Wednesday, May 3, 2023

Perceraian Meningkat Karena Acara Reuni

Perceraian Meningkat di Kota Padang, Pemicunya Acara Reuni

30 April 2023


Pengadilan Negeri Agama Kota Padang mencatat terjadinya lonjakan angka perceraian pascalebaran Idul Fitri 2023. Penyebab perceraian beragam, tetapi yang menjadi pemicunya adalah acara reuni.

Hal ini diungkapkan Ketua Pengadilan Agama Kota Padang, Nursal, kepada awak media, Minggu (30/4).

“Pasca lebaran 2023, Pengadilan Agama menangani angka perceraian hingga mencapai 100 pasangan per hari. Hal ini berbeda sebelumnya, sebelum lebaran 2023 Pengadilan Agama mengurusi hanya 60 kasus perceraian saja setiap hari,” jelas Nursal.

“Menghadiri acara reuni salah satu indikator terjadinya perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kota Padang,” tambahnya.

Menyikapi maraknya perceraian yang dipicu oleh acara reuni, sosiolog dari Universitas Negeri Padang Eka Asih Febriani mengatakan bisa jadi itu salah satunya.

Namun, kata Eka Asih, acara reuni yang menciptakan perselingkuhan bukanlah faktor utama perceraian.

Menurutnya, faktor utama terjadinya perceraian adalah ketidakmampuan pasangan dalam hal pemenuhan kebutuhan ekonomi.

“Selain terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), gagalnya usaha dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi adalah faktor utama penyebab terjadinya perceraian,” ujarnya, Minggu (30/4).

Eka Asih Febriani menambahkan, dengan acara reuni, individu kembali mengenali lingkungan sosialnya yang dahulu.

“Dalam agenda reuni kembali terjadi interaksi sosial, apalagi lingkungan sosialnya terdahulu lebih baik dalam usaha pemenuhan kebutuhan ekonominya dibanding dirinya. Perselingkuhan akan dimulai dengan proses kekaguman kepada individu lain (lawan jenis), yang berawal dari saling curhat dan berlanjut pada hubungan yang lain,” jelasnya.

Diinggung banyaknya perempuan yang mengajukan perceraian, Eka Asih menilai, pada saat ini perempuan dalam kehidupan modren mempunyai fungsi ganda; mengurus rumah tangga dan bekerja.

“Dalam kehidupan modren, perempuan yang bekerja tidak takut dengan perceraian. Karena ia mampu dan tak tergantung dengan laki-laki dalam usaha pemenuhan kebutuhan ekonomi dan sosialnya. Makanya saat ini perempuan mendominasi dalam mengajukan perceraian di Pengadilan Agama,” tutupnya.


Sumber :

https://padek.jawapos.com/sumbar/30/04/2023/perceraian-meningkat-di-kota-padang-pemicunya-acara-reuni/

Sunday, March 12, 2023

Money Laundering

Sejarah Singkat Money Laundering

Mitra Humas tahu tidak istilah money laundring? Kenapa kok istilahnya money Laundering? Emangnya uangnya di cuci di mesin cuci? Kayak apa ya mesin pencuci uang tsb? Nah sebelum dijelaskan Money Laundering tersebut. lebih baik dimulai dulu dari sisi sejarahnya.

Praktik Money laundering sebagai salah satu jenis kejahatan kerah putih (white collar crime) yang sebenarnya sudah ada sejak tahun 1967. Pada saat itu, seorang perompak di laut, Henry Every, dalam perompakannya terakhir merompak kapal Portugis berupa berlian senilai £325.000 poundsterling. Harta rampokan tersebut kemudian dibagi bersama anak buahnya, dan bagian Henry Every ditanamkan pada transaksi perdagangan berlian dimana ternyata perusahaan berlian tersebut juga merupakan perusahaan pencucian uang milik perompak lain di darat. 

Namun istilah Money Laundering baru muncul ketika Alphonse Gabriel Capone (Al Capone), seorang Penjahat/Mafia terkenal di Amerika yaitu antara tahun 1920-193 memulai bisnis binatu, dengan memakai si genius Meyer Lansky orang Polandia. Lansky, seorang akuntan mencuci uang kejahatan Al Capone melalui usaha binatu (Laundry). Al Capone lahir di New York City, 17 Januari 1899 dan meninggal di 25 Januari 1947. Kejahatan apa yg dilakukan oleh Al Capone ?

  • Penjualan Minuman Keras
  • Penyelundupan (senjata, Narkoba dsb)
  • Perjudian
  • Prostitusi

Dari kegiatan usaha ilegalnya tersebut Al Capone memiliki uang sebesar/tahun :

  • Dari Hasil Perjudian = U$ 25,000,000
  • Dari Hasil Penjualan Minuman Keras = U$ 60,000,000
  • Dari Hasil Premanisme = U$ 10,000,000
  • Dari Hasil Jual Beli = U$ 10,000,000

Pendapatan yang begitu besar tentunya bukan hasil dari bisnis legal, namun sulit bagi pemerintah setempat saat itu untuk melacak uang2x tersebut karena Al Capone memecah nuang-uang tersebut dalam bentuk uang cash terutama koin dan uang-uang pecahan 1-5 dolar. 

Permasalahan muncul buat Al Capone, dia berpikiran bahwa tidak mungkin menyimpan uang sebegitu besar dalam bentuk cash dirumahnya. Lalu dia berpikir keras, bagaimana cara menyimpan uang tersebut. Yang tidak memungkinkan bagi dirinya adalah Menyimpan Uang di Bank. 

Lho kenapa? karena namanya juga uang yg didapat adalah hasil usaha ilegal, nanti kalau ditanya oleh bank sumbernya darimana? Bagaimana? Apalagi uang tersebut dalam bentuk Coin dan uang recehan kertas nominal 1 dollar sampai 5 dollar, hal ini tidak diinginkan oleh Al Capone.  

Melalui Meyer Lansky seorang Akuntan jenius yang berasal dari Polandia Al Capone membangun usaha Binatu yang diberinama Laundromat. 

lho kok dia beli tempat usaha itu? pemikirannya juga sederhana, kembali kepada pendapatan Al Capone di Judi. kenapa dari judi? Iya karena hasil dari tempat judi, uangnya kan dalam bentuk koin. tapi apa hubungannya dengan tempat usaha cucian pakaian? begini bayar cucian kan pake uang recehan. jadi Al Capone membuat pemikiran seolah-olah uang recehannya tadi berasal dari hasil usaha Laundry sebelum disetor ke bank. jadi kalo ditanya oleh pihak berwenang hal itu adalah legal. 

Karena strategi ini dianggap berhasil maka tidak mungkin dia memasukan uangnya yang begitu banyak ke dalam satu laundry saja, maka dia meng-ekspansi dengan jumlah outlet diperbanyak. Nah hal ini masih memungkinkan pihak bank juga curiga, daripada bank curiga. maka dia membuat terobosan yang kedua yaitu Membeli Properti, kenapa dia membeli property? karena dia paham betul membeli property saat itu sangat menggiurkan dan menjualnya juga sangat mudah maka dipilih cara ini.  Dengan cara Jual - Beli property, uang dihasilkan adalah uang usaha legal dari hasil jual beli property. 

https://www.facebook.com/DivHumasPolri/posts/pengetahuansejarah-singkat-money-launderingmitra-humas-tahu-tidak-istilah-money-/651165894912270/

Modus Tahapan Pencucian Uang

Pencucian uang (Money Laundering) adalah suatu upaya perbuatan untuk menyembunyikan atau menyamarkan asal usul uang/dana atau Harta Kekayaan hasil tindak pidana melalui berbagai transaksi keuangan agar uang atau Harta Kekayaan tersebut tampak seolah-olah berasal dari kegiatan yang sah/legal.

Pencucian Uang umumnya dilakukan melalui tiga tahapan:

  • Tahap penempatan/placement
  • Tahap Pelapisan/Layering
  • Tahap integrasi

Untuk itu, penerapan program APU dan PPT tidak saja penting untuk pemberantasan pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme, melainkan juga untuk mendukung penerapan prinsip kehati-hatian yang dapat melindungi Penyelenggara maupun pengguna jasa dari berbagai risiko yang mungkin timbul.

https://www.okbank.co.id/id/information/news/modus-tahapan-pencucian-uang


Kegiatan pencucian uang mencakup tiga langkah yang menjadi dasar operasional, meliputi: 

Placement 

Placement atau penempatan uang menjadi tindakan awal dari pencucian uang, yaitu proses masuknya uang tunai ke dalam sistem finansial. Di tahap ini, pergerakan uang sangat rawan dideteksi. Untuk menghindarinya, biasanya uang dipecah menjadi satuan yang lebih kecil agar tak mudah dicurigai. Selain itu, bisa juga menempatkan uang ke instrumen penyimpanan uang berbeda seperti dek dan deposito, menyelundupkan uang atau harta hasil tindak pidana ke negara lain, melakukan penempatan secara elektronik, dan memakai beberapa pihak lain dalam bertransaksi. 

Layering 

Layering adalah aktivitas menjauhkan uang yang diperoleh dari tindak kejahatan. Ini biasanya dilakukan dengan membeli aset, investasi, atau menyebar uang melalui pembukaan rekening bank di beberapa negara. Dalam tahap ini, suaka pajak atau tax havens akan memperlancar tidak pencucian uang. Tax havens adalah wilayah tertentu yang menyediakan fasilitas penampungan aset atau investasi asing tanpa kewajiban membayar pajak. Layering juga bisa dilakukan dengan mentransfer melalui kegiatan perbankan lepas pantai (offshore banking) dan transaksi memakai perusahaan boneka (shell corporation). 

Integration 

Integration adalah upaya menggabungkan atau memakai harta kekayaan yang sudah terlihat sah, baik dinikmati langsung, investasi ke berbagai jenis produk keuangan, membiayai bisnis sah, maupun membiayai kembali kegiatan tindak pidana. Biasanya dilakukan dengan menginvestasikan pada suatu kegiatan, penjualan dan pembelian aset, serta pembiayaan korporasi. Meski begitu, pencucian uang dalam praktiknya tidak selau berjalan bertahap, melainkan saling menggabungkan tahapan dan melakukannya secara berulang, sehingga proses pencucian uang menjadi sangat rumit dan melibatkan banyak pihak. Kejahatan pencucian uang atau money laundering termasuk kejahatan yang terorganisir rapi, sehingga tak mudah ditangani.

https://money.kompas.com/read/2023/03/10/114921926/mengenal-apa-itu-pencucian-uang-kategori-hingga-tahapannya?page=all.


Contoh-contoh Kasus Money Laundering 

Contoh-contoh kasus money laundering atau pencucian uang seperti poin-poin di bawah ini akan membuat kita tercengang:


1. “Mencuci” Uang Lewat Banyak Nama di Bank

Entah apa yang salah dalam sistem penamaan di bank, namun soal nama ini menjadi salah satu yang paling rawan dalam tindakan money laundering atau pencucian uang. Contoh kasus pencucian uang dalam hal nama ini biasanya dilakukan dengan membuat rekening bank dengan dua nama atau lebih, di mana semakin banyak rekening bank yang dibuat, semakin lancar aksi money laundering yang dilakukan.

Mengenai pembuatan rekening fiktif ini, yang di benak kita biasanya adalah salah satu rekening yang dibuat si pelaku pencucian uang adalah rekening “normal”-nya yang ia lakukan sehari-hari. Padahal sebenarnya, kasus pencucian uang atau money laundering lewat meminjam banyak nama dalam bank tidak semudah itu. Bahkan bisa jadi, semua rekening pelaku digunakan untuk saling “mencuci” uang.

Cara yang paling umum adalah memindah-mindahkan deposito fiktif dari satu rekening ke rekening lainnya lalu membuat semacam tempat penyimpanan palsu untuk menyembunyikan transaksi antar rekening. Cara lain yang serupa namun lebih pintar adalah dengan menggunakan transaksi valuta asing atau dokumen-dokumen semacam letter of credit, di mana cara ini biasanya sering dipakai pelaku yang memiliki rekening bank fiktif asal luar negeri.

Transaksi-transaksi gelap menggunakan dua nama atau lebih dalam bank ini ujung-ujungnya akan membuat uang lari entah ke mana, sehingga uang yang sudah “dilarikan” pelaku ini dapat diperlakukan semau-maunya pelaku. Dengan demikian, penggunaan dua atau lebih pada rekening bank yang “berbeda-beda namun tetap satu” membuat seorang pelaku sukses melakukan money laundering.


2. Modus Transaksi Online Fiktif

Di antara semua transaksi yang ada, transaksi online merupakan transaksi yang paling rentan dengan money laundering. Lemahnya pengamanan transaksi online semacam e-commerce membuat pencucian uang lewat transaksi fiktif menjadi sangat mudah untuk dilakukan.

Pelaku pencucian uang yang jeli akan memanfaatkan kesempatan untuk membaca kebutuhan pasar online. Misalnya, dalam sebuah situs belanja online, produk terlaris adalah pakaian. Maka, pelaku money laundering akan membuat iklan tiruan dari penjual asli pakaian tersebut, di mana pakaian yang ada memiliki bentuk, deskripsi, dan harga yang sama persis.

Masih berkaitan dengan rekening bank, bisa saja pelaku pencucian uang mengaku bahwa ia masih satu saudara dengan si penjual asli. Supaya lebih meyakinkan, ketika kita memeriksa akun media sosialnya, kita mendapati dirinya dan penjual asli terhubung di Facebook dalam status “Brother”, “Sister”, atau sejenisnya, dan saat melihat percakapan mereka memang begitu akrab dan ada foto bersama pula (padahal itu trik Photoshop tingkat dewa, hanya mata kita yang tertipu saat melihatnya).

Ada lagi trik money laundering yang lebih cerdik untuk transaksi online semacam ini, yakni menggunakan 2 rekening atau lebih untuk mengelabui korban. Karena rekeningnya berbeda (dan gaya bicara saat sedang melakukan tawar-menawar juga berbeda jauh), kita pun yakin dua orang yang sama itu adalah orang yang berbeda, tanpa sadar bahwa sebenarnya orang tersebut mengambil keuntungan dari kegiatan money laundering lewat transaksi online fiktif yang dilakukan.


3. Memanfaatkan Struktur Direksi dan Aspek Perpajakan Perusahaan

Bila dikaitkan dengan kriminalitas, kejahatan terkait dengan perusahaan hampir selalu merupakan kejahatan tingkat rumit. Semakin rumit bila aktivitas perusahaan tersebut terbagi atas dalam dan luar negeri.

Kita yang telah mengakrabi dunia kerja tentu tidak asing dengan istilah jajaran direksi dan perpajakan, mengingat kedua hal ini kerap menjadi persoalan utama perusahaan yang sedang atau selalu berekspansi. Dalam hal money laundering, jajaran direksi dan aspek perpajakan merupakan dua aspek yang paling rentan akan kejadian pencucian uang.

Misalnya, direksi dan pemegang saham yang namanya sama pada dua atau lebih perusahaan akan berisiko lebih tinggi untuk melakukan money laundering, karena direksi dan pemegang saham yang sama persis dapat melakukan apapun soal keuangan perusahaan yang mereka sukai, termasuk membeli saham perusahaan di perusahaan mereka sendiri, namun di negara lain dan lewat metode electronic transfer fund untuk menyamarkan tindak pencucian uang mereka.

Ujung-ujungnya, hal ini kaitannya erat dengan penghindaran pajak, di mana negara tax haven selalu menjadi umpan. Perusahaan di negara tax haven mengekspor barang ke negara asal yang pajaknya lebih tinggi, di saat yang sama juga menjual barang dagangan dengan harga mahal, sehingga menyebabkan invoice ganda yang dihasilkan dan pada akhirnya invoice ganda ini menjadi pencetus awal kejadian pencucian uang atau money laundering.

Tiga contoh di atas merupakan contoh kasus money laundering atau pencucian uang yang parah. Kendati pencucian uang sering terkait dengan individu, kenyataannya perusahaan yang “terlegalisir” pun dapat melakukan tindak pencucian uang secara lebih cerdik dan lihai dibandingkan perseorangan. Karena itu, penting bagi kita untuk meningkatkan kehati-hatian dalam hal tindak kriminal pencucian uang semacam ini.

https://www.simulasikredit.com/contoh-contoh-kasus-money-laundering-atau-pencucian-uang/

Monday, December 12, 2022

Teori Konspirasi Perubahan Iklim

Teori Konspirasi Global Soal Perubahan Iklim Banjiri Twitter
Minggu, 11 Des 2022 10:09 WIB


Maraknya misinformasi dan hoaks di Twitter, apalagi yang menyangkut perubahan iklim, membuat sejumlah ilmuwan resah. Berita hoaks perubahan iklim meningkat ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak pengambil alihan Twitter oleh Elon Musk. Meningkatnya konten-konten seperti itu, memicu peningkatan jumlah pihak yang skeptis dengan perubahan iklim di platform tersebut.

Ada lebih banyak tweet dan retweet yang menggunakan terminologi skeptis iklim pada 2022 dibandingkan tahun lainnya sejak Twitter didirikan pada 2006, menurut analisis yang dilakukan peneliti Universitas London, Inggris, dikutip dari The Times.

Rinciannya, peneliti mengungkap ada 850.000 tweet atau retweet yang berisi pemikiran skeptis terhadap iklim tahun ini. Sementara, 2021 cuma memiliki 650.000 tweet dan 2020 mencapai 220.000 kicauan spektis perubahan iklim.

"Penolakan iklim di Twitter sudah menjadi kobaran api, seolah-olah ada satu liter gas yang dilemparkan ke atasnya," kata ilmuwan iklim Katharine Hayhoe kepada The Times.

Sebagian besar peningkatan misinformasi iklim baru-baru ini dapat dikaitkan dengan satu tagar: #climatescam. Tagar itu membuat sekitar 40 persen tweet tahun ini berisi bahasa skeptis iklim.

Sekarang, "#climatescam" muncul sebagai hasil teratas saat mencari "#climate" di Twitter. Tagar itu menyuguhkan informasi palsu tentang perubahan iklim.

Salah satu postingan populer menyertakan gambar yang mendefinisikan "perubahan iklim buatan manusia sebagai malapetaka buatan yang digunakan para globalis/sosialis untuk menanamkan rasa takut dan rasa bersalah untuk membebani, mengatur, dan menghilangkan kebebasan kita sambil berpura-pura menyelamatkan planet ini".

Sejumlah lembaga penelitian menegaskan emisi gas rumah kaca dari bahan bakar fosil menyebabkan perubahan iklim. Sebuah laporan iklim utama PBB yang diterbitkan tahun lalu oleh 230 penulis dari 66 negara menyimpulkan, aktivitas manusia bertanggung jawab atas cuaca ekstrem yang lebih sering terjadi di seluruh planet ini.

Namun demikian, misinformasi tentang perubahan iklim meledak di Twitter pada bulan November saat delegasi dari seluruh dunia bertemu untuk konferensi iklim penting PBB .

Dikutip dari The Guardian, penggunaan #climatescam di Twitter meningkat dua kali lipat dari Oktober hingga November, muncul sebanyak 23.832 postingan bulan lalu. Peningkatan itu 17 kali lebih banyak daripada tagar yang digunakan pada tahun 2021, menurut analisis lain yang dilakukan untuk The Times oleh Center for Countering Digital Hate.

Sementara itu, para ilmuwan dan pakar iklim sebenarnya sedang mempertimbangkan untuk meninggalkan Twitter karena platform tersebut gagal memoderasi konten berbahaya.

Secara terpisah, Center for Countering Digital Hate juga menemukan peningkatan ujaran kebencian di Twitter sejak Elon Musk mengambil kendali perusahaan, menurut laporan The Verge.


Sumber :
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20221207100817-199-883946/teori-konspirasi-global-soal-perubahan-iklim-banjiri-twitter.

Monday, October 3, 2022

Tempat Lahir Soekarno

Penulis buku ungkap alasan Orba kaburkan tempat lahir Soekarno

Sabtu, 6 Juni 2015 11:03

 

Sejarawan dan penulis buku-buku tentang Soekarno, Peter Kasenda, meyakinkan jika tempat lahir Sang Proklamator RI, Ir Soekarno, memang benar-benar di Surabaya, dan bukan di Blitar seperti yang selama ini diyakini sebagian masyarakat. Dia mengakui memang ada sedikit pelencengan sejarah pada masa orde baru mengenai sosok Putra Sang Fajar tersebut.

"Saya yakin sekali Bung Karno lahir di Surabaya," ujar Peter tegas dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6).

"Kronologinya, sebelum prahara '65, buku-buku sejarah itu menuliskan bahwa Soekarno lahir di Surabaya. Tapi pasca '65, ada buku-buku yang beredar dan mengatakan jika Soekarno lahir di Blitar. Seolah-olah bayangan tentang Soekarno itu memang sengaja dikaburkan," katanya menambahkan.

Peter mengatakan, ada indikasi dari pemerintah orde baru untuk menyingkirkan Soekarno, agar jauh dari pusat pemerintahan. Sebab, selain menyimpangkan sejarah tempat kelahirannya, tempat pemakamannya pun sengaja diserupakan dengan kota lahir yang di kultuskan kepadanya tersebut.

Penulis lima buku tentang Soekarno itu juga menilai, pemerintah orde baru paham jika nantinya makam Soekarno akan jadi situs ziarah politik. Sehingga, keberadaan makam beliau di dekat pusat pemerintahan dianggap akan mengganggu kemapanan politik bagi rezim saat itu.

"Kenapa di Blitar? Agar imej kota itu melekat di diri Bung Karno. Lalu mengapa dimakamkan di sana juga? Padahal waktu itu kan kalau menurut testamen Soekarno yang di dapat dari 2 orang istrinya, Soekarno itu kan inginnya di makamkan di Jawa Barat, Bogor," ujar Peter.

"Tapi pemerintah penggantinya malah memakamkan di Blitar. Alasannya, itu permintaan Soekarno yang katanya ingin dimakamkan di dekat ibunya. Tapi secara politis, hal ini bisa diduga agar menjauhkan Soekarno dari pusat pemerintahan. Ini jelas konteks politik," pungkasnya.


Sumber :

https://www.merdeka.com/politik/penulis-buku-ungkap-alasan-orba-kaburkan-tempat-lahir-soekarno.html

Jangka Jayabaya

Ramalan Jayabaya atau sering disebut Jangka Jayabaya adalah ramalan dalam tradisi Jawa yang salah satunya dipercaya ditulis oleh Jayabaya, raja Kerajaan Kadiri. Ramalan ini dikenal pada khususnya di kalangan masyarakat Jawa yang dilestarikan secara turun temurun oleh para pujangga. Asal usul utama serat ramalan Jayabaya dapat dilihat pada kitab Musasar yang digubah oleh Sunan Prapen dari masa Giri Kedaton. Sekalipun banyak keraguan keasliannya, tapi sangat jelas bunyi bait pertama kitab Musasar yang menuliskan bahwa Jayabaya yang membuat ramalan-ramalan tersebut.
Kitab Musarar dibuat tatkala Prabu Jayabaya di Kediri yang gagah perkasa, musuh takut dan takluk, tak ada yang berani.
Meskipun demikian, kenyataannya dua pujangga yang hidup sezaman dengan Prabu Jayabaya, yakni Mpu Sedah dan Mpu Panuluh, sama sekali tidak menyebut bahwa Prabu Jayabaya memiliki karya tulis dalam kitab-kitab mereka yang berjudul Kakawin Bharatayuddha, Kakawin Hariwangsa, dan Kakawin Gatotkacasraya. Kakawin Bharatayuddha hanya menceritakan peperangan antara kaum Pandawa dan Korawa yang disebut peperangan Bharatayuddha, sedangkan Kakawin Hariwangsa dan Kakawin Gatotkacasraya berisi tentang cerita ketika sang prabu Kresna ingin menikah dengan Dewi Rukmini dari negeri Kundina, putri prabu Bismaka. Rukmini adalah titisan Dewi Sri.

Dari berbagai sumber dan keterangan yang ada mengenai Ramalan Jayabaya, maka pada umumnya para sarjana sepakat bahwa sumber ramalan ini sebenarnya hanya satu, yakni Kitab Asrar (Musarar) karangan Sunan Giri Prapen (Sunan Giri ke-3) di Giri Kedaton yang kumpulkannya pada tahun 1540 Saka = 1028 Hijriyah = 1618 Masehi, hanya selisih 5 tahun dengan selesainya kitab Pararaton tentang sejarah Majapahit dan Singasari yang ditulis di pulau Bali 1535 Saka atau 1613 M. Jadi penulisan sumber ini sudah sejak zamannya Sultan Agung dari Mataram yang bertakhta (1613-1645 M).

Kitab Jangka Jayabaya pertama dan dipandang asli, adalah dari buah karya Pangeran Wijil I dari Kadilangu (sebutannya Pangeran Kadilangu II) yang dikarangnya pada tahun 1666-1668 Jawa = 1741-1743 M. Sang Pujangga ini memang seorang pangeran yang bebas. Mempunyai hak merdeka, yang artinya punya kekuasaan wilayah "Perdikan" yang berkedudukan di Kadilangu, dekat Demak. Memang dirinya merupakan keturunan Sunan Kalijaga, sehingga logis bila dia dapat mengetahui sejarah leluhurnya dari dekat, terutama tentang riwayat masuknya Sang prabu Brawijaya terakhir (ke-5) mengikuti agama baru, Islam, sebagai pertemuan segitiga antara Sunan Kalijaga, Brawijaya V dan Penasehat Sang Baginda benama Sabda Palon dan Nayagenggong.

Disamping itu dia menjabat sebagai Kepala Jawatan Pujangga Keraton Kartasura tatkala zamannya Sri Paku Buwana II (1727-1749). Hasil karya sang Pangeran ini berupa buku-buku misalnya, Babad Pajajaran, Babad Majapahit, Babad Demak, Babad Pajang, Babad Mataram, Raja Kapa-kapa, Sejarah Empu, dll. Tatkala Sri Paku Buwana I naik tahta (1704-1719) yang penobatannya di Semarang, Gubernur Jenderalnya benama van Outhoorn yang memerintah pada tahun 1691-1704. Kemudian diganti G.G van Hoorn (1705-1706), Pangerannya Sang Pujangga yang pada waktu masih muda. Didatangkan pula di Semarang sebagai Penghulu yang memberi Restu untuk kejayaan Keraton pada tahun 1629 Jawa = 1705 M, yang disaksikan GG. Van Hoorn.

Ketika keraton Kartasura akan dipindahkan ke desa Sala, sang Pujangga diminta pandapatnya oleh Sri Paku Buwana II. Ia kemudian diserahi tugas dan kewajiban sebagai peneliti untuk menyelidiki keadaan tanah di desa Sala, yang terpilih untuk mendirikan keraton yang akan didirikan tahun 1669 Jawa (1744 M).

Sang Pujangga wafat pada hari Senin Pon, 7 Maulud Tahun Be Jam'iah 1672 Jawa 1747 M, yang pada zamannya Sri Paku Buwono 11 di Surakarta. Kedudukannya sebagai Pangeran Merdeka diganti oleh putranya sendiri yakni Pangeran Soemekar, lalu berganti nama Pangeran Wijil II di Kadilangu (Pangeran Kadilangu III), sedangkan kedudukannya sebagai pujangga keraton Surakarta diganti oleh Ngabehi Yasadipura I, pada hari Kemis Legi,10 Maulud Tahun Be 1672 Jawa = 1747 M.

Jangka Jayabaya yang dikenal sekarang ini adalah gubahan dari Kitab Musarar, yang sebenarnya untuk menyebut "Kitab Asrar" Karangan Sunan Giri ke-3 tersebut. Selanjutnya para pujangga dibelakang juga menyebut nama baru itu.

Kitab Asrar itu memuat lkhtisar (ringkasan) riwayat negara Jawa, yaitu gambaran gilir bergantinya negara sejak zaman purbakala hingga jatuhnya Majapahit lalu diganti dengan Ratu Hakikat ialah sebuah kerajaan Islam pertama di Jawa yang disebut sebagai ”Giri Kedaton". Giri Kedaton ini tampaknya Merupakan zaman peralihan kekuasaan Islam pertama di Jawa yang berlangsung antara 1478-1481 M, yakni sebelum Raden Patah dinobatkan sebagai Sultan di Demak oleh para Wali pada 1481 M. Namun demikian adanya keraton Islam di Giri ini masih bersifat ”Hakikat” dan diteruskan juga sampai zaman Sunan Giri ke-3.

Sejak Sunan Giri ke-3 ini praktis kekuasaannya berakhir karena penaklukkan yang dilakukan oleh Sultan Agung dari Mataram; Sejak Raden Patah naik tahta (1481) Sunan Ratu dari Giri Kedatan ini lalu turun tahta kerajaan, diganti oleh Ratu seluruh jajatah, ialah Sultan di Demak, Raden Patah. Jadi keraton di Giri ini kira-kira berdiri antara 1478-1481 M atau lebih lama lagi, yakni sejak Sunan Giri pertama mendirikannya atau mungkin sudah sejak Maulana Malik Ibrahim yang wafat pada tahun 1419 M (882 H). Setelah kesultanan Demak jatuh pada masa Sultan Trenggono, lalu tahta kerajaan jatuh ke tangan raja yang mendapat julukan sebagai "Ratu Bobodo") ialah Sultan Pajang. Disebut demikian karena pengaruh kalangan Ki Ageng yang berorientasi setengah Budha/Hindu dan setengah Islam di bawah pengaruh kebatinan Siti Jenar, yang juga hendak di basmi pengaruhnya sejak para Wali masih hidup.

Setelah Kerajaan ini jatuh pula, lalu di ganti oleh penguasa baru yakni, Ratu Sundarowang ialah Mataram bertahta dengan gelar Prabu Hanyokro Kusumo (Sultan Agung) yang berkuasa di seluruh Jawa dan Madura. Di kelak kemudian hari (ditinjau, dari sudut alam pikiran Sri Sultan Agung dari Mataram ini) akan muncullah seorang raja bertahta di wilayah kerajaan Sundarowang ini ialah seorang raja Waliyullah yang bergelar Sang Prabu Herucakra yang berkuasa di seluruh Jawa-Madura, Patani dan Sriwijaya.

Wasiat Sultan Agung itu mengandung kalimat ramalan, bahwa kelak sesudah dia turun dari tahta, kerajaan besar ini akan pulih kembali kewibawaannya, justru nanti dizaman jauh sesudah Sultan Agung wafat. Ini berarti raja-raja pengganti dia dinilai (secara pandangan batin) sebagai raja-raja yang tidak bebas merdeka lagi. Bisa kita maklumi, karena pada tahun-tahun berikutnya praktis Mataram sudah menjadi negara boneka VOC yang menjadi musuh Sultan Agung (ingat perang Sultan Agung dengan VOC tahun 1628 & 1629 yang diluruk ke Jakarta/ Batavia oleh Sultan Agung).

Oleh Pujangga, Kitab Asrar digubah dan dibentuk lagi dengan pendirian dan cara yang lain, yakni dengan jalan mengambil pokok/permulaan cerita Raja Jayabaya dari Kediri. Nama mana diketahui dari Kakawin Bharatayudha, yang dikarang oleh Mpu Sedah pada tahun 1079 Saka = 1157 M atas titah Sri Jayabaya di Daha/ Kediri. Setelah mendapat pathokan/data baru, raja Jayabaya yang memang dikenal masyarakat sebagai pandai meramal, sang pujangga (Pangeran Wijil) lalu menulis kembali, dengan gubahan "Jangka Jayabaya" dengan ini yang dipadukan antara sumber Serat Bharatayudha dengan kitab Asrar serta gambaran pertumbuhan negara-negara dikarangnya sebelumnya dalam bentuk babad.

Lalu dari hasil, penelitiannya dicarikan Inti sarinya dan diorbitkan dalam bentuk karya-karya baru dengan harapan dapat menjadi sumber semangat perjuangan bagi generasi anak cucu di kemudian hari.

Cita-cita yang pujangga yang dilukiskan sebagai zaman keemasan itu, jelas bersumber semangat dari gambaran batin Sultan Agung. Jika kita teliti secara kronologi, sekarang ternyata menunjukan gambaran sebuah negara besar yang berdaulat penuh yang kini benama "Republik Indonesia". Kedua sumber yang diperpadukan itu ternyata senantiasa mengilhami para pujangga yang hidup diabad-abad kemudian, terutama pujangga terkenal R.Ng., cucu buyut pujangga Yasadipura I pengganti Pangeran Wijil I.

Jangka Jayabaya dari Kitab Asrar ini sungguh diperhatikan benar-benar oleh para pujangga di Surakarta dalam abad 18/19 M dan sudah terang Merupakan sumber perpustakaan dan kebudayaan Jawa baru. Hal ini ternyata dengan munculnya karangan-karangan baru, Kitab Asrar/Musarar dan Jayabaya yang hanya bersifat ramalan belaka. Sehingga setelah itu tumbuh bermacam-macam versi teristimewa karangan baru Serat Jayabaya yang bersifat hakikat bercampur jangka atau ramalan, akan tetapi dengan ujaran yang dihubungkan dengan lingkungan historisnya satu sama lain sehingga merupakan tambahan riwayat buat negeri ini.

Semua itu telah berasal dari satu sumber benih, yakni Kitab Asrar karya Sunan Giri ke-3 dan Jangka Jayabaya gubahan dari kitab Asrar tadi, plus serat Mahabarata karangan Mpu Sedah & Panuluh. Dengan demikian, Jangka Jayabaya ini ditulis kembali dengan gubahan oleh Pangeran Wijil I pada tahun 1675 Jawa (1749 M) bersama dengan gubahannya yang berbentuk puisi, yakni Kitab Musarar. Dengan begitu menjadi jelaslah apa yang kita baca sekarang ini.


Sumber :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ramalan_Jayabaya

Tuesday, May 17, 2022

Awalnya Curhat, Akhirnya Selingkuh

Awalnya Curhat, Akhirnya Selingkuh

- Selasa, 17 Mei 2022 | 09:36 WIB

  

Saat kondisi labil, setiap istri bisa cupet pikiran. Termasuk saat cekcok dengan suami. Pindah ke pria lain pun terkadang menjadi solusinya. Selingkuh hingga meninggalkan suami sahnya. Ini seperti yang terjadi pada Lady Sandi. Ia terpikat dengan Betrand saat hubungannya dengan suami tidak harmonis.

Betrand memang kurang ajar. Istri orang malah diajak menikah. Bukannya cari perempuan lain yang tidak punya ikatan resmi dengan laki-laki lain. Pria 35 tahun ini juga playboy. Hobinya tebar pesona. Terutama pada perempuan-perempuan yang kurang kasih sayang atau lagi dirundung persoalan dengan pasangannya.

“Ya puas saja kalau sudah bisa mendapatkannya,” aku Betrand saat menemani Lady mengurus perceraiannya.

Salah satu korban si Betrand itu tak lain adalah Lady. Wanita 29 tahun ini sebenarnya juga sudah punya suami. Namanya John Dori, 33. Istrinya bakal direbut Betrand, John tak tinggal diam. Ia tidak rela, tidak ikhlas dan marah. Tiga perasaan itu campur aduk menjadi satu. Menjadi kalimat pamungkas: tidak mau berpisah.

Sayangnya, Lady tidak memihak John. Ia sudah kena bius Betrand. Entah jopa-japu apa yang disuwukkan Betrand setiap hari ke kuping Lady. Mungkin kalimat standar sekaligus klasik, “Aku cinta kamu, kamu satu-satunya di hatiku. Mari kita menua bersama.”

Perjuangan John untuk mempertahankan mahligai pernikahannya, juga bukan sebulan dua bulan saja. Tapi tahun-tahunan. Mungkin lebih dari 25 kali purnama. Tapi tetap belum ada hasil.

Awal mula Lady itu suka dengan Betrand karena ia sering curhat dengan laki-laki itu. Curhat banyak hal, mulai urusan pekerjaan, bisnis, masa lalu hingga persoalan rumah tangga.

“Saya sudah bilangi jangan sering curhat masalah rumah tangga ke orang lain. Jadinya, malah seperti ini, dia kena pengaruh dan saya diceraikan,” kata John.

John dan Lady menjadi sering kali terlibat cekcok dan membuat istrinya itu tidak betah di rumah. Lady memilih pergi dengan teman-temannya. Maklum saja, Lady masih berjiwa muda. Kalau ada masalah larinya ke tempat ngopi.

Alhasil, Lady kenal dengan Betrand. Ia curhat masalah rumah tangganya. Melihat ada perempuan sedang dirundung masalah, malah semakin membuat Betrand gercep alias gerak cepat. Setelah perkenalan, Betrand sering mengajak Lady pergi berdua. Singkat kata singkat cerita, Lady masuk perangkap Betrand. Perempuan berpenampilan tomboy itu mengaku siap lahir batin meninggalkan John demi Betrand, pujaan hatinya.


Sumber :

https://radarsemarang.jawapos.com/ambyar/721395458/awalnya-curhat-akhirnya-selingkuh

Wednesday, February 9, 2022

9 Negara 'Berdamai' dengan Omicron

Good Bye Masker! 9 Negara Ini 'Berdamai' dengan Omicron

10 February 2022 09:00

Beberapa negara Eropa mulai mencabut pembatasan Covid-19 untuk membendung varian Omicron. Langkah ini dilakukan dengan klaim kasus yang sudah melalui puncak dan angka vaksinasi, termasuk booster, cukup tinggi.

Kebanyakan dari negara-negara ini berada di Eropa. Pelonggaran, termasuk tak memakai masker, bahkan dilakukan sejak akhir Januari lalu.


1. Inggris

Inggris merupakan negara pertama mulai berpikir untuk hidup berdampingan dengan Covid-19 Omicron. Langkah ini diambil Negeri Ratu Elizabeth itu sejak 27 Januari.

"Lonjakan infeksi Omicron sekarang telah mencapai puncaknya secara nasional," kata Perdana Menteri (PM) Boris Johnson kala mengumumkan rencana penghapusan dikutip AP.

Para pejabat mengatakan bahwa hampir 84% orang berusia di atas 12 tahun di Inggris telah mendapatkan dosis vaksin kedua. Dari mereka yang memenuhi syarat, 81% telah menerima suntikan booster.

Infeksi, kata pemerintah, juga sudah melalui masa puncak. Kasus harian Inggris sempat lebih dari 200.000 sehari sebelum turun ke rata-rata 70.000 sehari saat ini.

Johnson telah mendapat kritikan tajam karena caranya menangani Covid-19 di Inggris. Negeri Ratu Elizabeth itu merupakan salah satu negara dengan kematian Covid-19 tertinggi di dunia saat ini, 152 ribu lebin jiwa.

Ia juga terkena skandal pesta lockdown. Saat penguncian Covid-19 Inggris awal corona 2020, ia ketahuan membuat pesta dengan staff di kantornya.


2. Irlandia

Sama seperti tetangganya Inggris, Perdana Menteri Irlandia Michael Martin, mengumumkan bahwa sebagian besar pembatasan pandemi akan dibatalkan sejak Januari. Termasuk waktu tutup lebih awal dan pembatasan lainnya.

Keputusan tersebut termasuk pub, bar, dan restoran dapat beroperasi dengan jam normal dan tidak lagi memerlukan sistem kartu Covid atau jaga jarak sosial. Acara di dalam dan di luar ruangan tidak akan dikenakan batasan kerumunan dan rumah tangga yang berbeda dapat berkumpul tanpa batasan jumlah.

Imunisasi booster diyakini dapat membantu kondisi pasien Covid-19 agar tidak memburuk. "Saya rasa cukup masuk akal untuk berharap kita segera bisa keluar dari aturan-aturan Cocid-19 dibanding proyeksi sebelumnya," kata Menteri Keuangan Irlandia Paschal Donohoe.


3. Belanda

Belanda juga mencabut sejumlah pembatasan Covid-19, Januari. Ini terjadi pasca Inggris mengumumkan hal senada.

Perdana Menteri (PM) Belanda, Mark Rutte, mengatakan telah mengumumkan bahwa bar, restoran, museum, teater, dan tempat budaya lainnya akan diizinkan untuk dibuka kembali dengan syarat. Ini terjadi pasca data rawat inap lebih rendah dari prediksi awal.

"Kami mengambil langkah besar hari ini untuk membuka 'kunci' Belanda," kata Rutte pada konferensi pers di Den Haag kala itu.

Namun ia menegaskan, langkah ini bukan tanpa risiko. Sebelumnya, Belanda dikunci selama empati minggu.


4. Finlandia

Langkah pelonggaran juga diambil Finlandia. Negara ini melakukan pelonggaran pembatasan mulai Februari ini.

"Beban rumah sakit masih tinggi, tetapi bentuk penyakit yang paling serius sedang menurun dan telah ada perubahan yang lebih baik dalam perawatan intensif," kata Menteri Kesehatan Finlandia Hanna Sarkkinen di Twitter kala itu dikutip Euronews.

Namun ia mendorong warga untuk divaksinasi. Pembatasan yang dilonggarkan antara lain restoran, yang akan tetap buka hingga pukul 21:00, dengan batasan hingga 75% kapasitas.


5. Denmark

Denmark mengucapkan selamat tinggal ke masker dan kartu kesehatan Covid-19. Negeri itu menjadi negara Uni Eropa (UE) pertama yang mencabut semua pembatasan pandemi meski masih mengalami rekor kasus corona terutama varian Omicron.

Kewajiban masker dan kartu kesehatan Covid-19 tak berlaku lagi sejak 1 Februari. Bukan cuma itu, pembatasan jam operasional bar dan restoran juga ditiadakan. Klub malam juga sudah dibuka kembali.

Pelonggaran itu dilakukan ketika Denmark mencatat sekitar 40.000-50.000 kasus Covid baru setiap hari atau 1% dari 5,8 juta penduduk negara itu. Hanya beberapa pembatasan yang masih diberlakukan, seperti ke para pelancong yang tidak divaksinasi, yang datang dari negara non-Schengen.


6. Prancis

Di Prancis, pemerintah telah melonggarkan beberapa aturan pembatasan setelah adanya penurunan kasus infeksi Covid-19 awal Februari. Kini mengenakan masker di luar ruangan tidak lagi diwajibkan dan batas kapasitas penonton untuk teater, konser, pertandingan olahraga, dan acara lainnya telah dicabut.

Bekerja dari rumah (work from home) juga tidak lagi menjadi satu keharusan. Namun, pemerintah menekankan WFH tetap sangat disarankan.

Sejak Januari, bukti bukti vaksin diperlukan untuk sejumlah hal, seperti mengakses bar dan restoran hingga transportasi umum jarak jauh. Sebelumnya, izin kesehatan juga dapat diperoleh dengan tes Covid-19 negatif terbaru.

Ke depan, pemerintah juga akan kembali membuka klub malam yang tutup sejak Desember, 16 Februari. Makan dan minum juga akan diizinkan di stadion dan bioskop.


7. Norwegia

Sementara itu, di Norwegia, pemerintahan pimpinan Perdana Menteri Jonas Gahr Stoere mengatakan restoran akan kembali diizinkan untuk menyajikan alkohol di luar jam 11 malam. Bekerja dari rumah (wfh) tidak lagi wajib dan batas 10 pengunjung di rumah pribadi akan dihapus.

Langkah ini dilakukan negara Nordik itu di saat kasus sedang meninggi. Jonas mengatakan meski kasus meningkat, jumlah keterisian rumah sakit cukup sedikit mengingat vaksinasi yang sudah cukup mencakup porsi besar populasi.


8. Italia

Negeri itu mencabut aturan wajib masker di luar ruangan, Selasa (8/2/2022) lalu. Pemerintah mengklaim situasi sudah membaik.

Meski demikian, masker masih akan diperlukan di wilayah ramai dan dalam ruangan. Aturan baru akan berlaku 11 Februari hingga 31 Maret.

Sementara itu, pemerintah juga berjanji akan meningkatkan batas kehadiran penonton di stadion olahraga. Dari 50% kapasitas luar dan 35% kapasitas dalam, menjadi 75% kapasitas luar dan 60% kapasitas dalam.

Tingkat infeksi Covid-19 baru dan rawat inap di Italia memang menurun secara bertahap dalam beberapa pekan terakhir. Tetapi jumlah kematian tetap tinggi, dengan antara 300 dan 450 kematian hampir setiap hari.


9. Swedia

Pemerintah Swedia mengumumkan "pandemi telah berakhir". Semua pembatasan Covid-19 bahkan sudah dicabut, Rabu (8/2/2022).

Ini dilakukan meski tekanan pada sistem perawatan kesehatan masih tinggi. Bahkan, sejumlah ilmuwan sudah meminta pemerintah bersabar memerangi pandemi.

Mengutip Reuters, pemerintah menyebut ada dua alasan mengapa ini dilakukan pemerintah. Pertama, angka vaksinasi tinggi dan varian Omicron yang diyakini tidak terlalu parah.

"Seperti yang kita ketahui pandemi ini, saya akan mengatakan ini sudah berakhir," kata Menteri Kesehatan Lena Hallengren ke surat kabar setempat Dagens Nyheter.

Ia pun menambahkan bahwa Covid-19 di negeri itu, tidak lagi diklasifikasikan sebagai penyakit berbahaya bagi masyarakat. Sejak awal pandemi, Swedia memang menjadi negara yang kontroversial karena tak melakukan penguncian dan melakukan pendekatan pembatasan sukarela.

Saat ini, bar dan restoran akan diizinkan untuk tetap buka setelah jam 11 malam lagi dan tanpa batasan jumlah tamu. Batas kehadiran untuk tempat-tempat dalam ruangan yang lebih besar juga dicabut, seperti penggunaan tiket masuk vaksin.

Sementara itu, dari data lapangan, rumah sakit Swedia masih merasakan tekanan. Ada sekitar 2.200 orang dengan Covid-19 yang membutuhkan perawatan di rumah sakit per kemarin.

Sebanyak 114 kematian baru juga dilaporkan. Secara total 16.182 orang telah meninggal karena infeksi Covid-19 di negara itu.

"Kita harus memiliki sedikit lebih banyak kesabaran, menunggu setidaknya beberapa minggu lagi. Dan kita cukup kaya untuk terus melakukan pengujian," kritik profesor virologi di Universitas Umea Swedia, Fredrik Elgh ke pemerintah.

"Penyakit ini masih menjadi beban besar bagi masyarakat," tegasnya.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebenarnya memberi peringatan soal ini. Lembaga PBB itu mengatakan banyak negara belum mencapai puncak kasus varian Omicron Covid-19 itu.

Karenanya WHO meminta langkah-langkah pelonggaran harus dilakukan secara perlahan dan hati-hati. Apalagi faktanya, di banyak negara, masih banyak individu yang belum mendapat vaksin dan menjadi rentan.

"Kami mendesak agar berhati-hati karena banyak negara belum melewati puncak Omicron. Banyak negara memiliki tingkat cakupan vaksinasi yang rendah dengan individu yang sangat rentan dalam populasi mereka," kata Pemimpin Teknis WHO Maria Van Kerkhove dalam briefing online, pekan lalu.

"Jadi sekarang bukan saatnya untuk melonggarkan semuanya sekaligus. Kami selalu mengimbau, selalu sangat berhati-hati, dalam menerapkan intervensi serta mencabut intervensi tersebut secara perlahan, selangkah demi selangkah. Karena virus ini cukup dinamis."

Hal yang sama juga dikatakan Direktur Jenderal WHO Tetras Adhanom Ghenbreyesus. Ia mengaku prihatin dengan narasi yang beredar di beberapa negara belakangan ini.

"Karena vaksin, dan karena penularan Omicron yang tinggi dan tingkat keparahan yang lebih rendah, mencegah penularan tidak mungkin lagi, dan tidak lagi diperlukan," katanya menyinggung sejumlah negara.

"Masih terlalu dini bagi negara mana pun untuk menyerah atau menyatakan kemenangan."

Sementara itu, Kepala kedaruratan WHO Mike Ryan meminta negara-negara memetakan strategi sendiri untuk keluar dari pandemi. Dan, tidak ikut-ikutan negara lain karena situasi yang dihadapi mungkin berbeda.

"Saya pikir ini adalah fase transisi bagi banyak negara, tidak setiap negara dalam situasi yang sama," ujarnya.

"Negara-negara yang membuat keputusan untuk membuka diri secara lebih luas juga perlu memastikan kapasitas untuk memperkenalkan kembali tindakan (pembatasan Covid-19), dengan penerimaan masyarakat, jika diperlukan. Jika kita membuka pintu dengan cepat, sebaiknya kamu juga bersiap bisa menutupnya dengan sangat cepat juga."

Di data Worldometers, Kamis (9/2/2022), ada 403 juta warga bumi terinfeksi Covid-19 dengan 5,7 juta kematian sejak pandemi mewabah di Wuhan, China akhir 2019. Namun ada 323 juta warga dunia berhasil pulih.


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/news/20220210081320-4-314245/good-bye-masker-9-negara-ini-berdamai-dengan-omicron/3