Tuesday, October 16, 2018

Trump & Perubahan Iklim Hoaks

Trump tuduh para ilmuwan 'memiliki agenda politik' namun akui perubahan iklim bukan hoaks

15 Oktober 2018

Presiden AS Donald Trump menuduh para ilmuwan perubahan iklim memiliki 'agenda politik,' dan meragukan bahwa manusia bertanggung jawab atas naiknya suhu bumi. Di sisi lain, Trump mengatakan dia tidak lagi percaya bahwa perubahan iklim adalah hoaks.

Pernyataan-pernyataan itu ia sampaikan dalam wawancara dengan CBS 60 Menit, kurang dari seminggu setelah para ilmuwan iklim melontarkan seruan bagi dunia internasional untuk menghentikan peningkatan suhu planet ini.

Para ilmuwan terkemuka di dunia sudah sejak lama bersepakat bahwa perubahan iklim disebabkan oleh manusia.

Pekan lalu, Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) - badan internasional terkemuka yang mengevaluasi perubahan iklim - memperingatkan bahwa dunia sedang mengarah pada kenaikan suhu hingga 3 derajat Celcius.

Aktivis lingkungan memprotes dampak perubahan iklim di tengah banjir rob di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara pada Selasa, 7 Desember 2021. Aksi jeda untuk iklim: Anak muda ‘cemas’ dengan perubahan iklim – ‘Kalau krisis pangan nanti kita makan apa?’

Para ilmuwan mengatakan bahwa fluktuasi alami suhu bumi diperburuk oleh aktivitas manusia - yang telah menyebabkan pemanasan global sebesar 1 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri.

Menurut laporan itu, jika kenaikan suhu bisa tetap pada 1.5 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri, itu akan menjadi "perubahan cepat berjangkauan luas, dan belum pernah terjadi sebelumnya di semua aspek masyarakat".


Apa kata Trump tentang perubahan iklim?

Selama wawancara pada Minggu (14/10), Trump menyatakan keraguannya untuk membuat perubahan kebijakan, dengan alasan para ilmuwan 'memiliki agenda politik yang sangat besar.' Trump menambahkan bahwa suhu bumi 'sangat mungkin untuk kembali (seperti semula)' - meskipun ia tidak mengatakan bagaimana.

Selain perubahan iklim, selama wawancara itu Trump juga menyampaikan beberapa hal:

  • Ia mengklaim, 'sehari sebelum' dia mengambil alih kepresidenan, AS nyaris 'melancarkan perang dengan Korea Utara'
  • Menurutnya Presiden Rusia Vladimir Putin 'mungkin' terlibat dalam pembunuhan politik
  • Menolak untuk mengatakan apakah akan menerapkan lagi kebijakan pemisahan anak imigran, tetapi menegaskan 'harus ada konsekuensi' untuk yang memasuki AS secara ilegal
  • Menurutnya ia telah memperlakukan Christine Blasey Ford (yang mengaku dilecehkan secara seksual oleh Hakim Agung Kavanaugh) dengan 'penuh hormat' setelah mengolok-olok kesaksiannya di depan ribuan orang di sebuah rapat umum.

Betapa pun, Trump mengakui bahwa perubahan iklim adalah hal yang nyata. "Saya pikir itu bukan hoaks, saya pikir mungkin ada perbedaan (suhu akibat perubahan iklim)," katanya kepada wartawan Lesley Stahl.

"Tapi saya tidak tahu apakah itu karena manusia. Saya akan mengatakan ini: Saya tidak ingin memberikan triliunan dolar. Saya tidak ingin kehilangan jutaan lapangan kerja. Saya tidak ingin ditempatkan pada posisi yang kurang menguntungkan. "


Apa yang dikatakan para ilmuwan?

Laporan yang dirilis minggu lalu oleh IPCC mengatakan perubahan iklim hanya bisa dihentikan jika dunia membuat perubahan besar, dan berbiaya tinggi.

Langkah itu menyangkut, antara lain, pengurangan emisi global CO2 sebesar 45% sebelum 2030, mengurangi penggunaan batubara hingga hampir nol dan menggunakan lahan untuk tanaman penghasil energi seluas hingga tujuh juta km persegi.

Para ilmuwan memperingatkan, jika dunia tidak bertindak, akan terjadi sejumlah perubahan signifikan dan berbahaya terhadap dunia kita, seperti naiknya permukaan laut, perubahan besar pada suhu dan keasaman laut, dan akibat buruk pada kemampuan untuk menanam tanaman pangan seperti beras, jagung dan gandum.


Apa yang dikatakan Trump sebelumnya?

Selama masa kampanye presiden pada tahun 2016, Donald Trump mengatakan bahwa perubahan iklim adalah hoaks, tetapi sejak menduduki kursi kepresidenan ia menghindari mengambil sikap yang jelas tentang masalah ini.

Namun, ia memutuskan bahwa AS akan mengundurkan diri dari perjanjian perubahan iklim Paris, yang melibatkan 187 negara lain untuk menjaga kenaikan suhu global 'jauh di bawah' 2C di atas tingkat pra-industri dan 'berusaha keras untuk membatasi' perubahan suhu bahkan hingga maksimum 1,5C.

Pada saat itu, Trump mengatakan dia ingin menegosiasikan kesepakatan baru yang adil dan tidak akan merugikan bisnis dan pekerja AS. Hal itu memicu spekulasi bahwa mantan bintang reality show televisi ini masih percaya bahwa perubahan iklim itu sekadar karangan belaka.

Namun, Nikki Haley, mantan duta besar AS untuk PBB, mengatakan Trump "percaya iklim berubah dan dia percaya polutan adalah bagian dari persoalan".


Sumber :

https://www.bbc.com/indonesia/dunia-45860191

Saturday, October 10, 2015

Yaxchilan

Bangunan Kuno Suku Maya "Yaxchilan" Yang Misterius 

Misteri Bangunan Kuno Yang Tak Terpecahkan

Seperti yang kita ketahui, selama ini bangunan milik Suku Maya memang menyimpan banyak misteri. Nah, salah satunya adalah Yaxchilan di Meksiko. Jika datang ke sini, wisatawan bisa melihat sebuah bangunan dari batu kapur yang diisi dengan labirin-labirin. Jika selama ini yang Anda tahu peninggalan Suku Maya adalah piramida di Tikal, Guatemala, tapi ternyata masih ada lagi.

Peninggalan suku ini masih ada di Yaxchilan, Chiapas, Meksiko. Bangunan kuno dekat Sungai Usumacinta adalah salah satu bangunan yang paling misterius di dunia. Betapa tidak, Yaxchilan yang berada dekat perbatasan Meksiko dengan Guatemala ini, dipercaya sudah ada sejak abad ke 5. Untuk mencapainya, turis bisa menggunakan kapal yang berlayar di Sungai Usumacinta.

Begitu tiba di sana, yang bisa Anda lihat adalah sebuah kemegahan bangunan milik Suku Maya ini. Ada sekitar 130 lebih monumen batu di dalamnya. Adapun beberapa di antara monumen tersebut termasuk gerbang yang penuh dengan ukiran. Apabila diamati, ukiran ini menggambarkan kehidupan kerajaan pada masa itu.

Melihatnya, Anda pasti yakin kalau ukiran tersebut salah satu arsitektur paling keren dari Suku Maya. Hal terpenting yang turis lihat jika tiba di Yaxchilan adalah sebuah lorong gelap yang dikenal dengan istilah 'The Labyrinth'.

Nantinya, labirin ini akan menuntun Anda untuk mencapai ruang utama. Bagian-bagian Yaxchilan ini terdiri dari tiga komplek utama, yaitu Acropolis Tengah, Acropolis Selatan, dan Acropolis Barat. Bagian utama dari situs ini adalah Acropolis Tengah yang menghadap ke arah alun-alun utama.

Sementara di Acropolis tengah diisi oleh beberapa bangunan cantik, seperti Temple 23, Temple 12, dan tangga dengan ukiran huruf hieroglif. Menurut arkeolog, penggalian di Temple 23 berhasil menemukan beberapa benda kuno. Adapun salah satu dari benda kuno yang telah berhasil ditemukan adalah pisau yang bertuliskan nama Lady Xook. Menurut arkeolog, pisau ini menunjukkan kemungkinan tentang peristiwa penguburan seorang ratu.


Sumber :
http://paling--seru.blogspot.co.id/2013/07/bangunan-kuno-suku-maya-yaxchilan-yang.html#.VhnRGvmqqko

Relief Dewa Jupiter Dolichenus

Prasasti Misterius Dewa Tak Dikenal Ditemukan Di Turki


Misteri Bangunan Kuno Yang Tak Terpecahkan

Arkeolog asal University of Munster baru-baru ini menggali sebuah situs dan menemukan batuan Romawi unik yang menggambarkan dewa. Relief pada prasasti misterius tersebut menggambarkan Dewa tidak dikenal pada sebuah tempat perlindungan kuno di Turki. Prasasti misterius bermotif dewa tak dikenal terbuat dari batu basalt setinggi satu setengah meter digunakan sebagai dinding penopang pada dinding biara, menggambarkan kesuburan atau dewa vegetasi.
Arkeolog yang tergabung dalam penggalian diantaranya Prof Dr Engelbert Winter dan Dr Michael Blomer dari Cluster of Excellence "Religion and Politics". Temuan ini mengingatkan situs suci dewa Jupiter Dolichenus yang berdekatan dengan kota kuno Doliche di Turki Tenggara. Relief ini memberikan wawasan berharga tentang keyakinan Romawi dan menjadi tradisi diwilayah Near East kuno.
Prasasti Misterius Bermotif Dewa Kesuburan
Penggalian ini didukung German Research Foundation (Deutsche Forschungsgesellschaft, DFG), Universitas Munster Asia Minor Research Centre. Tim arkeolog yang tergabung melakukan penggalian ditempat utama kuil suci Jupiter Dolichenus dibawah arahan Prof Winter sejak tahun 2001. Sejauh ini, tim ilmuwan telah menemukan fondasi kuno dan tempat suci Romawi serta dari biara Mar Solomon abad pertengahan.
Di tahun ini, tim arkeolog berhasil menemukan situs kultus yang diperkirakan berusia 2000 tahun. Prasasti misterius bermotif dewa tak dikenal menjadi dinding merupakan tempat suci pertama Zaman Besi atau fondasi candi dewa Jupiter Dolichenus, salah satu dewa paling penting dari Kekaisaran Romawi pada abad ke-2 Masehi. Tempat suci ini terletak dekat dengan kota Gaziantep pada ketinggian 3900 kaki di gunung Duluk Baba Tepesi. Arkeolog menemukan prasasti di reruntuhan biara Kristen yang berdiri dilokasi tempat kudus kuno, Awal Abad Pertengahan.
Jupiter Dolichenus adalah dewa Romawi yang tercipta dari titisan Jupiter, Raja para dewa, dan merupakan kultus Baal di Asia Minor. Dewa Baal merupakan raja dewa dan kombinasi satu dewa dimaksudkan untuk membentuk campuran yang kuat dari tradisi agung timur dan barat. Kuil biasanya tertutup untuk orang luar dan pengikut harus menjalani ritual inisiasi sebelum mereka dapat diterima sebagai umat agama misterius Romawi, sehingga sangat sedikit yang diketahui tentang ibadah sebenarnya.
Beberapa petunjuk yang bisa diperoleh dari ikonografi ini sangat jarang, kultus agama miterius dikenal luas pada abad ke-2 SM, dan mencapai puncaknya dibawah dinasti Severan pada awal abad ke-3. Setidaknya terdapat 17 kuil telah dibangun di provinsi Roma, secara substansial jauh dibawah popularitas Mithras, Isis atau Cybele. Penyembahan Jupiter Dolichenus sangat tertuju pada asal, dan kultus ini menghilang setelah jatuhnya kota Doliche ke Sassanid di abad ke-3 SM.
Prasasti Misterius, Dewa Kesuburan
Agama misteri (Mystery religions) diperkenalkan Yunani-Romawi, karakterisasi utama agama ini adalah kerahasiaan yang terkait dengan keterangan inisiasi. Sementara praktek ritual mungkin tidak diungkapkan kepada orang luar, salah satu misteri yang paling terkenal dari zaman kuno Yunani-Romawi yaitu Misteri Eleusinian, bahkan mendahului Zaman Kegelapan Yunani.
Menurut Prof Winter, prasasti misterius bermotif dewa tak dikenal memberi informasi tentang bagaimana tradisi asli terselamatkan di Zaman Besi melalui orang-orang Romawi.
Blomer menjelaskan bahwa prasasti basal merupakan dewa yang tergambar pada piala dimana unsur-unsur bergambar menunjukkan dewa kesuburan. Gambaran yang paling mencolok berupa ikonografi seperti jenggot atau postur lengan yang mengarah pada penggambaran Zaman Besi.
Penggalian tahun ini lebih terkonsentrasi pada pencarian biara Mar Solomon yang masih berdiri di abad pertengahan. Reruntuhan biara terawat baik, sehingga berbagai kesimpulan tentang kehidupan dan budaya diwilayah ini berada diantara Zaman Kuno Akhir dan masuknya tentara salib. Pada tahun 2010, arkeolog menemukan reruntuhan biara dan mereka mengetahui hal itu dari sumber tertulis saja. Menurut arkeolog Blomer, semua temuan tahun ini merupakan bagian terpenting yang bisa menjawab misteri biara suci. Sejarah membentang dari awal Zaman Besi dan tempat suci Romawi dikenal diseluruh kekaisaran, dan pemanfaatan jangka panjang sebagai biara Kristen pada saat masuknya tentara salib.
Saat ini arkeolog sedang membuat kompleks situs yang luar biasa dan reruntuhan biara agar bisa diakses masyarakat. Reruntuhan biara diawetkan dan terbungkus dengan bahan khusus, tindakan ini sebagai perlindungan yang didukung Turki Zirve University di Gaziantep, mereka menyediakan sekitar 200,000 Euro untuk proyek tiga tahun. Dokumentasi digital, penggunaan quadrocopter, kendaraan jarak jauh yang dikemudikan dengan kamera 3D, semuanya dikembangkan oleh Institute for Geoinformatics dari Universitas Munster.


Sumber :
http://chrismalia.blogspot.co.id/2015/03/prasasti-misterius-dewa-tak-dikenal.html

The Georgia Guidestones

Monumen Misterius “The Georgia Guidestones”


Misteri Bangunan Kuno Yang Tak Terpecahkan

Hingga hari ini, tidak ada yang tahu, siapa pendiri monumen misterius “The Georgia Guidestones”. Monumen ini berdiri di tahun 1979, dibangun oleh orang..atau sekelompok orang yang tidak dikenal, di Georgia Amerika Serikat. Dalam monumen ini terukir pesan..yang ditulis dalam 8 (delapan) bahasa.Inti pesan ini adalah, pentingnya pengurangan jumlah populasi penduduk dunia menjadi 500 juta orang saja!

Diduga, pendiri Monumen Misterius ini adalah kaum elite pelopor globalisasi (New World Order), demikian menurut teori konspirasi. Tapi hingga detik ini, tidak ada yang mengetahui kebenarannya!!

Di Elberton, Georgia, sebuah kota dengan penduduk sekitar 5.000 orang, yang terletak di dekat perbatasan negara bagian South Carolina di Amerika Serikat, berdiri sebuah monumen granit besar yang berisi pesan mengenai ketahanan umat manusia dan generasi mendatang. Terukir dalam delapan bahasa yang berbeda pada empat batu besar adalah 10 Guides, atau perintah yang menjelaskan agenda New World Order (Paham Dunia Baru). Monumen ini disebut sebagai Guidestones Georgia atau Stonehenge Amerika.

Monumen didirikan pada tahun 1979 setelah seorang pria berpakaian rapi, menggunakan nama samaran RC Christian, datang dan memperkenalkan dirinya sebagai wakil dari sebuah kelompok yang memiliki agenda kemanusiaan. Hingga saat ini, tak ada yang mengetahui siapa sebenarnya lelaki misterius bernama RC Christian ini.

Pesan dalam Georgie Guidestones mengandung inti permasalahan mengenai empat isu utama:
1) Pembentukan pemerintahan dunia dan satu bahasa bagi dunia,
2) Pengurangan jumlah penduduk dan kontrol reproduksi,
3) Lingkungan dan hubungan manusia dengan lingkungan,
4) “Iman” dan Spiritualitas.

10 pesan di ukir dalam 8 bahasa: Inggris, Spanyol, Swahili (Bahasa Di Afrika), Hindi (Bahasa Sekitar India), Ibrani, Arab, Cina, dan Rusia. Terdapat sebuah pesan yang lebih pendek diukir di puncak struktur ini dalam 4 bahasa kuno: Babilonia, Yunani, Sansekerta, dan Hieroglif Mesir.

The Guides, memiliki aturan yang jelas. Berikut kata-kata yang diukir diatas batu Guidestones.

  1. Mempertahankan jumlah penduduk dunia di bawah jumlah 500.000.000 supaya memiliki keseimbangan abadi dengan alam
  2. Panduan reproduksi bijaksana – meningkatkan kebugaran dan keanekaragaman.
  3. Menyatukan umat manusia dengan satu bahasa tunggal baru
  4. Mengatur tiga hal, yaitu gairah – iman – tradisi – dan segala sesuatu yang berhubungan dengan amarah.
  5. Melindungi manusia dan bangsa-bangsa dengan hukum yang adil dan sistem pengadilan.
  6. Biarkan semua bangsa memiliki aturan internal eksternal guna menyelesaikan sengketa di pengadilan dunia.
  7. Hindari pejabat tidak berguna dan peraturan yang mengada-ada.
  8. Seimbangkan hak pribadi dengan tugas sosial.
  9. Hormati kebenaran- keindahan – cinta – guna mencari harmoni dengan yang tak terbatas.
  10. Janganlah manusia menjadi seperti penyakit kanker bagi bumi – Sisakan ruang untuk alam – Sisakan ruang untuk alam.



Sumber :
http://www.beritaunik.net/misteri-dunia/kisah-misteri-monumen-misterius-the-georgia-guidestones.html

Gobekli Tepe

Misteri Kuil Gobekli Tepe - Kuil tertua di Dunia?


Misteri Bangunan Kuno Yang Tak Terpecahkan

Selain Stonehenge yang misterius dan terdiri dari batu-batu raksasa yang disusun dengan rapi sehingga menuai berbagai macam kontroversi hingga saat ini. ternyata ada juga situs serupa dan diklaim berusia lebih tua dari usia Stonehenge.

Göbekli Tepe.
Pada tahun 1994, penemuan arkeologi mengagumkan terjadi di Turki selatan, di utara perbatasan dengan Suriah. Monumen Tiga lingkaran batu megalitik yang terkubur selama ribuan tahun yang lalu berada di puncak bukit yang disebut Göbekli Tepe.

Göbekli Tepe adalah suatu tempat yang bisa kita sebut sebagai Kuil yang terletak 15 km sebelah timur laut kota Şanlıurfa (Urfa) di Turki tenggara. Dan Kuil ini dianggap sebagai kuil tertua yang pernah ada di dunia.

Yang mengejutkan adalah tentang perdebatan dari usia Kuil Tiga Lingkaran Batu Raksasa ini.  Menurut para arkeolog, usia dari Kuil  Gobekli Tepe adalah beberapa ribu tahun lebih tua dari lingkaran batu pertama yang ada di Stonehenge (3.500 SM).

Pilar batu  Göbekli Tepe beratnya  sekitar 10 sampai 20 ton,  yang terbesar adalah 50 ton  memiliki tinggi   9m  dengan jarak paling jauh adalah 500 m . Batu berbentuk T memiliki tinggi 3m , meskipun ada juga yang di pusat lingkaran masing-masing lebih tinggi.

Pembangunan  Göbekli Tepe
Göbekli Tepe hingga saat ini masih diteliti oleh arkeolog Turki dan Jerman, dan  pertama kali digali pada tahun 1994. Area bukit ini telah lama digunakan untuk pertanian oleh petani lokal.  Pilar  monolitik berbentuk T dihubungkan dengan dinding kasar dan dibangun dengan membentuk struktur oval. Seperti sebuah bangku rendah di sekitar dinding dengan diameter antara 10m dan 20m dan diperkirakan adalah struktur tertua yang dibangun pada 9.000 SM.

Tahap pembangunan periode kedua diperkirakan sekitar 7500-6000 SM yang menempatkan itu dalam era Pra-Tembikar. Beberapa kamar atau ruangan berbentuk persegi panjang dengan lantai kapur telah membantu para arkeolog untuk memecahkan usia pembangunan Kuil ini.. Lingkaran batu yang sama dan berbentuk T monolit ditemukan di Karahan Tepe yang  terletak dekat Sogmatar di Dataran, Harran C. 9 000 SM dan pada Nevalý Cori yang diperkirakan berusia 500 tahun lebih muda lagi dari Göbekli Tepe. Struktur dari Göbekli Tepe di puncak bukit tampaknya menjadi pusat kultus yang bisa menampung banyak orang.

UK Daily Mail says the temple stones at Gobekli Tepe might be the greatest archaeological discovery ever, "a site that has revolutionised the way we look at human history, the origin of religion - and perhaps even the truth behind the Garden of Eden.
Nat Geo says, "We used to think agriculture gave rise to cities and later to writing, art, and religion. Now the world’s oldest temple suggests the urge to worship sparked civilization."

Tidak ada jejak tanaman peliharaan atau hewan yang telah ditemukan di Göbekli Tepe atau di wilayah setempat. Menurut perkiraan arkeolog, cara bertani berasal dari Mesopotamia 9500-10.000 SM dan bahkan lebih awal pada 13.000 SM di tepi sungai Nil. Jenis Gandum tertua telah ditemukan di gunung hanya 20 mil jauhnya dari Göbekli Tepe. Gandum jenis inilah yang merupakan tolak ukur dari perhitungan para arkeolog.

Arkeologi di Suriah dan Turki telah menetapkan bahwa wilayah yang kemudian dikenal sebagai 'bulan sabit yang subur' itu diperkirakan menjadi sangat subur segera setelah zaman es terakhir berakhir. Lingkungan itu sangat kaya, dipenuhi kawanan binatang liar yang sangat besar, dan tanaman dan makanan yang mudah diperoleh.


Fungsi Göbekli Tepe

Selain adanya kontroversi tentang keagamaan, ada juga kontroversi yang cukup mengejutkan dari Göbekli Tepe. Monolit batu di Göbekli Tepe diukir dengan gambar hewan dan pictograms abstrak yang sulit dimengerti. Hewan dan burung dibuat dengan ukiran realistis dan gaya yang canggih. Gambar burung bangkai, seperti ukiran batu, telah ditemukan pada Göbekli Tepe. Karena burung secara tradisional dikaitkan dengan kematian, ini menunjukkan bahwa penggambaran Göbekli Tepe mungkin telah menjadi tempat untuk ritual berkaitan dengan kekuatan spiritual orang mati bagi para leluhur.

Dan menyikap rahasia dimana di masa itu,  orang mati ditempatkan 'di luar' sehingga mereka akan dimakan oleh burung pemakan bangkai, dan kerangka orang yang telah meninggal akan dimakamkan setelah itu.

Awal massa Neolitikum dimana kota-kota seperti Catal Huyuk memiliki citra yang menunjukkan burung bangkai sebagai penjaga. Beberapa pilar berbentuk T di Göbekli Tepe telah diukir berbentuk  tangan manusia, mungkin dalam sikap doa. Seperti diartikan bahwa sosok manusia bisa menjadi dewa, atau nenek moyang, atau gambaran dari manusia dalam keadaan suatu ritual tertentu.

Hingga saat ini,  Gobekli Tepe masih terus diteliti dan digali lebih jauh lagi untuk menyingkap rahasia-rahasia lain yang tidak kita ketahui seperti bagaimana cara membangunnya dan lain sebagainya.

(hawkson)

Sumber :
wikipedia.org
German Archeological Institute
http://xnews-hawkson-blogmisteri.blogspot.co.id/2012/06/misteri-kuil-gobekli-tepe-kuil-tertua.html

Pilar Penopang Candi Verabhadra di India yang Melayang

Misteri Bangunan Kuno Yang Tak Terpecahkan


Keindahan abad ke-16 bisa dilihat salah satunya dari peninggalan berbagai bangunan yang masih kokoh saat ini, yaitu candi. banyak sekali candi-candi di seluruh dunia, terutama di Asia Tenggara yang merupakan warisan kejayaan para leluhur dalam teknologi bangunan.

Candi dibangun bukan hanya mengandalkan tenaga tetapi juga ilmu pengathuan, maka tidak heran jika setiap candi memiliki keunikan sendiri. Salah satunya adalah candi Veerabhadra yang dikenal sebagai Candi Lepakshi, terletak di desa kecil bersejarah Lepakshi di Kabupaten Anantapur dari Andhra Pradesh, India.

Letaknya sekitar 15 kilometer sebelah timur dari Hindupur, dan sekitar 120 kilometer di sebelah utara dari Bangalore. Dibangun dengan gaya khas arsitektur Wijayanagara, candi ini memiliki banyak patung yang indah dari Dewa, Dewi, penari dan musisi, serta ratusan lukisan seluruh dinding, kolom dan langit-langit yang menggambarkan cerita dari epos Mahabharata, Ramayana, dan Purana.

Di depan candi adalah Nandi besar, gunung Siwa, yang diukir dari satu blok batu, dan dikatakan sebagai salah satu yang terbesar dari jenisnya di dunia.

Candi Veerabhadra terkenal juga karena tekniknya yang membuat kita terheran-heran. Di antara 70 pilar batu, ada satu yang menggantung seperti melayang. Dasar pilar yang hampir menyentuh tanah, masih memungkinkan untuk dilewati objek seperti selembar kertas atau sepotong kain dari satu sisi ke sisi lain.

Pilar yang melayang ini juga sempat membuat frustasi insinyur asal Inggris, yang mencoba mengungkapkan rahasianya dan bagaimana pilar ini bisa berdiri tegak dan tidak terpengaruh.

Candi Veerabhadra dibangun oleh saudara Viranna dan Virupanna, bawah Kekaisaran Vijayanagar selama pemerintahan Raja Achutaraya.

Desa Lepakshi memegang tempat yang signifikan dalam wiracarita Ramayana India. Legenda mengatakan bahwa burung Jatayu, terluka oleh raja Lanka, Rahwana, jatuh di sini setelah pertempuran sia-sia terhadap raja yang membawa pergi Sita, istri Rama, raja Ayodhya. Ketika Rama mencapai tempat itu, ia melihat burung itu dan berkata dengan penuh kasih kepadanya, "Le Pakshi" yang berarti "Bangkitlah, burung" di Telegu.


Sumber :
http://exspresiku.blogspot.co.id/2015/08/ajaib-pilar-penopang-di-candi-ini.html

Wednesday, July 8, 2015

Freemasonry


Lambang Freemasonry, berupa Mistar dan Jangka, kadangkala dengan atau tanpa huruf G.
Freemasonry adalah sebuah organisasi persaudaraan yang asal-usulnya tidak jelas antara akhir abad ke-16 hingga awal abad ke-17.

Freemasonry kini ada dalam beragam bentuk di seluruh dunia dengan jumlah anggota diperkirakan sekitar 6 juta orang, termasuk 150000 orang di bawah yurisdiksi Loji Besar Skotlandia dan Loji Besar Irlandia, lebih dari seperempat juga orang di bawah yurisdiksi Loji Besar Bersatu Inggris dan kurang dari dua juta orang di Amerika Serikat.

Organisasi Freemasonry tidak mempunyai pusat dan setiap negara mempunyai organisasi yang berdiri sendiri. Sekalipun demikian setiap organisasi Freemasonry di mana pun akan mempunyai nomor pendirian dan berhubungan satu dengan lainnya. Freemasonry juga mempunyai Master tertinggi yang merupakan master tertinggi dari seluruh Master Freemasonry yang bertugas melakukan koordinasi seluruh Freemasonry yang ada di dunia.

Organisasi ini diatur menjadi Loji-Loji Besar atau kadang-kadang Orient yang mandiri, yang masing-masing memiliki yurisdiksinya tersendiri, yang terdiri atas Loji bawahan atau konstituen. Berbagai Loji Besar dapat mengakui atau tidak mengakui satu sama lain berdasarkan Prinsip Mason (sebuah Loji Besar bisanya menganggap Loji Besar lainnya yang memiliki prinsip yang sama sebagai Loji reguler, dan mereka yang tidak sama dianggap sebagai Loji "tak reguler" atau Loji "gelap").

Freemasonry merupakan organisasi yang tertutup dan ketat dalam penerimaan anggota barunya. Organisasi ini bukan merupakan organisasi agama dan tidak berdasarkan pada teologi apapun. Tujuan utamanya adalah membangun persaudaraan dan pengertian bersama akan kebebasan berpikir dengan standar moral yang tinggi.

Freemasonry sendiri adalah simbolisasi dari pengertian pekerja keras yang mempunyai kebebasan berpikir. Kata mason berasal dari bahasa Perancis, maçon, yang artinya "tukang batu". Sekalipun organisasi ini merupakan organisasi hanya bagi kaum laki-laki namun kini sudah banyak pula kelompok Freemasonry wanita.

Ada juga lembaga tambahan, yang merupakan organisasi yang terkait dengan cabang utama Freemasonry, namun dengan administrasinya sendiri.

Bagaimana terbentuk dan kapan mulai dibentuknya organisasi sekuler ini, pihak Freemasonry sendiri masih belum bisa menentukan. Banyak dugaan gerakan kebebasan berpikir dan anti dogma (terutama terhadap agama) ini sudah ada sejak sebelum abad pertengahan. Bukti ini didapatkan dari ditemukannya manuskrip dari sebuah perusahaan bangunan Inggris.

Manuskrip itu berisi konstitusi dan aturan-aturan organisasi, landasan hukum, serta hak dan kewajiban anggota. Data-data ini yang di kemudian hari merupakan dasar pembentukan organisasi yang digunakan oleh Freemason, dan masih digunakan hingga saat ini.

Selain itu, terdapat pula sebuah puisi Inggris yang dikenal sebagai "manuskrip Regius" yang bertahun 1390 dan merupakan naskah Mason tertua. Dengan begitu secara resmi sejarah Freemasonry adalah berasal dari Inggris, sekalipun banyak sekali publikasi yang ditulis oleh bukan dari kelompok Freemasonry yang membuat spekulasi bahwa Freemasonry berasal dari banyak tempat lain.

Ada bukti yang menunjukkan bahwa ada Loji-Loji Mason yang berdiri di Skotlandia sejak awal abad ke-16 (contohnya Loji Kilwinning, Skotlandia, memiliki catatan sejak akhir abad ke-16, dan disebutkan dalam Statuta Schaw Kedua (1599) yang merinci bahwa "ye warden of ye lug of Kilwynning [...] tak tryall of ye airt of memorie and science yrof, of everie fellowe of craft and everie prenteiss according to ayr of yr vocations"). Ada sejumlah Referensi jelas mengenai keberadaan Loji-Loji di Inggris pada pertengahan abad ke-17.

Loji Besar pertama, yaitu Loji Besar Inggris (bahasa Inggris: Grand Lodge of England atau GLE), didirikan pada 24 Juni 1717, ketika empat Loji yang sudah lebih dulu berdiri di London berkumpul pada acara makan malam bersama. Loji ini degan cepat berkembang menjadi badan regulator, dan banyak Loji Inggris bergabung ke dalamnya.

Akan tetapi, beberapa Loji tidak menyukai beberapa modernisasi yang lakukan oleh GLE, misalnya pembuatan Derajat Ketiga. Akhirnya Loji-Loji itu membentuk sebuah Loji Besar tandingan pada 17 Juli 1751, yang mereka sebut "Loji Besar Antient Inggris." Dua Loji Besar ini saling bersaing demi supremasi – dikenal sebagai "Modern" (GLE) melawan "Antient" (atau "Kuno") – hingga akhirnya mereka bersatu pada 25 November 1813 dan membentuk Loji Besar Bersatu Inggris (bahasa Inggris: United Grand Lodge of England atau UGLE).

Loji Besar Irlandia dan Loji Besar Skotlandia didirikan pada tahun 1725 dan 1736. Freemasonry kemudian menyebar ke daerah koloni Britania di Amerika Utara pada tahun 1730-an – dengan "Antient" dan "Modern" (selain juga Loji Besar Irlandia dan Skotlandia) mendirikan sejumlah Loji bawahan atau Loji "saudara", serta mendirikan Loji-Loji Besar Daerah. Loji pertama Amerika berdiri di Philladelphia di bawah binaan dari Masonic Grand Lodge England dengan Benjamin Franklin sebagai master yang pertama.

Seusai Revolusi Amerika, banyak Loji Besar AS yang berdiri di tiap negara bagian. Beberapa gagasan dikemukakan untuk mendirikan "Loji Besar Amerika Serikat", dengan George Washington (yang merupakan anggota Loji Virginia) sebagai Master Besar pertama, namun ide ini hanya muncul sebentar. Berbagai Loji Besar di negara-negara bagian tidak bersedia mengurangi otoritas mereka dengan menyepakati lembaga semacam itu.

Meskipun tidak ada perbedaan besar dalam Freemansory yang dilaksanakan oleh Loji-Loji yang dibawahi oleh Antient maupun Modern, sisa-sisa pembagian ini masih dapat dilihat dalam nama dari sebagian besar Loji, F.& A.M. merupakan Free and Accepted Masons ("Mason Bebas dan Diterima") dan A.F.& A.M. adalah Antient Free and Accepted Masons ("Mason Antient yang Bebas dan Diterima").

Yurisdiksi tertua di benua Eropa, yaitu Grand Orient de France (GOdF), didirikan pada tahun 1733.[17] Akan tetapi, sebagian besar yurisdiksi berbahasa Inggris menghentikan hubungan resmi dengan GOdF sekitar tahun 1877, ketika (menyusul Kongres Lausanne 1875) GOdF menghapuskan syarat bahwa anggotanya harus mempercayai tuhan atau dewa. Saat ini Grande Loge Nationale Française (GLNF) adalah satu-satunya Loji Besar Prancis yang memiliki hubungan baik reguler dengan UGLE dan banyak yurisdiksi sesuainya di seluruh dunia.

Karena sejarahnya itu, Freemansory seringkali disebut memiliki dua cabang yang saling tidak memiliki hubungan baik reguler:

UGLE dan tradisi yurisdiksi yang sesuai (sebagian besar disebut Loji Besar) dalam hubungan baik, dan GOdF, tradisi yurisdiksi Eropa Daratan (seringkali disebut Orient Besar) dalam hubungan baik.
Di kebanyakan negara Latin, Freemansory Kontinental bergaya GOdF lebih menonjol, meskipun di sebagian besar negara Latin ini ada juga Loji Besar yang memiki hubungan baik reguler dengan UGLE dan komunitas Loji Besar di seluruh dunia yang sama-sama memiliki "hubungan persaudaraan" reguler dengan UGLE. Sedangkan yang lainnya, dilihat dari sebagian besar Freemansory, cenderung lebih mengikuti gaya UGLE, meskipun tetap ada sejumlah perbedaan kecil.

Loji-Loji Besar dan Orient-orient Besar merupakan lembaga independen dan mandiri yang mengelola kemasonan di negara, daerah, atau wilayah yang bersangkutan (disebut yurisdiksi). Tidak ada bukti mengenai keberadaan satu lembaga tunggal yang menaungi Freemasonry di seluruh dunia; hubungan antar yuridiksi yang berbeda dilakukan hanya berdasarkan pengakuan bersama.

Regularitas adalah mekanisme konstitusional dimana Loji Besar atau Orient Besar saling memberikan pengakuan bersama satu sama lain. Pengakuan ini memungkinkan hubungan formal pada tingkat Loji Besar, dan memberi kesempatan kepada para anggota Freemasonry untuk menghadiri rapat Loji di yurisdiksi lain yang telah diakui. Sebaliknya, regularitas melarang hubungan dengan Loji yang bukan Loji reguler. Sebuah Loji Besar Mason biasanya memiliki daftar berisi yurisdiksi dan Loji lain yang telah mereka akui dan dengan demikian mereka anggap sebagai Loji reguler.

Loji Besar dan Orient Besar yang saling memberikan pengakuan dan mengizinkan intervisitasi dikatakan berada dalam hubungan persahabatan. Sejauh yang diperhatikan oleh UGLE, regularitas didasarkan pada kepatuhan terhadap sejumlah prinsip dasar ("Tanda"), yang ditetapkan dalam Konstitusi UGLE dan Kontitusi dari Loji-Loji Besar yang dengannya mereka memiliki hubungan persahabatan. Bahkan dalam definisi ini ada beberapa variasi mengenai jumlah dan isi Tanda pada masing-masing yurisdiksi. Sementara kelompok Mason lainnya dikelola secara berbeda.[22]

Masing-masing dari dua cabang utama Freemasonry menganggap Loji-Loji yang berada di bawah cabang yang bersangkutan sebagai "reguler" sedangkan Loji yang ada di cabang lainnya sebagai "tak reguler." Akan tetapi, cabang UGLE sangat besar sehingga banyak Loji Besar dan Orient Besar yang memiliki hubungan persahabatan dengan UGLE biasanya secara umum dianggap sebagai kemasonan "reguler" (atau "Aliran Utama"), sedangkan Loji Besar dan Orient Besar yang memiliki hubungan persahabatan dengan GOdF biasanya dianggap sebagai kemasonan "liberal" atau "tak reguler".

Isu ini diperparah oleh fakta bahwa penggunaan "Loji" versus "Orient" saja tidak langsung dapat dijadikan petunjuk ke cabang manakah Loji atau Orient tersebut masuk, dan demikian tidak dapat dijadikan indikator regularitas. Istilah "regularitas" juga secara lebih luas digunakan untuk menyebur berbagai lembaga yang didirikan secara terpisah dan menganggap diri mereka sebagai "Mason" namun tidak diakui oleh kedua cabang utama Mason.

Loji (kadang disebut juga Loji Pribadi atau Loji Konstituen dalam konstitusi Mason) adalah unit organisasi dasar Freemasonry. Setiap Loji baru harus memiliki Surat Izin atau Piagam yang dikeluarkan oleh sebuah Loji Besar, yang memberinya izin untuk berjalan dan menyelenggarakan rapat. Para anggota Mason yang berkumpul sebagai sebuah Loji tanpa memperlihatkan dokumen ini (misalnya, karena sedang dalam kamp tawanan perang) dianggap sebagai Loji" gelap" atau "tak reguler", terkecuali bagi sedikit Loji-Loji "abadi" yang didirikan sebelum pembentukan Loji-Loji Besar.

Sebuah Loji harus menggelar rapat di tempat yang telah ditetapkan dan pada waktu yang dipublikasikan sebelumnya. Mereka akan memilih, menginisiasi, dan mempromosikan anggota dan petugasnya; Loji itu akan membangun dan mengelola harta dan asetnya, termasuk waktu dan catatan; dan Loji yang bersangkutan juga dapat memiliki, menduduki, atau berbagi propertinya. Seperti organisasi lainnya, Loji dapatmemiliki bisnis formal untuk mengelola pertemuan dan acara, rapat umum tahunan serta komite, dana amal, korespondensi dan laporan, keanggotaan dan langganan, rekening dan pajak, acara khusus dan katering, dan sebagainya. Jumlah kegiatan adalah tergantung pada masing-masing Loji, dan di bawah konstitusi serta berbagai bentuk prosedur yang sama, Loji-Loji dapat mengembangkan tradisi yang berbeda-beda.

Seseorang hanya dapat diinisiasi, atau dijadikan sebagai seorang Mason, di dalam sebuah Loji. Orang dapat menjadi anggota tetap dalam sebuah Loji seumur hidupnya. Seorang Mason Master dapat mengunjungi Loji manapun yang memiliki hubungan persahabatan dengannya, dan sebuah Loji dapat memberikan sambutan yang ramah kepadanya serta mengadakan rapat formal dengannya. Pengunjung harus terlebih dahulu memeriksa regularitas Loji tersebut dan dapat memastikan bahwa Loji tesebut sesuai dengan tujuannya; namun dia dapat ditolak untuk masuk jika ada kemungkinan bahwa dia akan menganggu keharmonisan Loji. Jika dia mau mengunjungi Loji yang sama berulang kali, dia mungkin saja diharapkan untuk bergabung dan membayar biaya langganan.

Plakat ini memperingati kunjungan persaudaraan 'formal' oleh NIRMAS, asosiasi Mason untuk anggota Angkatan Laut Australia, yang pada awalnya bermula di Basis Pelatihan Magang, HMAS Nirimba, yang darinya nama kelompok ini berasal. Plakat ini didesain berdasarkan lencana kapal untuk Angkatan Laut. Kunjungannya adalah kepada Loji Gundagai United, No.25.

Sebagian besar Loji berisi para Freemason yang tinggal atau bekerja di kota atau daerah di dekat Loji yang bersangkutan. Loji lainnya diikuti oleh para Mason yang memiliki kesamaan minat, pekerjaan atau latar belakang. Loji semacam ini kadang mensyaratkan adanya kesamaan sekolah, universitas, unit militer, penunjukkan atau derajat Mason, seni, pekerjaan dan hobi. Di beberapa Loji, pendirian dan namanya mungkin hanya tinggal sejarah, karena seiring waktu, keanggotaan berkembang lebih luas dariapda yang diharapkan oleh para "pendirinya"; dalam beberapa Loji lainnya, keanggotaan tetap eksklusif.

Ada pula Loji spesialis Riset, yang anggotanya adalah para Master Mason, dengan ketertarikan pada Riset Mason (mengenai sejarah, filsafat, dll.). Loji Riset sepenuhnya terjamin, namun biasanya tidak menginisiasi anggota baru. Loji Instruksi di UGLE dapat dijamin oleh Loji biasa manapun untuk dapat mempelajari dan berlatih Ritual Mason.

Para Freemason berkumpul sebagai sebagai Loji, bukan di dalam' Loji, kata "Loji" lebih bermakna orang-orang yang berkumpul, bukan tempat berkumpul. Akan tetapi, dalam penggunaan sehari-hari, premis Mason sering disebut "Loji". Bangunan Mason kadangkala disebut "Kuil" ("Filsafat dan Art)"). Di banyak negara, digunakan istilah Pusat atau Gedung Mason dan bukannya Kuil. Ini untuk menghindari prasangka dan kecurigaan. Beberapa Loji berbeda, selain juga kelompok Mason dan non-Mason lainnya, sering menggunakan premis yang sama pada waktu yang berbeda.

Menurut tradisi Mason, mason batu Eropa Abad Pertengahan sering berkumpul, makan bersama, dan tinggal selepas jam kerja di sebuah Loji di sisi selatan sebuah situs bangunan, dimana matahari menghangatkan batunya pada siang hari. Bagian Lembaga Pesta sosial (atau Lembaga Sosial) dari pertemuan ini dengan demikian sering disebut Selatan. Loji-Loji awal berkimpul di kedai atau tempat umum tetap lainnya dengan ruangan khusus.

Setiap Loji Mason memilih pengurus tertentu untuk melaksanakan tugas-tugas khusus dalam kerja Loji. Master Terhormat (pada dasarnya Presiden Loji) selalu menjadi pengurus terpilih. Sebagian besar yurisdiksi juga memilih Petugas Senior dan Junior (Wakil Presiden), Sekretaris dan Bendahara. Semua Loji memiliki Tyler, atau Tiler, (yang menjaga pintu ruangan Loji ketika sedang ada sesi di Loji yang bersangkutan), terkadang dipilih oleh Master. Selain pengurus yang dipilih, Loji juga meiliki banyak pengurus yang ditunjuk – misalnya Diakon, Penatalaya, dan Chaplain (ditunjuk untuk memimpin doa di konvokasi rapat atau kegiatan – seringkali, tapi tak harus, merupakan seorang rohaniwan). Jabatan khusus dan tugas mereka berbeda-beda pada tiap yurisdiksi.

Banyak jabatan direplikasi pada tingkat Loji Daerah dan Loji Besar dengan tambahan 'Tinggi' pada jabatannya, misalnya setiap Loji memiliki 'Petugas Junior', maka Loji Besar memiliki 'Petugas Junior Tinggi' (atau terkadang 'Petugas Tinggi Junior'). Selain itu, ada sejumlah jabatan yang hanya terdapat pada tingkat Loji Besar.

Pada dasarnya Freemasonry lebih mengedepankan masalah-masalah kemanusiaan atau humanisme sekuler. Dalam kelompok persaudaraan tersebut, manusia akan dilihat sebagai mahluk individu dan pemikirannya menjadi titik sentral pandangan. Pekerjaan dan spirit kerja dalam Freemasonry ditujukan pada menemukan bagaimana harapan-harapan utama manusia dalam menempuh kehidupan ini.

Dalam upaya kebersatuan anggota sebagai ikatan persaudaraan, adalah dengan cara melihat segi positif pemikiran setiap individu, dan meninggalkan segi negatifnya. Berkumpul dalam Loji adalah merupakan tradisi sejak awal dimana para anggota akan saling bertukar pikiran, dan yang lebih penting adalah tetap membina ikatan persaudaraan atau brotherhood. Masing-masing anggota harus mampu bekerja untuk diri sendiri agar menjadi manusia yang lebih baik, berguna, berdasarkan ikatan persaudaraan, serta membangun kebebasan berpikir dalam kehidupannya di tengah masyarakat. Secara ideal dapat dikatakan bahwa: membangun sebuah kuil kemanusiaan.

Loji Freemasonry tertua di Weltevreden (kini kecamatan Gambir, Jakarta Pusat) di sekitar tahun 1885
Dalam praktiknya, Freemasonry tidak menyajikan suatu doktrin maupun dogma, dan juga tidak mempunyai program yang kaku. Bagaimana peraturan kebebasan berpikir yang dikembangkan oleh setiap anggota komunitas adalah secara sadar atau tidak apabila pemikiran seorang anggota itu dapat diterima secara umum oleh anggota komunitas. Kebenaran spirit dalam filosofi yang dikembangkan Freemasonry akan terus berkembang sebagai wujud dari bagaimana cara pandang melihat kebenaran yang dipercayai, bagaimana kekuatan sistem nilai, norma, adat dan tradisi yang ada dalam masyarakat, serta adanya kompromi penerimaan sesuatu pandangan atau pemikiran yang baru.

Freemasonry pada dasarnya menghormati semua agama dan kepercayaan yang dianut oleh anggotanya. Freemasonry sebagai organisasi persaudaraan tidak terlibat pada suatu agama dan kepercayaan yang dianut para anggotanya. Dengan demikian setiap anggota juga perlu menghormati kebebasan setiap individu dalam menentukan pilihan agama dan kepercayaannya masing-masing. Sekalipun demikian Freemasonry memercayai bahwa Tuhan adalah kreator dari alam raya. Secara prinsip Freemasonry mempunyai tiga pilar filosofi yang harus selalu dipegang yaitu: rasionalitas, ketuhanan, dan etika.

Pada dasarnya Freemasonry mengajarkan sebuah filosofi baru dalam kehidupan ini. Filosofi baru tersebut yaitu sekularisme yang artinya memisahkan berbagai sektor kehidupan dengan agama yaitu pada sektor-sektor pendidikan, hukum, politik, ekonomi, kesehatan, dan ilmiah. Dalam hal ini agama menjadi kebutuhan individu, dan mengurangi fungsi agama dalam kehidupan sosial. Dengan demikian sekularisasi dalam Freemasonry adalah sebuah proses dimana semua yang mengatur segi kehidupan sosial berupa sistem nilai, norma, dan ide-ide, landasannya adalah empirik, rasional, dan pragmatik. Filosofi baru inilah yang kemudian dalam perjalanan kehidupan Freemasonry telah menarik begitu banyak pertentangan dengan prinsip-prinsip yang sudah ada.

Sekalipun Freemasonry tidak ada sangkut pautnya dengan peperangan, ataupun perkembangan politik suatu negara, namun dalam praktiknya nilai-nilai yang diajarkan oleh Freemasonry telah memberikan sumbangan yang besar dalam setiap individu Freemasonry dalam membangun masyarakat yang diidamkan yaitu bebas dari tirani dan dogma.

Hingga kini Freemasonry tetap menjaga tradisi ritual, yang merupakan simbol bahwa setiap anggota adalah pekerja bangunan (maçon) yang dapat disimbolkan sebagai batu bata yang harus disusun menjadi sebuah bangunan kuil. Bagunan kuil Freemasonry merupakan simbol dari sebuah masyarakat yang besar.

Dalam menerima anggota baru dari sebuah Loji atau rumah Freemason, maka ritual ini akan diperkenalkan kepada setiap anggota baru tersebut. Ia kemudian mempunyai kewajiban untuk juga berfungsi sebagai pekerja membangun kuil secara bersama-sama dengan anggota yang lain. Freemasonry meletakkan visi bahwa bekerja membangun kuil adalah sebuah seni yang tinggi agar nampak indah baik di bagian luar, di bagian dalam maupun di bagian pusat bangunan . Sebagai anggota suatu Loji, komunitas Freemasonry mempunyai hierarki tiga tingkatan dari yang terrendah hingga yang tertinggi yaitu murid, pekerja, dan master.

Setiap master mempunyai tugas untuk membimbing murid-muridnya dan membantu para pekerja agar dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Para Master mempunyai hierarki dengan tingkatan yang tertinggi adalah tingkat 33 yang merupakan Grand Master untuk suatu negara.

Simbol kuil yang digunakan oleh Freemasonry adalah Bait Salomo sebagai simbolik kerja manusia dalam membangun kehidupan masyarakat yang majemuk yang permasalahannya tak pernah selesai. Pengambilan Bait Salomo ini sebab Bait Salomo di Yerusalem selalu menjadi polemik antar agama dengan sengketa yang tak pernah selesai – di atas pondasi yang ada ingin selalu dibongkar oleh kelompok agama yang menang mendudukinya dan dibangun kembali sebagai kuil agama yang lain.

Diduga, Bait Salomo berada di bawah Masjid Al-Aqsa yang merupakan masjid besar kedua setelah Masjid Al-Haram di Mekkah. Namun penggunaan Bait Salomo sebagai simbol kerja Freemasonry dalam masyarakat majemuk telah diartikan oleh kelompok anti Freemasonry bahwa Freemasonry identik dengan Yahudi dan Zionisme.

Freemasonry adalah organisasi yang tertutup dan memegang rahasia apa yang tengah dibicarakan di dalamnya. Berbagai upacara ritual yang dilaksanakan hanya boleh dilihat oleh anggota komunitas Freemason. Perilaku atau peraturan seperti ini sudah berlangsung beratusan tahun. Awalnya adalah demi perlindungan para anggota Freemasonry itu sendiri dari tekanan pihak yang bertentangan dengan prinsip berkebebasan berpikir dan anti dogma di tiga ratus tahun lalu di Inggris, dimana agama Katolik masih kuat memegang kendali hukum.

Namun dengan tidak terbukanya kelompok Freemasonry ini telah membawa pergunjingan di luar yang dilakukan oleh berbagai kelompok yang berseberangan prinsip. Karena begitu banyak pergunjingan dan spekulasi, baik dari kelompok agama maupun politik garis keras yang semakin banyak muncul di media massa, maka akhir-akhir ini Freemasonry mulai membuka diri, kecuali berbagai ritual yang dilaksanakan di dalam kelompok. Keterbukaan ini dilakukan guna membantah berbagai pergunjingan dan spekulasi tersebut .

Anggota Freemasonry yang umumnya dari kalangan intelektual dan tokoh-tokoh politik akhirnya juga menjadikan negara-negara yang dipimpin para Freemasonry menjadi negara sekuler. Contoh yang paling jelas adalah Amerika Serikat. Saat adanya perang saudara di Amerika antara Utara dan Selatan, banyak kalangan tinggi militer dan politik yang menjadi anggota Freemason. Presiden pertama Amerika sebagai sebuah negara republik yaitu George Washington adalah juga anggota Freemason. Amerika kemudian menjadi negara sekuler sebagaimana negara-negara di Eropa setelah revolusi Perancis.

Pembesar dan orang terkenal Freemasonry tercatat 14 orang Presiden Amerika antara lain George Washington, Gerald Ford, James Monroe, Franklin Delano Roosevelt, Theodore Roosevelt, dan Harry Truman. Dari Inggris tercatat antara lain Raja Edward VII, Raja Edward VIII, Raja George VI, dan Winston Churchil . Musikus terkenal antara lain Mozart dan Beethoven, serta ahli politik terkenal antara lain Montesquieu. Nama-nama dari Indonesia antara lain Pangeran Aryo Suryodilogo, Raden Saleh, Abdul Rachman (dari Kesultanan Pontianak), Paku Alam V, Paku Alam VI, Paku Alam VII, Pangeran Adipati Ario Notokoesoemo, dan Hamengku Buwono VIII.

Sepanjang sejarah selama 250 tahun, organisasi persaudaraan sekuler ini mempunyai pengalaman konflik dengan baik kelompok agama maupun aliran politik garis keras seperti fasisme dan komunisme. Dalam kehidupan politik garis keras fasisme yaitu pada saat kekuasaan Hitler, Grand Master Loji Jerman mati dibunuh oleh Hitler dan anggota Loji ini telah dimasukkan ke kamp-kamp konsentrasi.

Sampai dua ratus tahun lalu, Katolik Roma memberlakukan hukuman mati bagi orang-orang Katolik yang masuk menjadi anggota Loji Freemason. Berkuasanya politik komunisme di Indonesia juga telah melarang dan menutup organisasi Freemasonry di Indonesia.

Menurut Harun Yahya, Freemasonry adalah kelompok Yahudi yang menjalankan perintah rahasia dari Ordo Bait Allah serta dari kelompok Zionis internasional. Tuduhan lainnya adalah bahwa Freemasonry mempunyai agenda tersembunyi (salah satunya untuk menghancurkan Islam), melakukan kontrol terhadap pejabat-pejabat Arab dalam masalah Palestina, menggunakan nama-nama lain (seperti Rotary and Lion Club) sebagai kamuflase, serta melakukan kegiatan mafia dan korupsi.

Selain itu, Harun Yahya juga menuding bahwa Freemasonry menggunakan prinsip dan menjalankan upacara Kabbalah serta melakukan kegiatan sihir, dan melaksanakan serta menyebarkan ajaran Yudaisme, ateisme, paganisme, komunisme, dan nazisme.

Tudingan ini populer di dunia Islam radikal karena mengaitkan freemasonry dengan berbagai kepercayaan dan organisasi yang sebenarnya tidak ada hubungannya, topik kebencian antar agama dan faksi dalam perang salib, serta dengan masalah Palestina dan Israel.

Kecurigaan terhadap freemasonry di masa kini bisa ditelusuri kepada artikel 17, 22, dan 28 dalam dokumen Hamas 1988 yang mencurigai Freemason, Rotary, Lion dan organisasi rahasia lainnya sebagai alat untuk menyelipkan kepentingan Israel. Walaupun demikian, kecurigaan ini sebenarnya belum pernah terbukti dan organisasi yang disebutkan sebenarnya tidak beroperasi secara tersembunyi atau menyimpan rahasia.

Dengan berbagai kecurigaan yang ada, freemasonry berkembang di berbagai negara yang berpenduduk muslim seperti Malaysia, Turki, Maroko, dan Lebanon.

Konspirasi pembunuhan John F. Kennedy. Ada spekulasi bahwa JF Kennedy dibunuh oleh komplotan Freemasonry karena banyak orang di sekitar JF Kennedy adalah anggota organisasi Freemason. Namun teori konspirasi ini tidak pernah terbukti.

Konspirasi dengan Yahudi dan Zionis merupakan tudingan yang sangat terkenal dan sudah berlangsung beratusan tahun. Tudingan konspirasi dengan Yahudi dan Zionis ini berasal dari sebuah buku yang sangat terkenal, Protokol Para Tetua Sion.

Namun sebetulnya buku ini ditulis oleh seorang Rusia Sergei Alexandrovich Nilus (1862-1930) dan isinya plagiat serta palsu yang berasal dari berbagai tudingan terhadap Freemasonry dan anti semit yang sudah tersebar di belahan Eropa sebelumnya. Sekalipun demikian buku ini menjadi seolah-olah buku dokumen bagi mereka yang anti semit maupun yang anti Freemason.


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Freemasonry