutub Selatan itu disebut merupakan salah satu hasil riset fisika terbesar abad ini.

Saking pentingnya, temuan itu disebut berpotensi mengantarkan ilmuwannya meraih Nobel Fisika, sama halnya dengan penemuan Higgs boson alias "partikel Tuhan" pada tahun 2012 lalu.

Menemukan gelombang gravitasi mikro berarti ilmuwan mengonfirmasi kebenaran teori inflasi kosmos yang dikemukakan oleh fisikawan Alan Guth dan Andre Linde pada tahun 1980, sekaligus mengungkap rahasia mengapa semesta menjadi begitu besar.

Kini, kajian ulang yang dilakukan oleh tim BICEP dan Plack Consortium mematahkan temuan besar itu. Gelombang gravitasi mikro yang diklaim telah ditemukan ternyata merupakan hasil noise oleh debu galaksi.

"Analisis ini menunjukkan bahwa jumlah gelombang gravitasi mungkin tak lebih dari setelah dari sinyal yang terobservasi," kata Clenn Pyrke dari University of Minnesota, anggota tim Bicep seperti dikutip New York Times, Jumat (30/1/2015)

"Kami tak bisa memastikan apakah masih ada sinyal gelombang gravitasi yang tersisa," kata Pyrke. "Pastinya, kami tak senang, tapi kami ilmuwan dan tugasnya ialah mengungkap kebenaran. Dalam proses ilmiah, kebenaran akan terkuak," imbuhnya.

Debu yang Mematahkan

Untuk membuat temuan besar tahun lalu, tim BICEP menggunakan detektor super sensitif pada teleskop di Antartika. Detektor itu akan mencari cahaya yang datang dari masa awal alam semesta, disebut radiasi gelombang mikro kosmik.

Pada dasarnya, yang dicari adalah pola putaran dalam polarisasi cahaya. Pola inilah yang menjadi dasar prediksi inflasi kosmos, gagasan bahwa semesta segera mengembang setelah Big Bang.

Pola putaran, disebut sebagai mode B, sekaligus juga merupakan jejak dari gelombang gravitasi yang terdapat seiring terjadinya peristiwa besar pembentuk alam semesta hampir 14 miliar tahun lalu.

Mendeteksi mode B bukan hal yang mudah. Dalam proses deteksi, sangat mungkin ilmuwan menemukan mode B "palsu". Itu bisa terjadi ketika gelombang mikro kosmik melewati obyek masif seperti galaksi raksasa. Efek itu harus dikurangi dalam analisis.

Hal lain yang mungkin memicu penemuan mode B "palsu" adalah debu galaksi Bimasakti. Debu tersebut bisa menghasilkan polarisasi cahaya dan pola serupa dengan mode B. Dalam analisis, efek itu harus dihilangkan.

Dalam risetnya tahun lalu, tim BICEP telah menggunakan data selengkap mungkin guna mencegah hasil palsu. Sayang, tim BICEP tak punya akses data pengamatan teleskop Planck milik Badan Antariksa Eropa (ESA).

Planck memetakan gelombang mikro di alam semesta pada sembilan frekuensi sementara tim BICEP hanya pada satu frekuensi. Alhasil, kemungkinan tim BICEP menemukan mode B palsu masih besar.

Tim BICEP dan Planck bekerjasama sejak Juni lalu untuk mengkaji ulang temuan sebelumnya. Lewat kajian ulang itu, tim menemukan bahwa sinyal yang dideteksi tim BICEP tak bisa dipisahkan dengan noise yang mungkin muncul karena debu dan galaksi.

"Hasil kerjasama menunjukkan, deteksi mode B primordial tak lagi kuat begitu emisi dari debu galaksi dihilangkan. Jadi, kita belum bisa memastikan bahwa sinyal memang jejak inflasi kosmmos," kata Jean Loup Puget, pimpinan investigasi instrumen Planck HFI, dikutip BBC, Jumat.

Bukan Akhir

Meski temuan jejak inflasi kosmos ini dipatahkan, misi untuk meneruskan lagi pencariannya masih akan terus dilanjutkan. Sejumlah eksperimen akan digelar untuk mencari mode B dengan teknologi detektor dan teleskop yang lebih canggih.

Michael Turner, kosmolog dari University of Chicago, mengungkapkan, "Kosmos yang mengembang adalah gagasan yang paling penting dalam kosmoslogi setelah Big Bang." Mengungkapnya adalah tantangan bagi para ilmuwan.

http://sains.kompas.com

Wednesday, January 21, 2015

Misteri Di Balik Air Zam Zam yang Tidak Pernah Habis


Misteri air zam zam yang tidak pernah habis akan menjadi topik yang akan dibahas untuk pecinta kumpulan misteri. Air zam zam adalah sumber mata air yang paling aneh dan unik di dunia. Pasalnya sejak dulu air tersebut tidak pernah habis. Walaupun memasuki musim haji di mana jutaan orang mengambil air tersebut, sumber air tersebut tidak pernah kering sekalipun. Selain itu, air zam zam juga memiliki banyak keajaiban. Tentu kita merasa penasaran dengan hal tersebut.

Berapa banyak air yang dikuras setiap kali musim haji? Jamaah haji yang datang dari seluruh belahan dunia setiap musim haji umumnya berjumlah sekitar 2 juta jamaah. Semua jamaah mendapatkan 5 liter air zam zam saat pulang ke tempat asalnya. Jika 2 juta orang pulang dengan masing-masing 5 liter air zam zam ke negaranya, setidaknya sudah 10 juta liter air yang diambil. Ini belum termasuk kebutuhan konsumsi para jamaah haji yang berada di sana selama 25 hari di mana tiap orang menghabiskan setidaknya 1 liter air sehari. Jadi totalnya sudah mencapai 50 juta liter.

Mengapa Air Zam Zam Selalu Melimpah?
Seorang doktor asal Mesir pada tahun 1971 mengatakan pada Pers Eropa bahwa air zam zam tidak sehat untuk dikonsumsi. Dasar asumsinya adalah karena kota Mekah berada di bawah garis laut. Menurut dokter Mesir tersebut, air zam zam berasal dari air sisa atau limbah warga kota Mekah yang meresap dan mengendap yang kemudian terbawa bersama dengan air hujan setelah itu keluar di sumur zam zam.

Akhirnya, berita itu sampai ke Raja Faisal. Raja pun mengutus Menteri Pertanian dan Sumber Air agar menyelidiki masalah tersebut. Raja pun kemudian mengirim contoh air zam zam ke berbagai laboratorium di Eropa untuk diuji. Insinyur kimia bernama Tariq Hussain yang bertugas di Jedah mendapatkan mandat untuk menyelidikinya. Saat memulai tugas, Tariq belum memiliki gambaran bagaimana sumber air zam zam dapat menyimpan air yang sangat banyak seolah tidak ada batasnya. Ia ingin memecahkan misteri air zam zam yang tidak pernah habis.

Tariq sangat terkejut saat melihat bahwa ukuran sumur tersebut hanya sekitar 5 x 4 meter. Tentu sulit dibayangkan sumur yang kecil ini dapat mengeluarkan jutaan liter air setiap musim haji. Hal tersebut juga sudah berlangsung selama ribuan tahun silam sejak zaman Nabi Ibrahim AS. Berdasarkan hasil penelitian, mata air zam zam dapat memancarkan air 11 - 18 liter per detik. Jadi setiap menit dapat dihasilkan 660 liter air. Fakta ini tentu sangat mencengangkan.

Berapa Kedalaman Sumur Zam Zam?
Tariq mulai mengukur berapa kedalaman air sumur zam.zam. Beliau meminta asistennya untuk masuk ke dalam. Air sumur itu ternyata hanya mecapai bahu asistennya yang tingginya 5 ft 8 inch. Kemudian ia meminta asistennya untuk memeriksa jika mungkin ada saluran pipa atau cerukan di bawahnya. Namun setelah memeriksa semua tempat ternyata tak ada apapun.

Beliaupun berpikir apakah mungkin air sumur ini disuplai dari luar lewat saluran pompa yang berkekuatan besar. Jika kejadiannya seperti itu, ia dapat melihat naik turunnya permukaan air secara signifikan. Namun dugaan Tariq ini tidak terbukti karena tidak ditemukan adanya gerakan air mencurigakan dan tidak ada alat yang dapat menyuplai air dalam jumlah yang besar.

Kemudian, Tariq meminta asistennya masuk kembali ke dalam sumur kemudian memintanya berdiri dan diam sambil mengamati sekitarnya. Tidak lama setelah itu, asistennya mengatakan bahwa di bawah telapak kakinya pasir halus seolah menari-nari dan air tersebut keluar dari dasar sumur.

Kemudian asistennya diminta untuk mengelilingi sumur saat pemompaan air yang akan dialirkan ke tempat distribusi air. Asisten tersebut merasakan bahwa jumlah air yang keluar dari dasar sumur itu sama besar seperti sebelum dipompa. Aliran air yang muncul jumlahnya sama di tiap titik sehingga permukaan sumur tersebut relatif stabil dan tidak menimbulkan guncangan besar.

Kandungan Air Zam Zam
Setelah air zam zam diteliti di Saudi Arabia dan Eropa, menunjukkan bahwa air zam zam mengandung fluorida yang efektif untuk membunuh kuman seperti sudah mengandung obat. Perbedaan antara air zam zam daripada air sumur biasa di kota Arab dan Mekah adalah dalam hal jumlah garam magnesium dan kalsium. Air zam zam mengandung kedua mineral tersebut sedikit lebih banyak. Ini mungkin sebabnya zam zam memberikan efek yang menyegarkan untuk jamaah yang letih.

Selain itu, komposisi kandungan garam dan rasanya selalu sama sejak sumur ini terbentuk. Rasa tersebut selalu terjaga dan diakui oleh seluruh jamaah haji dan umroh yang selalu ke sana setiap tahun. Berdasarkan penelitian ilmiah di laboratorium Eropa, air zam zam memang lain. Zat yang terkandung di air tidak sama dengan sumur lainnya di sekitar Mekah. Hal mencengangkan lainnya adalah tidak ada lumut sedikitpun di sumur ini sehingga air zam zam selalu bebas dari kuman.

Pada saat sumur-sumur di Mekah kering, sumber air zam zam tetap berair. Selain itu zam zam juga diadikan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit. Demikian sedikit pencerahaan untuk menguak misteri air zam zam yang tidak pernah habis.


Sumber :
http://log.viva.co.id