Misteri pohon Yggdrasil muncul di akhir film Loki season dua episode enam setelah Loki melakukan pencarian tanpa akhir untuk menyelamatkan Penjaga Waktu dengan mengorbankan kebebasannya sendiri untuk mengawasi garis waktu yang bercabang dan menjaga semuanya tetap aman.
Benarkah misteri pohon Yggdrasil ini ada di dunia nyata?.
Dalam mitologi Nordik atau mitologi Norse di dunia nyata, sembilan alam dikatakan disatukan oleh cabang Yggdrasil yakni Pohon Dunia, yang dalam dunia Marvel Yggdrasil merupakan bagian dari budaya Asgardian.
Mitologi Nordik atau Norse Mythology merupakan kepercayaan yang dianut oleh negara-negara di wilayah Eropa Utara seperti Denmark, Norwegia, Islandia, dan Swedia.
Yggdrasil atau Pohon Dunia, atau Pohon Kehidupan, berperan penting dalam perluasan multiverse dengan Loki sebagai pusatnya, yang menyatukan cabang-cabang garis waktu yang terus berkembang.
Bumi atau Midgard atau Middle Earth adalah tempat bagi makhluk tak abadi seperti manusia. Midgard terletak di tengah pohon Yggdrasil. Midgard juga dikeliling oleh lautan yang tak dapat dilalui. Konon, di dasar lautan tersebut bersemayam makhluk misterius bernama Jormungandr yang ukurannya sangat besar sehingga seluruh tubuhnya mengelilingi dunia sampai dapat memegang ekornya sendiri.
Yggdrasil merupakan pohon sakral yaitu sebuah pohon ash dengan ukuran yang sangat besar yang menjadi pusat dari dunia kosmologi dan dianggap sangat suci dan keramat. Para dewa mengunjungi Yggdrasil setiap hari untuk berkumpul dan melakukan majelis, yang disebut sebagai "sesuatu".
Cabang-cabang dari Yggdrasil dapat sampai kepada surga dan akar yang menopangnya tembus sangat jauh hingga lokasi-lokasi yang lain, yaitu salah satunya ke sumur di surga.
Pohon multiverse ini melambangkan keterhubungan antara Sembilan Dunia dan sifat siklus hidup dan kematian. Dan tidak hanya Sembilan Dunia, pohon Yggdrasil juga menghubungkan seluruh multiverse, sehingga memungkinkan semua realitas untuk eksis secara bersamaan.
Di Indonesia kita mengenal Pohon Kehidupan juga, yaitu Kalpataru. Asal kata Kalpataru yaitu dari kata klp = ingin dan taru = pohon. Kalpataru atau Kalpawreksa dalam mitologi hindu adalah pohon yang mengabulkan permintaan. Kalpataru biasa diartikan juga dengan pohon kehidupan.
Dalam bahasa India Kalpataru punya sebutan lain Kalpadruma dan Kalpapāda, itulah mungkin asal usul nama kelapa yang memenuhi banyak kebutuhan manusia. Kalpataru pertama kali ditemukan dalam kitab regweda.
Menurut mitologi, pohon ini adalah salah satu dari lima pohon suci di surga Dewa Indra. Sebagai pohon pengharapan, kalpataru juga disebut kamadugha, sebagai pemberi segala hasrat dan mengabulkan segala keinginan manusia.
Di Indonesia Kalpataru banyak ditemukan pada relief banyak candi. Relief kalpataru biasanya berupa pohon yang diapit sepasang gentong (jambangan), sepasang manusia dan sepasang burung yang terbang di kanan kirinya, payung dan mutiara.
Kalpataru adalah pohon suci yang terdapat di surga. Adanya ragam hias kalpataru pada sejumlah candi, dimaksudkan untuk menyucikan candi tersebut. Di Indonesia kalpataru dianggap sebagai ibu pembawa kehidupan, kesuburan dan kemakmuran bagi manusia. Dalam istilah populer kalpataru biasa diartikan sebagai pohon kehidupan.
Dalam kisah Nabi Adam yang merupakan manusia pertama yang diciptakan Allah diceritakan terdapat buah dari pohon khuldi atau 'syajaratul khuldi' yang merupakan pohon terlarang di surga dan setan menyebutnya sebagai pohon keabadian.
Selain pohon khuldi juga terdapat Sidratul Muntaha, yaitu sebuah pohon bidara yang menandai akhir dari langit/Surga ketujuh, yang menandai batas tempat makhluk tidak dapat melewatinya. Dalam kepercayaan ajaran lain ada pula semacam kisah yang mirip dengan Sidratul Muntahā, yang disebut sebagai "Pohon Kehidupan".
Sidrat al-Muntahā berasal dari kata sidrah dan muntaha. Sidrah adalah "pohon bidara", sedangkan muntaha berarti "tempat berkesudahan" atau "puncak".
Sehingga secara bahasa Sidratulmuntaha berarti "bidara yang berkesudahan". Disebut demikian karena tempat ini tidak bisa dilewati lebih jauh lagi oleh manusia dan merupakan tempat diputuskannya segala urusan yang naik dari dunia di bawahnya maupun segala perkara yang turun dari atasnya.
Sidratulmuntaha digambarkan sebagai bidara yang sangat besar, tumbuh mulai Langit Keenam hingga Langit Ketujuh. Dedaunannya sebesar telinga gajah dan buah-buahannya seperti bejana atau kendi dari daerah Hajar. Sidrat al-Muntahā adalah sebuah pohon yang terdapat di bawah arasy, pohon tersebut memiliki daun yang sama banyaknya dengan sejumlah makhluk ciptaan Allah.
Sumber :
https://www.suaramerdeka.com/hiburan/0410821332/misteri-pohon-di-akhir-loki-season-dua-adalah-yggdrasi-benarkah-begini-hubungannya-dengan-god-of-stories?page=2
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Yggdrasil
https://nationalgeographic.grid.id/read/132684318/yggdrasil-pohon-raksasa-yang-menopang-kehidupan-dalam-mitologi-nordik
https://intisari.grid.id/read/03923076/terhubung-ke-tiga-dunia-misterius-yang-berbeda-inilah-pohon-yggdrasil-dalam-mitologi-norse?page=all
https://www.kompasiana.com/agnestesalonikayolanda6376/6558667e110fce16a07c0002/pohon-multiverse-yggdrasil-simbol-perubahan-bagi-loki-dan-mcu-di-season-2
https://duniaku.idntimes.com/geek/culture/doni-jaelani/sembilan-dunia-mitologi-nordik
https://mydamayanti.wordpress.com/2011/11/04/kalpataru-ygdrasil-pohon-kehidupan-dunia/
https://www.detik.com/hikmah/kisah/d-6778936/tentang-buah-khuldi-dan-kisah-manusia-pertama-di-surga.
https://www.detik.com/hikmah/kisah/d-6778936/tentang-buah-khuldi-dan-kisah-manusia-pertama-di-surga
No comments:
Post a Comment