Tuesday, November 5, 2013

MISTERI TERBELAHNYA BULAN



Allah berfirman: "Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah
terbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)"

Apakah  kalian  akan  membenarkan  kisah  yang dari ayat Al-Qur'an ini
menyebabkan masuk Islamnya pimpinan Hizb Islami Inggris ??Di bawah ini
adalah kisahnya:

Dalam  temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr.
Zaghlul  Al-Najar,  salah  seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan
kepadanya,  apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan
mukjizat secara ilmiah ?


----------------------------------------------------------------------------
----
Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut:
Tentang  ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa
waktu  lalu,  saya  mempresentasikan  di  Univ. Cardif, Inggris bagian
barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan
ada  juga  yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah
seputar  mukjizat  ilmiah  dari  Al-Qur'an.  Salah seorang pemuda yang
beragama  muslim pun berdiri dan bertanya, "Wahai Tuan, apakah menurut
anda  ayat  yang berbunyi [Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah
terbelah]  mengandung  mukjizat secara ilmiah ? Maka saya menjawabnya:
Tidak,  sebab  kehebatan  ilmiah  diterangkan  oleh  ilmu pengetahuan,
sedangkan  mukjizat  tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia
tidak  bisa  menjagkaunya.  Dan  tentang  terbelahnya  bulan, maka itu
adalah  mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu
'alaihi  wassalam  sebagai  pembenaran atas kenabian dan kerasulannya,
sebagaimana  nabi-nabi  sebelumnya.  Dan mukjizat yang kelihatan, maka
itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai
hal  itu  tidak  termaktub  di  dalam  kitab  Allah  dan hadits-hadits
Rasulullah,  maka  tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan
mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam
Al-Qur'an  dan  sunnah-sunnah  Rasulullah shallallahu alaihi wassalam.
Dan  memang  Allah  ta'alaa  benar-benar  Maha  berkuasa  atas  segala
sesuatu.

Maka  Prof.  Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah
membelah  bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah
ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, "Wahai Muhammad, kalau engkau
benar  Nabi  dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang
bisa    membuktikan    kenabian    dan   kerasulanmu   (mengejek   dan
mengolok-olok)?"  Rasulullah  bertanya,  "Apa  yang  kalian inginkan ?
Mereka menjawab: Coba belah bulan, .."

Maka Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar
menolongnya.   Maka   Allah   memberitahu  Muhammad  agar  mengarahkan
telunjuknya  ke  bulan. Maka Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke
bulan,   dan  terbelahlah  bulat  itu  dengan  sebenar-benarnya.  Maka
serta-merta   orang-orang   musyrik  pun  berujar,  "Muhammad,  engkau
benar-benar  telah  menyihir  kami!"  Akan tetapi para ahli mengatakan
bahwa  sihir,  memang  benar  bisa  saja  "menyihir"  orang  yang  ada
disampingnya  akan  tetapi  tidak  bisa  menyihir orang yang tidak ada
ditempat  itu.  Maka  mereka  pun  pada menunggu orang-orang yang akan
pulang  dari  perjalanan. Maka orang-orang Quraisy pun bergegas menuju
keluar   batas  kota  Mekkah  menanti  orang  yang  baru  pulang  dari
perjalanan.  Dan  ketika  datang  rombongan  yang  pertama  kali  dari
perjalanan  menuju  Mekkah,  maka  orang-orang  musyrik  pun bertanya,
"Apakah   kalian   melihat  sesuatu  yang  aneh  dengan  bulan?"Mereka
menjawab,  "Ya,  benar.  Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan
terbelah  menjadi  dua  dansaling  menjauh  masing-masingnya  kemudian
bersatu kembali...!!!"

Maka  sebagian  mereka  pun  beriman,  dan sebagian lainnya lagi tetap
kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya:

Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika
melihat  tanda-tanda  kebesaran  Kami, merekapun ingkar lagi berpaling
seraya  berkata,  "Ini  adalah  sihir  yang terus-menerus", dan mereka
mendustakannya,  bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan
benar-benar telah tetap ....sampai akhir surat Al-Qamar.

Ini  adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan
setelah   selesainya   Prof.  Dr.  Zaghlul  menyampaikan  hadits  nabi
tersebut, berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri
seraya  berkata,  "Aku  Daud  Musa  Pitkhok,  ketua  Al-Hizb Al-Islamy
Inggris. Wahai tuan, bolehkah aku menambahkan??"

Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: Dipersilahkan dengan senang hati."

Daud  Musa  Pitkhok berkata, "Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum
menjadi  muslim),  maka  salah  seorang  mahasiswa  muslim menunjukiku
sebuah  terjemah  makna-makna  Al-Qur'an  yang  mulia.  Maka,  aku pun
berterima  kasih  kepadanya  dan  aku  membawa  terjemah itu pulang ke
rumah.  Dan ketika aku membuka-buka terjemahan Al-Qur'an itu di rumah,
maka  surat  yang  pertama  aku  buka  ternyata  Al-Qamar. Dan aku pun
membacanya:

Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah...

Maka  aku pun bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin
bulan  bisa  terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan
macam  apa  yang  bisa melakukan hal itu??? Maka, aku pun menghentikan
dari  membaca  ayat-ayat  selanjutnya  dan aku menyibukkan diri dengan
urusan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi Allah Yang Maha Tahu tentang
tingkat  keikhlasam  hamba-Nya dalam pencarian kebenaran. Maka aku pun
suatu  hari  duduk  di  depan  televisi  Inggris.  Saat itu ada sebuah
diskusi  diantara  presenter  seorang  Inggris dan 3 orang pakar ruang
angkasa  AS.  Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang
dana  yang begitu besardalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa,
padahal  saat  yang  sama  dunia  sedang  mengalami masalah kelaparan,
kemiskinan,  sakit  dan  perselisihan.  Presenter pun berkata, " Andai
dana  itu  digunakan  untuk  memakmurkan  bumi,  tentulah lebih banyak
berguna". Ketiga pakar itu pun membela diri dengan proyek antariksanya
dan  berkata,  "Proyek  antariksa  ini akan membawa dampak yang sangat
positif  pada  banyak  segmen kehidupan manusia, baik segi kedokteran,
industri,  dan  pertanian.  Jadi  pendanaan tersebut bukanlah hal yang
sia-sia,  akan  tetapi  hal  itu  dalam  rangka pengembangan kehidupan
manusia.

Dan   diantara  diskusi  tersebut  adalah  tentang  turunnya  astronot
menjejakkan  kakiknya  di  bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan
tersebut  telah  menghabiskan  dana tidak kurang dari 100 juta dollar.
Mendengar  hal itu, presenter terperangah kaget dan berkata, "Kebodohan
macam  apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa
mendarat di bulan?" Mereka pun menjawab, "Tidak, ..!!! Tujuannya tidak
semata  menancapkan  ilmu  pengetahuan  AS  di bulan, akan tetapi kami
mempelajari  kandungan  yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami
pun  telah  mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan
dana  lebih  dari  100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami
tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun. Maka presenter itu pun
bertanya, "Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal
taruhannya.   Mereka   menjawab,   "Ternyata  bulan  pernah  mengalami
pembelahan  di  suatu  hari  dahulu kala, kemudian menyatu kembali.!!!
Presenter  pun  bertanya,  "Bagaimana  kalian bisa yakin akanhal itu?"
Mereka  menjawab, "Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang
terpisah  terpotong  di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan.
Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka
mengatakan,  "Hal  ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang
bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali".

Mendengar  paparan  itu,  ketua  Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan,
"Maka  aku  pun  turun  dari  kursi dan berkata, "Mukjizat (kehebatan)
benar-benar   telah  terjadi  pada  diri  Muhammad  sallallahu  alaihi
wassallam   1400-an   tahun   yang   lalu.   Allah  benar-benar  telah
mengolok-olok  AS  untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta
dollar  lebih,  hanya  untuk  menetapkan  akan kebenaran muslimin !!!!
Maka,  agama  Islam ini tidak mungkin salah ... Maka aku pun berguman,
"Maka,  aku  pun  membuka kembali Mushhaf Al-Qur'an dan aku baca surat
Al-Qamar, dan ... saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.

Diterjemahkan oleh: Abu Muhammad ibn Shadiq

( Sabtu, 22 Sya'ban1424H/18102003M )

Kiamat

KIAMAT semakin HAMPIR
 
Isi Berita:
1. Cuplikan dari Buku "Huru-Hara Akhir Zaman",
2. Berita dari Republika edisi Jum'at, 7 Nov.2003
   "Preview Atraksi Leonid" dan
   "Malam November Yang Spesial".
3. Berita tentang gerhana-gerhana di tahun 2003 (NASA)
 
 
1) Dari buku "Huru-Hara Akhir Zaman" karangan
Amin Muhammad Jamaluddin (dosen Pascasarjana
Fakultas Dakwah dan Tsaqafah Islamiyah, Universitas
Al Azhar, Kairo)(Penerbit Aqwam, Juli 2003):
 
Halaman 97:
 
Keanehan-keanehan yang terjadi pada Ramadhan dan petaka-petaka dahsyat pada bulan Syawwal, Dzulqaidah dan Dzulhijjah. Al-Mahdi akan mumcul di bulan Muharram. Pada Ramadhan sebelum kemunculannya, terlihat beberapa tanda-tanda nyata dan peristiwa-peristiwa yang aneh di langit. Mula-mula terjadi guncangan, kemudian muncul gelegar suara yang keras dan dahsyat, setiap orang bisa mendengarnya, kemudian muncul bintang berekor yang menerangi langit, kemudian matahari dan bulan mengalami gerhana. Jika peristiwa-peristiwa diatas telah terjadi pada bulan Ramadhan, maka pada bulan Syawal akan terjadi huru-hara (ma'ma'ah). Kemudian pada bulan Dzulqaidah akan terjadi konflik antar suku dan perselisihan antar negeri Islam. Kemudian pada bulan Dzulhijjah, pada musim haji, akan terjadi perampokan terhadap para jama'ah haji dan peperangan antar suku dan bangsa Islam, sehingga darah mengalir di Jumrah 'Aqabah pada hari-hari Idul Adha di Mina. Jika peristiwa di atas telah terjadi, maka Al-Mahdi muncul dan dibaiat pada hari Asyura bulan Muharram. Saya akan menyebutkan beberapa hadits mengenai hal ini yang sebenarnya cukup banyak:
 
Nu'aim bin Hammad meriwayatkan dengan sanadnya bahwa Rasulullah saw. bersabda:
"Pada bulan Ramadhan terlihat tanda-tanda di langit, seperti tiang yang bersinar, pada bulan Syawwal terjadi malapetaka, pada bulan Dzulqa'idah terjadi kemusnahan, pada bulan Dzulhijjah para jamaah haji dirampok, dan pada Muharram, tahukah apakah Muharram itu?"
 
Rasulullah saw. juga bersabda:
"Akan ada suara dahsyat di bulan Ramadhan, huru-hara di bulan Syawwal, konflik antar suku pada bulan Dzulqa'idah, dan pada tahun  itu para jamaah haji dirampok dan terjadi pembantaian
besar di Mina dimana banyak orang terbunuh dan darah mengalir disana, sedangkan pada saat itu mereka berada di Jumrah Aqabah".
 
Beliau saw. juga bersabda:
"Bila telah muncul suara di bulan Ramadhan, maka akan terjadi huru-hara di bulan Syawwal...". Kami bertanya: "Suara apakah, ya Rasulullah?"  Beliau menjawab: "Suara keras di pertengahan bulan Ramadhan, pada malam Jum'at, akan muncul suara keras yang membangunkan orang tidur, menjadikan orang yang berdiri jatuh terduduk , para gadis keluar dari pingitannya, pada malam Jum'at di tahun terjadinya banyak gempa. Jika kalian telah melaksanakan shalat Subuh pada hari Jum'at, masuklah kalian ke dalam rumah kalian, tutuplah pintu-pintunya, sumbatlah lubang-lubangnya, dan selimutilah diri kalian, sumbatlah telinga kalian. Jika kalian merasakan adanya suara menggelegar, maka bersujudlah kalian kepada Allah dan ucapkanlah: "Mahasuci Al-Quddus, Mahasuci Al-Quddus, Rabb kami Al-Quddus!", karena barangsiapa melakukan hal itu akan selamat, tetapi barangsiapa yang tidak melakukan hal itu akan binasa".
 
Muhammad bin Ali berkata:
"Sesungguhnya, Al-Mahdi yang kita nantikan itu memiliki dua mukjizat yang belum pernah terjadi semenjak Allah menciptakan langit dan bumi, bulan mengalami gerhana pada malam pertama bulan Ramadhan, sedangkan matahari mengalami gerhana pada pertengahan bulan itu, dan kedua hal itu belum pernah terjadi sejak Allah menciptakan langit dan bumi".
(diriwayatkan Daruquthni dalam sunan-nya).
 
 
 
2) Berita dari Harian Republika
 
Harian REPUBLIKA
Jumat, 07 Nopember 2003
Preview Atraksi Leonid
Pertunjukan I: Atraksi Perdana
Pertemuan pertama dengan meteor Leonid diperkirakan terjadi pada tanggal 13 November pukul 17.17 GMT. Bumi bakal menerpa hamparan debu angkasa yang dihasilkan oleh komet Tempel-Tuttle tahun 1499 sejauh 393 ribu kilometer. Hujan meteor ini dengan leluasa dapat disaksikan oleh pengamat angkasa di Asia, Indonesia, dan Australia. Diperkirakan, hujan meteor ini akan mencapai puncaknya sebelum matahari terbit di pagi tanggal 14 November. Saat langit malam tampak cerah, tiap pengamat langit dapat melihat 100 atau lebih Leonid per jamnya. Tetapi, temaram sinar bulan di awal pagi akan sedikit memburamkan pandangan. Kemungkinan besar, Leonid akan terlihat pucat. Rata-rata tiap jamnya akan dihitung berdasarkan interval 15 menit. Sementara aktivitas puncaknya diperkirakan tidak akan lebih lama dari satu jam.
 
Pertunjukan II: Si Sibuk yang Pucat
Kesempatan kedua untuk menyaksikan sirkus meteor dari rasi bintang singa ini jatuh pada tanggal 19 November. Peristiwa ini berlangsung seminggu setelah atraksi pertama berakhir. Bumi akan menerpa jarak 53 ribu kilometer jalur debu komet yang tercipta tahun 1533 ini. ''Pada puncak ke duanya, akan muncul 30 Leonid per jam,'' ujar Esko Lyytinen, peneliti meteor asal Finlandia. Jeremie Vaubaillon dari Institut de Mecanique Celeste et de Calcul des Ephemerides di Prancis malah berpendapat akan ada 100 meteor per jamnya. Pemandangan unik ini jelas terlihat
oleh masyarkat di bagian utara dan barat Amerika Selatan. Selama pertunjukan II ini berlangsung, ada kabar baik dan kabar buruk. Kabar baiknya, saat itu cahaya bulan tidak mengaburkan pandangan. Kabar buruknya, kedua peneliti--Lyytinen dan Vaubaillon--percaya partikel meteor ini ukurannya sangat kecil, sehingga kecil kemungkinan akan terlihat oleh mata telanjang. 
 
Pertunjukan III: Hujan Bola Api
Peter Jenniskens dari NASA Ames Reseach Center dan Hans Betlem dari Dutch Meteor Society menyatakan kesempatan terbaik untuk mengamati atraksi Leonid adalah saat aksi ke tiga berlangsung. Saat itu, bumi melintasi <I>the Filament<I> alias sungai meteor. Kira-kira, 50 meteor per jam atau satu meteor per menit akan menghantam atmosfer. Kejadiannya mirip dengan hujan Perseid namun dengan meteor yang lebih terang. Aksi ketiga ini berlangsung selama 24 jam, lebih lama daripada aksi-aksi sebelumnya. Puncak 'pesta kembang api' meteor ini akan terjadi sekitar pukul 5.25 GMT dini hari tanggal 19 November. Masyarkaat di barat Afrika, barat Eropa, tenggara Amerika Serikat, dan timur Kanada beruntung dapat melihatnya lebih jelas. rei/berbagai sumber
 
Harian REPUBLIKA
Jumat, 07 Nopember 2003
Malam November yang Spesial
Banyak fenomena alam yang terjadi selama bulan ini. Salah satu yang sudah dan akan kembali terjadi adalah fenomena badai matahari pekan lalu. Kantor Antariksa Jepang melaporkan mereka
kehilangan kontak dengan satelit pemantau lingkungan saat badai itu terjadi. Sebelumnya, aktifitas matahari ini memang disebut-sebut bakal berpengaruh pada kerja satelit, radio komunikasi frekuensi tinggi dan jejaring pembangkit listrik. Namun, aktifitas matahari ini juga mengirimkan pemandangan indah berupa aurora yang sangat spektakuler bentuknya. Semburat cahaya merah hijau jingga terlihat jelas di langit selatan Texas, Arizona, dan Alabama, Amerika Serikat. Lalu, setelah berbinar indah September silam, Mars kembali menebarkan pesonanya. Di bulan November ini, pecinta astronomi dapat menyaksikan permukaan Mars beserta kabut putihnya. Pemandangan menarik itu bisa diintip lewat teleskop. Venus pun tidak ketinggalan memperindah angkasa. Planet yang berada di belahan bawah tenggara horison ini akan tampil elok di malam hari. Tepat di Hari Raya Idul Fitri mendatang, 25 November, Venus muncul 30 menit setelah matahari terbenam. Planet terang ini akan berada persis di kanan atas bulan baru.
Sedangkan, Merkurius mulai dapat ditengok sesaat setelah hari berganti petang. Planet mungil itu berada di kanan bawah Venus. Sementara itu, langit pagi tidak kalah menarik untuk dipandangi. Pagi merupakan waktunya Saturnus dan Jupiter beraksi. Meski terbit pukul 20.00, Saturnus justru terlihat jelas selepas tengah malam. Sedangkan, Jupiter baru muncul sekitar pukul 02.00 dini hari. Tak hanya malam yang bertebar keindahan. Kita akan disuguhi pemandangan menajubkan dan diajak bertasbih di awal pagi 18 November nanti. Meteor Leonid beratraksi di timur angkasa. Meteor ini berasal dari konstalasi rasi bintang Leo. Meteor ini letaknya berhadapan langsung dengan bumi. Itu sebabnya ia mampu melintas cepat ke atmosfer bumi. Kecepatannya mencapai 160 ribu mil per jam. Kejadian ini termasuk peristiwa yang luar biasa. Sebab, hujan meteor Leonid menciptakan badai meteor yang amat hebat, seperti di tahun 1966 dulu. Kala itu di Pantai Barat terjadi badai 150 meteor per jam. Meteor Leonid terbentuk dari debu sisa-sisa komet Tempel-Tuttle yang menyapu sistem matahari bagian dalam tiap 33 tahun. Tiap kali komet ini melintas dekat matahari, ia meninggalkan serpihan-serpihan padat. Ukuran debunya ada yang lebih kecil dari butiran pasir dan ada pula yang mencapai besar kelereng. Penampilan Leonid dipastikan menandingi hujan meteor tahunan, Perseid Agustus dan Geminid Desember. Leonid tahun ini muncul tidak cuma sekali. Penampilan perdananya jatuh pada tanggal 13 dan terakhir tanggal 19 November. Seluruh penduduk bumi bisa menyaksikan atraksi Leonid ini. Paling tidak salah satu aksinya saja. Tiap hujan meteor Leonid terlihat dari lokasi yang berbeda. Di tahun ini, gerhana bulan total ke dua berlangsung 8 November. Sayang, peristiwa ini tidak dapat dipantau oleh masyarakat Indonesia. Kejadian ini cuma bisa terlihat oleh mereka yang berada di Amerika, sebagian wilayah Eropa, dan juga Afrika. Untuk memperjelas pengamatan, binocular atau teleskop bisa membantu. Gerhana akan mulai terjadi saat bulan memasuki bagian luar bayangan bumi yang redup alias penumbra. Kejadian itu berlangsung lebih dari satu jam sebelum bulan bergerak ke umbra, bayangan dalam bumi yang lebih gelap. Diperkirakan, bulan akan menghabiskan waktu sekitar tiga jam dan 33 menit untuk menyelesaikan perjalanannya melewati umbra. Gerhana bulan total selanjutnya bakal berlangsung pada 4 Mei 2004. Pemandangan mengagumkan ini juga bisa ditengok oleh mereka yang tinggal di belahan timur Eropa, Afrika Tengah dan Timur, serta bagian barat Asia pada dini hari tanggal 9 November. Menjelang Idul Fitri, 23 November, gerhana matahari total tayang di Antartika. Mereka yang berada di Australia dan Selandia Baru akan melihat fenomena alam yang sama sebagai gerhana matahari sebagian. Tidak seperti gerhana bulan, gerhana matahari tidak bisa dipantau langsung dengan mata telanjang. Saat ini, matahari tengah mempertontonkan kondisi aktifnya. Menurut para peneliti, inilah saat matahari paling aktif selama berabad-abad. Buktinya terlihat dari badai geomagnetik yang menimpa bumi. ''Saat ini kita hidup dengan kondisi matahari yang berbeda dari biasanya,'' ujar Mike Lockwood dari Rutherford Appleton Laboratory,
Inggris. Aktivitas magnetik matahari ini disinyalir berpengaruh kepada pemanasan global.  reiny dwinanda/bbc
 
3) Berita dari NASA / Goddard Space Flight Center,
   lengkapnya bisa dilihat di:
   http://sunearth.gsfc.nasa.gov/eclipse/OH/OH2003.html
 
Eclipses During 2003
by Fred Espenak
Observer's Handbook 2003, Royal Astronomical Society of Canada
 
During the year 2003, there will be two solar eclipses and two lunar eclipses:
2003 May 16: Total Lunar Eclipse
2003 May 31: Annular Solar Eclipse
2003 Nov 09: Total Lunar Eclipse
2003 Nov 23: Total Solar Eclipse
 
Predictions for the eclipses are summarized in figures 1 through 6. World maps show the regions of visibility for each eclipse. The lunar eclipse diagrams also include the path of the Moon through Earth's shadows. Contact times for each principal phase are tabulated along with the magnitudes and geocentric coordinates of the Sun and Moon at greatest eclipse.


DARKenWALKER@yahoo.com

Tanda Kiamat Semakin Hampir


Setiap orang Islam wajib mempercayai kewujudan hari akhirat, yang juga disebut hari kiamat, hari pembalasan, hari hisab atau hari kemudian. Mempercayai wujudnya kiamat menjadi teras kepada penentuan tahap keimanan seseorang kerana ia adalah salah satu Rukun Iman. Hari akhirat pasti berlaku tetapi tarikh dan masa adalah rahsia Allah. Manusia hanya mengetahui sedikit berita mengenai kiamat yang dipaparkan melalui al-Quran, hadis dan kata hukama’ mengenai tanda-tanda hampirnya kiamat. Dengan wujudnya tanda-tanda itu, umat akhir zaman diingatkan mengambil pengajaran daripada apa yang berlaku, untuk lebih berhati-hati dan bersiap sedia menghadapinya. 

Salah satu ayat al-Quran yang menunjukkan tanda kiamat ialah firman Allah yang bermaksud:
“Tidak ada satu negeri pun yang tidak kami binasakan sebelum hari kiamat, atau kami azab negeri itu dengan azab yang sangat. Yang demikian sudah termaktub dalam ketentuan Kami,” (Surah Bani Israel, ayat 58).
Ayat itu menggambarkan bahawa, sebelum tiba kiamat, keseluruhan negeri berada dalam keadaan tidak selamat. Kekacauan dan huru-hara akan berlaku di mana-mana saja. Manusia juga berkelakuan tidak senonoh. Malah, penderitaan, kelaparan, pembunuhan, ketakutan dan kezaliman, berlaku di mana-mana tanpa mengira negara dan kekuasaan. Jika kita perhatikan, tanda-tanda yang dirakamkan dalam al-Quran itu jelas berlaku di hadapan mata kita.                        

Peperangan di Teluk masih berteruasan di antara tentera Islam Iraq dengan tentera Amerika Syarikat dan sekutunya. Sebelum ini, kekacauan sudah banyak berlaku, seperti peperangan di Afghanistan, Bosnia, Palestin dan Somalia. Peristiwa yang berlaku itu adalah bukti kebenaran dan mukjizat al-Quran bahawa umat mutakhir ini akan berdepan dengan kekacauan. Kekacauan ini berlaku disebabkan manusia lebih mengutamakan hawa nafsu daripada keluhuran akal budi.                        

Justeru, keadaan ini membawa kepada perpecahan yang sekecil-kecilnya sehingga kepada peperangan senjata. Ayat ini turut dijelaskan melalui sabda Nabi yang bermaksud:
“Bahawa sebaik-baik harta kaum Muslimin ialah kambing yang dipelihara oleh pengembalanya di puncak bukit dan di tempat air hujan tergenang.” (Hadis Riwayat Bukhari).

ini bermaksud bahawa kaum Muslimin pada akhir zaman kelak terpaksa melarikan diri dan memelihara ternakan di puncak bukit lantaran hendak mengelakkan diri atau hendak memelihara agama dan dirinya daripada fitnah. Hadis ini juga menggambarkan bahawa kerukunan masyarakat kini rosak binasa. Keadaan huru-hara dan kesengsaraan yang menimpa umat mutakhir ini berlaku disebabkan kejahatan yang bermaharajalela. 

Ahli hadis turut menjelaskan bahawa keadaan ini menyebabkan kaum Muslimin yang hendak menjaga kesopanan dan kesucian dirinya terpaksa mengasingkan diri daripada orang ramai yang hidup dalam keadaan serba pincang. Huru-hara berlaku di mana-mana saja sehingga tidak ada satu tempat pun lagi yang boleh dijadikan perlindungan. Pada masa sama, orang yang berilmu pula semakin ramai yang mati. Ulama dan golongan alim meninggal dunia tanpa ada yang mengganti. Perzinaan semakin berleluasa dan ia dilakukan di mana-mana saja tanpa ada rasa malu dan tidak mengira waktu. Perzinaan seolah-olah menjadi suatu perkara biasa saja. 

Dalam hal ini, Rasulullah bersabda yang bermaksud bahawa pada akhir zaman kelak, sebaik-baik orang di dunia adalah sama dengan sejahat-jahat anak yang jahat. Hadis ini sebenarnya satu kata-kata sindiran. Kesimpulannya, dunia ini semakin lama semakin berada dalam kekacauan akibat lahirnya ramai individu yang suka menabur fitnah dan pendendam. Selain itu, gejala sosial akibat kepincangan hidup juga berleluasa.. Dengan masyarakat kini semakin berajakan hawa nafsu, kita harus mempersiapkan diri dengan melakukan perkara yang disuruh Allah dan meninggalkan larangan-Nya.
Sekian buat renungan bersama.


DARKenWALKER@yahoo.com

Prof. Arthur Alison

Prof. Arthur Alison: ''Karena Az Zumar 42'' , Tidur dan Kematian

                              Namaku Arthur Alison, seorang profesor yang
                              menjabat Kepala Jurusan Teknik Elektro Universitas
                              London. Sebagai orang eksak, bagiku semua hal bisa
                              dikatakan benar jika masuk akal dan sesuai rasio.
                              Karena itulah, pada awalnya agama bagiku tak lebih
                              dari objek studi. Sampai akhirnya aku menemukan
                              bahwa Al Quran, mampu menjangkau pemikiran
                              manusia. Bahkan lebih dari itu. Maka aku pun
                              memeluk Islam.

                              Itu bermula saat aku diminta tampil untuk
                              berbicara tentang metode kedokteran spiritual.
                              Undangan itu sampai kepadaku karena selama
                              beberapa tahun, aku mengetuai Kelompok Studi
                              Spiritual dan Psikologis Inggris. Saat itu, aku
                              sebenarnya telah mengenal Islam melalui sejumlah
                              studi tentang agama-agama.

                              Pada September 1985 itulah, aku diundang untuk
                              mengikuti Konferensi Islam Internasional tentang
                              'Keaslian Metode Pengobatan dalam Al Quran' di
                              Kairo. Pada acara itu, aku mempresentasikan
                              makalah tentang 'Terapi dengan Metode Spiritual
                              dan Psikologis dalam Al Quran'.

                              Makalah itu merupakan pembanding atas makalah lain
                              tentang 'Tidur dan Kematian', yang bisa dibilang
                              tafsir medis atas Quran surat Az Zumar ayat 42
                              yang disampaikan ilmuwan Mesir, Dr. Mohammed Yahya
                              Sharafi.

                              Fakta-fakta yang dikemukakan Sharafi atas ayat
                              yang artinya, "Allah memegang jiwa (orang) ketika
                              matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum
                              mati di waktu tidurnya; Maka Dia tahanlah jiwa
                              (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan
                              Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang
                              ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu
                              terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum
                              yang berpikir," telah membukakan mata hatiku
                              terhadap Islam.

                              Secara parapsikologis, seperti dijelaskan Al
                              Quran, orang tidur dan orang mati adalah dua
                              fenomena yang sama. Yaitu dimana ruh terpisah dari
                              jasad. Bedanya, pada orang tidur, ruh dengan
                              kekuasaan Allah bisa kembali kepada jasad saat
                              orang itu terjaga. Sedangkan pada orang mati,
                              tidak.

                              Ayat itu merupakan penjelasan, mengapa setiap
                              orang yang bermimpi sadar dan ingat bahwa ia telah
                              bermimpi. Ia bisa mengingat mimpinya, padahal saat
                              bermimpi ia sedang tidur.

                              Quran surat Az Zumar ayat 42 ini juga menjadi
                              penjelasan atas orang yang mengalami koma. Secara
                              fisik, orang yang koma tak ada bedanya dengan
                              orang mati. Tapi ia tak dapat dinyatakan mati,
                              karena secara psikis ada suatu kesadaran yang
                              masih hidup.

                              "Bagaimana Al Quran yang diturunkan 15 abad silam,
                              bisa menjelaskan sebuah fenomena yang oleh teori
                              parapsikologis baru bisa dikonsepsikan pada abad
                              ini?" Jawaban atas pertanyaan inilah yang akhirnya
                              meyakinkan aku untuk memeluk Islam.

                              Selepas sesi pemaparan kesimpulan dalam konferensi
                              itu, disaksikan oleh Syekh Jad Al-Haq, Dr.
                              Mohammed Ahmady dan Dr. Mohammed Yahya Sharafi,
                              akupun menyatakan dengan tegas bahwa Islam adalah
                              agama yang nyata benarnya.

                              Terbukti, isi Al Quran yang merupakan firman Allah
                              pencipta manusia, sesuai dengan fakta-fakta
                              ilmiah. Kemudian dengan yakin, aku melafadzkan dua
                              kalimat syahadat yang sudah sangat fasih
                              kubacakan. Sejak itu aku pun menjadi seorang
                              Muslim dan mengganti namaku menjadi Abdullah
                              Alison.

                              Sebagai Ketua Kelompok Studi Spiritual dan
                              Psikologi Inggris, aku telah mengenal banyak agama
                              melalui sejumlah studi yang dilakukan. Aku
                              mempelajari Hindu, Budha dan agama serta
                              kepercayaan lainnya. Entah kenapa, ketika aku
                              mempelajari Islam, aku juga terdorong untuk
                              melakukan studi perbandingan dengan agama lainnya.

                              Walaupun baru pada saat konferensi di Mesir, aku
                              yakin benar bahwa Islam sebuah agama besar yang
                              nyata perbedaannya dengan agama lain. Agama yang
                              paling baik diantara agama-agama lain adalah
                              Islam. Ia cocok dengan hukum alam tentang proses
                              kejadian manusia. Maka hanya Islam-lah yang pantas
                              mengarahkan jalan hidup manusia.

                              Aku merasakan benar, ada sesuatu yang mengontrol
                              alam ini. Dia itulah Sang Kreator, Allah Swt. Dari
                              pengalaman bagaimana aku mengenal dan masuk Islam,
                              aku pikir pendekatan ilmiah Al Quran bisa menjadi
                              sarana efektif untuk mendakwahkan Islam di Barat
                              yang sangat rasional itu.

                             Sumber : (Pesantren.net)

TANDA-TANDA KIAMAT


Hudzaifah bin As-yad al-Ghifary berkata, sewaktu kami sedang berbincang, tiba-tiba datang Nabi Muhammad S.A.W kepada kami lalu bertanya, "Apakah yang kamu semua sedang bincangkan.?"
Lalu kami menjawab, "Kami sedang membincangkan tentang hari Kiamat."
Sabda Rasulullah S.A.W. "Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda :-
  Asap
  Dajjal
  Binatang melata di bumi
  Terbitnya matahari sebelah barat
  Turunnya Nabi Isa A.S
  Keluarnya Yakjuj dan Makjuj
  Gerhana di timur
  Gerhana di barat
  Gerhana di jazirah Arab
  Keluarnya api dari kota Yaman menghalau manusia ke tempat pengiringan mereka.

Dajjal maksudnya ialah bahaya besar yang tidak ada bahaya sepertinya sejak Nabi Adam A.S sampai hari kiamat. Dajjal boleh membuat apa sahaja perkara-perkara yang luar biasa. Dia akan mendakwa dirinya Tuhan, sebelah matanya buta dan di antara kedua matanya tertulis perkataan 'Ini adalah orang kafir'.

Asap akan memenuhi timur dan barat, ia akan berlaku selama 40 hari. Apabila orang yang beriman terkena asap itu, ia akan bersin seperti terkena selsema, sementara orang kafir pula keadaannya seperti orang mabuk, asap akan keluar dari hidung, telinga dan dubur mereka.

Binatang melata yang dikenali sebagai Dabatul Ard ini akan keluar di kota Mekah dekat gunung Shafa, ia akan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas.

Dabatul Ard ini akan membawa tongkat Nabi Musa A.S dan cincin Nabi Sulaiman A.S.
Apabila binatang ini memukulkan tongkatnya ke dahi orang yang beriman, maka akan tertulislah di dahi orang itu 'Ini adalah orang yang beriman'. Apabila tongkat itu dipukul ke dahi orang yang kafir, maka akan tertulislah 'Ini adalah orang kafir'.

Turunnya Nabi Isa. A.S di negeri Syam di menara putih, beliau akan membunuh dajjal. Kemudian Nabi Isa A.S akan menjalankan syariat Nabi Muhammad S.A.W.

Yakjuj dan Makjuj pula akan keluar, mereka ini merupakan dua golongan. Satu golongan kecil dan satu lagi golongan besar. Yakjuj dan Makjuj itu kini berada di belakang bendungan yang dibangunkan oleh Iskandar Zulqarnain. Apabila keluarnya mereka ini, bilangannya tidak terhitung banyaknya, sehingga kalau air laut Thahatiah diminum nescaya tidak akan tinggal walau pun setitik.

Rasulullah S.A.W telah bersabda, " Hari kiamat itu mempunyai tanda, bermulanya dengan tidak laris jualan di pasar, sedikit sahaja hujan dan begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan. Ghibah menjadi-jadi di merata-rata, memakan riba, banyaknya anak-anak zina, orang kaya diagung-agungkan, orang-orang fasik akan bersuara lantang di masjid, para ahli mungkar lebih banyak menonjol dari ahli haq "Berkata Ali bin Abi Talib, Akan datag di suatu masa di mana Islam itu hanya akan tinggal namanya sahaja, agama hanya bentuk sahaja, Al-Qur'an hanya dijadikan bacaan sahaja, mereka mendirikan masjid, sedangkan masjid itu sunyi dari zikir menyebut Asma Allah.

Orang-orang yang paling buruk pada zaman itu ialah para ulama, dari mereka akan timbul fitnah dan fitnah itu akan kembali kepada mereka juga. Dan kesemua yang tersebut adalah tanda-tanda hari kiamat.

"Sabda Rasulullah S.A.W, "Apabila harta orang kafir yang dihalalkan tanpa perang yang dijadikan pembahagian bergilir, amanat dijadikan seperti harta rampasan, zakat dijadikan seperti pinjaman, belajar lain daripada agama, orang lelaki taat kepada isterinya, menderhakai ibunya, lebih rapat dengan teman dan menjauhkan ayahnya, suara-suara lantang dalam masjid, pemimpin kaum dipilih dari orang yang fasik, oarng dimuliakan kerana ditakuti akan tindakan jahat dan aniayanya dan bukan kerana takutkan Allah, maka kesemua itu adalah tanda-tanda kiamata."

Tanda-Tanda Doom Day

   
      Tanda-Tanda Doom Day....

      Zina bermaharajalela."Dan tinggallah manusia-manusia yang buruk, yang seenaknya melakukan persetubuhan seperti himar (keldai). Maka pada zaman mereka inilah kiamat akan datang."
      -Sahih Muslim-

      Banyak wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya telanjang. "Di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah akan muncul pakaian-pakaian wanita dan apabila mereka memakainya keadaannya seperti telanjang."
      -Abu Hurairah r. a-

      Penaklukan Baitulmuqaddis. Dari Auf b. Malik r. a. Rasulullah s. a. w. telah bersabda: "Aku menghitung enam perkara menjelang hari kiamat."  Baginda menyebutkan salah satu di antaranya, iaitu penaklukan
Baitulmuqaddis."
      -Sahih Bukhari-

      Bermaharajalela alat muzik."Pada akhir zaman akan terjadi tanah runtuh, rusuhan dan perubahan muka. Ada yang bertanya kepada Rasulullah; "Wahai Rasulullah bila hal ini terjadi?" Baginda menjawab; "Apabila telah bermaharajalela bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi-penyanyi wanita"
      -Ibnu Majah-

      Menghias masjid dan membanggakannya."Diantara tanda-tanda telah dekatnya kiamat ialah manusia bermegah-megahan dalam mendirikan masjid"
      -Riwayat Nasai.-

      Munculnya kekejian, memutuskan kerabat dan hubungan dengan tetangga tidak baik. "Tidak akan datang kiamat sehingga banyak perbuatan dan perkataan keji, memutuskan hubungan silaturahim dan sikap yang buruk dalam tetangga."
      -Riwayat Ahmad dan Hakim-

      Ramai orang soleh meninggal dunia."Tidak akan datang hari kiamat sehingga Allah mengambil orang-orang yang baik dan ahli agama di muka bumi, maka tiada yang tinggal padanya kecuali orang-orang yang hina dan buruk yang tidak mengetahui yang makruf dan tidak mengingkari kemungkaran."
      -Riwaya t Ahmad-

      Orang hina mendapat kedudukan terhormat."Di antara tanda-tanda semakin dekatnya kiamat ialah duniaakan dikuasai oleh Luka' bin Luka' (orang yang bodoh dan hina). Maka orang yang paling baik ketika itu ialah orang yang beriman yang diapit oleh dua orang mulia"
      -Riwayat Thabrani-

      Mengucapkan salam kepada orang yang dikenalnya sahaja. "Sesungguhnya di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah manusia tidak mahu mengucapkan salam kepada orang lain kecuali yang dikenalnya saja."
      -Riwayat Ahmad-

      Bulan sabit kelihatan besar."Di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah menggelembung (membesarnya) bulan sabit."
      -Riwayat Thabrani-

      Banyak dusta dan tidak tepat dalam menyampaikan berita."Pada akhir zaman akan muncul pembohong- pembohong besar yang datang kepadamu dengan membawa berita-berita yang belum pernah kamu dengar dan belum pernah didengar oleh bapa-bapa kamu sebelumnya, kerana itu jauhkanlah dirimu dari mereka agar mereka tidak menyesatkanmu dan memfitnahmu"
      -Sahih Muslim-

      Banyak saksi palsu dan menyimpan kesaksian yang benar. "Sesungguhnya sebelum datangnya hari kiamat akan banyak kesaksian palsu dan disembunyikan kesaksian yang benar"
      -Riwayat Ahmad-

      Negara Arab menjadi padang rumput dan sungai."Tidak akan datang hari kiamat sehingga negeri Arab kembali menjadi padang rumput dan sungai-sungai."
      -Sahih Muslim-



Salju Telah Turun Di Dataran Arab Sebagai Salah Satu Tanda Datangnya Hari Kiamat


22 Januari 2002 - 12:55

Salju Telah Turun Di Dataran Arab Sebagai Salah Satu Tanda Datangnya Hari Kiamat  

Sebagimana diberitakan oleh TV Arab Saudi dan diberitakan kembali oleh Nuansa Pagi RCTI (Selasa, 15 Januari 2002), bahwa pada Hari Minggu, tanggal                               13 January 2002, di Arab Saudi yang merupakan daerah gurun pasir yang sangat panas dimana matahari bersinar sepanjang hari, telah terjadi suatu fenomena alam yang langka, yaitu dengan turunnya salju dengan lebatnya. Tepatnya di daerah                               Tabuk 1500 km dari Riyad (Ibukota Arab Saudi) ketebalan salju mencapai 20 cm, dan di Yordania suhu mencapi titik beku (0 derajat). Ternyata tahun-tahun terakhir ini di Jazirah Arab yang notabenenya gurus pasir panas, turunnya salju
ini telah sering terjadi, tetapi hal ini ditutup-tutupi atau tidak dipublikasikan secara
luas. Ada apa gerangan dengan terjadinya fenomena alam tersebut?....... Bagi umat Islam yang telah memahami ajaran Islam, turunnya salju di arab saudi ini bukan merupakan hal yang aneh, karena hal ini telah diterangkan oleh Nabi Muhammad SAW 1400 tahun yang lalu.
Ketika para sahabat menanyakan kepada Rasulallah SAW mengenai kapan datangnya hari kiamat. Rasulallah SAW menjawab, bahwa pengetahuan
mengenai datangnya hari kiamat hanya ada pada sisi Allah SWT. Tetapi Allah SWT telah memberitahukan tanda-tandanya kepada Rasulallah SAW, antara lain                               sebagaimana diterangkan dalam salah satu Hadist Rasulallh SAW:
                              "Hari Akhir tidak akan datang kepada kita sampai
                              dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang
                              rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai (HR Muslim)"
                              
Dari Hadist Rasulallah SAW di atas ada beberapa informasi yang didapat:
                              1. Informasi datangnya hari akhir / kiamat;
                              2. Dahulu kala dataran / jazirah Arab pernah
                              menjadi padang rumpur yang subur dan dipenuhi
                              dengan sungai-sungai; dan
                              3. Nanti, dataran Arab sekalai lagi akan menjadi
                              padang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai,
                              sebagai salah satu tanda datangnya hari kiamat.
                           
Jauh-jauh hari sebelum terjadinya turun salju di Arab Saudi dewasa ini sebagaimana diberitakan di atas, para ilmuan dari King Abdul Aziz University
(Arab Saudi) bekerja sama dengan para ilmuan barat dan manca negara telah melakukan penelitian ilmiah mengenai fenomena-fenomena alam yang diterangkan dalam Al-Quran dan Al-Hadist. Salah satunya mengkaji mengenai Hadist Rasulallah SAW di atas. Kajian ini antara lain dilakukan bersama
dengan seorang orientalis, Profesor Alfred Kroner, ahli ilmu bumi (geologi)
terkemuka dunia, dari Department Ilmu Bumi Institut Geosciences, Johannes Gutenburg University, Mainz, Germany.
Ketika ditanyakan kepada Prof. Korner oleh para Ilmuan King Abdul Aziz sebagaimana diterangkan dalam Islam dan Sains hal. 25-26: *
Bagaimana Nabi Muhammad SAW bisa mengetahui bahwa dahulu kala jazirah/tadaran Arab merupakan padang rumput yang subur dan dipenuhi oleh sungai-sungai yang mengalir?..... Karena Prof Korner tidak beriman kepada Al-Quran dan Al-Hadist, ia menjawab dengan tuduhan bahwa bisa saja Nabi Muhammad SAW mengetahui hal tersebut dari kitab-kitab lama seperti Jabur, Tauret dan Injil yang sering menceritakan bahwa dulu di dataran Arab merupakan                               padang rumput yang subur dengan banyaknya cerita tentak para pengembala, cerita-cerita tentang kebun anggur dan cerita-cerita tentang pemilik perkebunan subur yang sering diceritakan dalam kitab-kitab tersebut.
Atau bisa jadi Nabi Muhammad SAW menconteknya dari ilmuan-ilmuan dari Roma pada saat itu;

 * Menanggapi tuduhan Prof. Korner tersebut, Ilmuan  King Abdul Aziz, menjawab OK, anda bisa saja menuduh seperti itu, tapi apakah keadaan dataran Arab yang subur dahulu kala itu bisa dibuktikan secara ilmiah pada masa Nabi Muhammad SAW hidup 1400 tahun yang lalu?.... Prof. Korner
menjawab pada masa itu belum dapat ibuktikan, karena sains dan teknologinya tidak memungkinkan. * Apakah hal itu benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan                               secara ilmiah dengan teknologi canggih dewasa ini?... Prof. Korner menjawab ya!.. dahulu dataran Arab dipenuhi dengan kebun-kebun yang subur dan sunga-sungai yang mengalir, dan secara ilmiah keadaan tersebut dapat dibuktikan.                              Prof Korner menjelaskan bahwa dahulu selama Era Salju (Snow Age), kemudian Kutub Utara icebergs perlahan-lahan bergerang ke arah selatan sehingga relatif berdekatan dengan Semenanjung Arab, pada saat itu iklim dataran Arab berubah dan menjadi salah satu daerah yang paling subur dan hijau di muka bumi. Ini fakta sains yang tidak bisa dibantah.

* Pertanyaan selanjutnya, bagaimana Nabi Muhammad SAW dapat mengetahui juga bahwa sekali lagi dataran Arab itu akan menjadi daerah yang subur dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai sebagai tanda datangnya hari kiamat, padahal pada masa itu 1400 tahun yang lalu teknologinya belum memungkinkan untuk mengetahui hal tersebut dan informasi tersebut satupun tidak diterangkan baik                               dalam kitab-kitab terdahulu maupun dalam penelitian ilmuan-ilmuan Roma?.......
Prof. Korner menjawab dengn malu-malu, bahwa Nabi Muhammad SAW                               dapat mengetahui informasi itu asti dari sesuatu yang mengetahui betul mengenai alam ini (cuma Prof. Korner mengelak ntuk mengatakan secara terus terang sebenarnya informasi itu datangnya dari Tuhan, Allah SWT yang paling tahu
tentang alam ini, karena Dia-lah yang telah menciptakan dan mengaturnya).
                           
 * Dan apakah informasi yang dikabarkan Nabi Muhammad SAW 1400 yang lalu bahwa sekali lagi dataran Arab itu akan menjadi daerah yang subur dipenuhi - dan sungai-sungai benar-benar akan terjadi?..... Korner menjawab dengan tegas ya!...
karena sebenarnya proses itu sekarang sedang terjadi. Era Salju Baru (New Snow Age) sebenarnya telah dimulai, sekali lagi sekarang salju di kutub Utara sedang merangkak/bergeser perlahan-lahan ke arah selatan mendekati Semenanjung Arab. Hal ini dapat dibuktikan dengan fakta dan sains, dimana tanda-tanda itu nampak dengan jelas di dalam badai salju yang menghujani bagian utara Eropa
dan Amerika setiap musim salju tiba. Dan sekarang terbukti bahwa salju telah beberapa kali turun di dataran Arab sebagaimana diberitakan TV Arab Saudi                               dan RCTI di atas.
Kejadian di atas merupakan salah satu bukti yang telah dijanjikan Allah SWT bahwa firman-Nya yang disampaikan melalui Nabi Muhammad SAW dalam                               Al-Quran dan Al-Hadist adalah benar datang dari Tuhan pencipta alam semesta ini, yaitu Allah SWT.

Sebagaiman firman Allah SWT: Al-Quran ini tidak lain hanyalah peringatan bagi                               semesta alam. Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al-Quran setelah beberapa waktu lagi" (QS. Shad :87-88)

Wahai umat manusia di dunia, apalagi yang yang menghalagi kita untuk beriman bahwa:
"Tiada Tuhan selaian Allah, dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah"....... padahal kebenarannya telah terbukti?........ dan hari kiamat telah di depan mata???...... banyak lagi kebenaran tentang fenomena alam yang diterangkan dalam Al-Quran dan Al-Hadist yang dikabarkan 1400 tahun yang lalu yang baru
terbukti secara ilmiah melalui penelitian sains dan teknologi canggih selama bertahuan-tahun sampai sekarang ini. Seperti kejadian manusia yang diterangkan secara rinci dalam A-Quran yang baru terbukti secara ilmiah oleh ilmu kedokteran yang canggih dewasa ini, keterangan tentang tata surya, kejadian gunung-gunung, kejadian laut dan keberadaan mata air tawar di dasar laut asin yang dalam, tentang saraf manusia, dan masih banyak lagi.
Al-Quran merupakan mu'jizat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dibandingkan dengan mu'jizat-mu'jizat lain yang diberikan Allah kepada para nabi Allah SWT yang lain. Mu'jizat merupakan salah satu bukti
yang diberikan Allah untuk membuktikan kepada umat manusia bahwa seseorang yang diutus itu benar-benar merupakan nabi dan untusan Allah SWT.                              Mu'jizat diberikan Allah SWT disesuaikan dengan tarap berfikir masyarakat pada masa seorang nabi diutus Allah SWT kepada masyarakat terebut.  Seperti mu'jizat nabi-nabi beriktu ini:
Dengan kekuasaan Allah SWT Nabi Ibrahim AS tidak mempu dibakar api, Nabi Musa AS dapat membelah laut merah dengan tongkatnya, Nabi Isa AS dapat menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang buta dll. Mu'jizat-mu'jizat tersebut dapat dengan mudah dilihat dan diketahu oleh masyarakat pada masa itu tanpa harus melakukan penelitian dan pengetahuan yang canggih, karena dapat
disaksikan dengan mata telanjang oleh orang-orang yang menyaksikannya. Tetapi mu'jizat tersebut hanya bisa disaksikan pada masa itu saja dan tidak dapat dibuktikan kembali oleh masyarakat masa sekarang, sekarang hanya bisa                               informasi tersebut dari firman-friman Allah SWT dalam Kitab-kita-Nya. Karena memang nabi-nabi terdahulu diutus Allah terbatas hanya untuk masyarakatnya saja yang hidup pada masa itu saja.
                             
Sementara Nabi Muhammad SAW merupakan nabi terakhir yang diuntus Allah SWT untuk semua umat manusia di dunia sampai akhir zaman, sehingga mu'jizatnya yang terbesar berupa Al-Quran dapat dibuktikan oleh siapa saja kapan saja dan dimana saja sampai hari akhir, asalkan manusia mau mempelajari, dan menelitinya. Wallahu a'lam bish shawab.

                              Jakarta, 15 Januari 2002
                              Wassalam,
                              Endang Wijaya